<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KTT Ke-43 ASEAN Resmi Ditutup, Jokowi Ajak Kukuhkan Kawasan Indo-Pasifik sebagai Teater Perdamaian   </title><description>Jokowi juga memberikan estafet kepemimpinan Asean dari Indonesia ke Laos.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/07/337/2878990/ktt-ke-43-asean-resmi-ditutup-jokowi-ajak-kukuhkan-kawasan-indo-pasifik-sebagai-teater-perdamaian</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/07/337/2878990/ktt-ke-43-asean-resmi-ditutup-jokowi-ajak-kukuhkan-kawasan-indo-pasifik-sebagai-teater-perdamaian"/><item><title>KTT Ke-43 ASEAN Resmi Ditutup, Jokowi Ajak Kukuhkan Kawasan Indo-Pasifik sebagai Teater Perdamaian   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/07/337/2878990/ktt-ke-43-asean-resmi-ditutup-jokowi-ajak-kukuhkan-kawasan-indo-pasifik-sebagai-teater-perdamaian</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/07/337/2878990/ktt-ke-43-asean-resmi-ditutup-jokowi-ajak-kukuhkan-kawasan-indo-pasifik-sebagai-teater-perdamaian</guid><pubDate>Kamis 07 September 2023 17:36 WIB</pubDate><dc:creator>Bachtiar Rojab</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/07/337/2878990/ktt-ke-43-asean-resmi-ditutup-jokowi-ajak-kukuhkan-kawasan-indo-pasifik-sebagai-teater-perdamaian-nRDu6VVg2a.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi dalam penutupan KTT Ke-43 ASEAN. (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/07/337/2878990/ktt-ke-43-asean-resmi-ditutup-jokowi-ajak-kukuhkan-kawasan-indo-pasifik-sebagai-teater-perdamaian-nRDu6VVg2a.jpg</image><title>Jokowi dalam penutupan KTT Ke-43 ASEAN. (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi menutup perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-43 ASEAN di Jakarta. Jokowi juga memberikan estafet kepemimpinan Asean dari Indonesia ke Laos.

Dalam kesempatan itu, Jokowi menekankan kekuatan kolaborasi negara-negara Asean untuk terus mewujudkan kawasan yang damai, stabil dan sejahtera.

&quot;Mari kita kukuhkan kawasan Indo-Pasifik sebagai teater perdamaian dan inklusifitas, ini adalah pondasi kunci yang akan mengantarkan Asean ke masa depan yang lebih baik untuk rakyat dan untuk dunia,&quot; ujar Jokowi di JCC Senayan Jakarta, Kamis (7/9/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bertemu PM Albanese, Jokowi Harap Australia Jadi Jembatan Perkuat Kolaborasi ASEAN-PIF

Jokowi menambahkan, kekuatan tersebut menjadi esensi dari Asean matters sebagai epicentrum of growth. Sehingga, Ia menekankan bahwa perjuangan bangsa-bangsa Asean belumlah selesai.

&quot;Tugas kita belum selesai pekerjaan besar Asean tidak mungkin selesai dalam satu ketuaan saja, kita akan terus menghadapi beragam dinamika dan kompleksitas tantangan global,&quot; imbuhnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sinergisitas TNI-Polri, Kapolri: KTT ke-43 ASEAN Berjalan Aman dan Terkendali

&quot;Untuk itu kita harus bahu membahu menavigasi tantangan menjadi peluang, menavigasi rivalitas menjadi kolaborasi, menavigasi eksklusifitas menjadi inklusifitas dan menavigasi perbedaan menjadi persatuan,&quot; sambungnya.

Diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi menutup perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-43 ASEAN di Jakarta. Dalam kesempatan itu, Jokowi meminta seluruh pemimpin di Asean menjadi nahkoda bagi kapalnya sendiri.Jokowi mengatakan, pertemuan yang berlangsung selama tiga hari tersebut telah memunculkan berbagai macam kebijakan positif bagi negara Asean.



&quot;Selama tiga hari ini 12 pertemuan KTT telah diselenggarakan, dan menghasilkan 90 out come dokumen, dan sejumlah kesepakatan-kesepakatan konkrit dengan mitra,&quot; ujar Jokowi di JCC Senayan Jakarta, Kamis (7/9/2023).

</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi menutup perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-43 ASEAN di Jakarta. Jokowi juga memberikan estafet kepemimpinan Asean dari Indonesia ke Laos.

Dalam kesempatan itu, Jokowi menekankan kekuatan kolaborasi negara-negara Asean untuk terus mewujudkan kawasan yang damai, stabil dan sejahtera.

&quot;Mari kita kukuhkan kawasan Indo-Pasifik sebagai teater perdamaian dan inklusifitas, ini adalah pondasi kunci yang akan mengantarkan Asean ke masa depan yang lebih baik untuk rakyat dan untuk dunia,&quot; ujar Jokowi di JCC Senayan Jakarta, Kamis (7/9/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bertemu PM Albanese, Jokowi Harap Australia Jadi Jembatan Perkuat Kolaborasi ASEAN-PIF

Jokowi menambahkan, kekuatan tersebut menjadi esensi dari Asean matters sebagai epicentrum of growth. Sehingga, Ia menekankan bahwa perjuangan bangsa-bangsa Asean belumlah selesai.

&quot;Tugas kita belum selesai pekerjaan besar Asean tidak mungkin selesai dalam satu ketuaan saja, kita akan terus menghadapi beragam dinamika dan kompleksitas tantangan global,&quot; imbuhnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sinergisitas TNI-Polri, Kapolri: KTT ke-43 ASEAN Berjalan Aman dan Terkendali

&quot;Untuk itu kita harus bahu membahu menavigasi tantangan menjadi peluang, menavigasi rivalitas menjadi kolaborasi, menavigasi eksklusifitas menjadi inklusifitas dan menavigasi perbedaan menjadi persatuan,&quot; sambungnya.

Diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi menutup perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-43 ASEAN di Jakarta. Dalam kesempatan itu, Jokowi meminta seluruh pemimpin di Asean menjadi nahkoda bagi kapalnya sendiri.Jokowi mengatakan, pertemuan yang berlangsung selama tiga hari tersebut telah memunculkan berbagai macam kebijakan positif bagi negara Asean.



&quot;Selama tiga hari ini 12 pertemuan KTT telah diselenggarakan, dan menghasilkan 90 out come dokumen, dan sejumlah kesepakatan-kesepakatan konkrit dengan mitra,&quot; ujar Jokowi di JCC Senayan Jakarta, Kamis (7/9/2023).

</content:encoded></item></channel></rss>
