<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Serahkan Keketuaan ASEAN ke Laos, Jokowi: Tugas Kita Belum Selesai   </title><description>Jokowi mengatakan, pekerjaan besar ASEAN tidak mungkin selesai dalam satu keketuaan saja.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/07/337/2879000/serahkan-keketuaan-asean-ke-laos-jokowi-tugas-kita-belum-selesai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/07/337/2879000/serahkan-keketuaan-asean-ke-laos-jokowi-tugas-kita-belum-selesai"/><item><title>Serahkan Keketuaan ASEAN ke Laos, Jokowi: Tugas Kita Belum Selesai   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/07/337/2879000/serahkan-keketuaan-asean-ke-laos-jokowi-tugas-kita-belum-selesai</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/07/337/2879000/serahkan-keketuaan-asean-ke-laos-jokowi-tugas-kita-belum-selesai</guid><pubDate>Kamis 07 September 2023 17:47 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/07/337/2879000/serahkan-keketuaan-asean-ke-laos-jokowi-tugas-kita-belum-selesai-eWWaihPX0t.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi tutup KTT Ke-43 ASEAN. (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/07/337/2879000/serahkan-keketuaan-asean-ke-laos-jokowi-tugas-kita-belum-selesai-eWWaihPX0t.jpg</image><title>Jokowi tutup KTT Ke-43 ASEAN. (Foto: Antara)</title></images><description>


JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pekerjaan besar ASEAN tidak mungkin selesai dalam satu keketuaan saja. Hal tersebut diungkap saat Jokowi resmi menutup perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-43 ASEAN di Jakarta.
&quot;Tugas kita belum selesai. Pekerjaan besar ASEAN tidak mungkin selesai dalam satu keketuaan saja,&quot; kata Jokowi di JCC Senayan Jakarta, Kamis (7/9/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 KTT ASEAN Hasilkan 90 Outcome Documents, Jokowi: Wujudkan Kawasan Damai dan Sejahtera

Jokowi mengatakan, negara ASEAN perlu gotong royong untuk menghadapi dinamika dan kompleksitas tantangan global, serta menyatukan perbedaan menjadi persatuan.
&quot;Kita akan terus hadapi beragam dinamika dan kompleksitas tantangan global. Untuk itu kita harus bahu membahu menavigasi tantangan menjadi peluang, menavigasi rivalitas menjadi kolaborasi, menavigasi ekslusivitas menjadi inklusivitas, dan menavigasi perbedaan menjadi persatuan,&quot; ucap dia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bertemu PM Albanese, Jokowi Harap Australia Jadi Jembatan Perkuat Kolaborasi ASEAN-PIF

Untuk itu, Jokowi mengajak setiap negara di ASEAN untuk dapat menahkodai kapalnya masing-masing. Pernyataan tersebut sekaligus sebagai tanda penyerahan tingkat keketuaan ASEAN kepada Laos.&quot;Kita harus menjadi nahkoda di kapal kita sendiri. Dan ini saatnya tongkat keketuaan diserahkan ke Laos,&quot; katanya.
&quot;Mari kita terus perkuat kolaborasi dan kerja sama untuk ASEAN yang damai dan makmur, serta menjadikan dunia sebagai tempat yang lebih baik untuk semua,&quot; sambungnya.</description><content:encoded>


JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pekerjaan besar ASEAN tidak mungkin selesai dalam satu keketuaan saja. Hal tersebut diungkap saat Jokowi resmi menutup perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-43 ASEAN di Jakarta.
&quot;Tugas kita belum selesai. Pekerjaan besar ASEAN tidak mungkin selesai dalam satu keketuaan saja,&quot; kata Jokowi di JCC Senayan Jakarta, Kamis (7/9/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 KTT ASEAN Hasilkan 90 Outcome Documents, Jokowi: Wujudkan Kawasan Damai dan Sejahtera

Jokowi mengatakan, negara ASEAN perlu gotong royong untuk menghadapi dinamika dan kompleksitas tantangan global, serta menyatukan perbedaan menjadi persatuan.
&quot;Kita akan terus hadapi beragam dinamika dan kompleksitas tantangan global. Untuk itu kita harus bahu membahu menavigasi tantangan menjadi peluang, menavigasi rivalitas menjadi kolaborasi, menavigasi ekslusivitas menjadi inklusivitas, dan menavigasi perbedaan menjadi persatuan,&quot; ucap dia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bertemu PM Albanese, Jokowi Harap Australia Jadi Jembatan Perkuat Kolaborasi ASEAN-PIF

Untuk itu, Jokowi mengajak setiap negara di ASEAN untuk dapat menahkodai kapalnya masing-masing. Pernyataan tersebut sekaligus sebagai tanda penyerahan tingkat keketuaan ASEAN kepada Laos.&quot;Kita harus menjadi nahkoda di kapal kita sendiri. Dan ini saatnya tongkat keketuaan diserahkan ke Laos,&quot; katanya.
&quot;Mari kita terus perkuat kolaborasi dan kerja sama untuk ASEAN yang damai dan makmur, serta menjadikan dunia sebagai tempat yang lebih baik untuk semua,&quot; sambungnya.</content:encoded></item></channel></rss>
