<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Jokowi Minta ASEAN Siap Hadapi Dinamika Tantangan Global</title><description>&quot;Menavigasi rivalitas menjadi kolaborasi, menavigasi ekslusivitas menjadi inklusivitas, dan menavigasi perbedaan menjadi persatuan,&quot; ujarnya</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/07/337/2879019/presiden-jokowi-minta-asean-siap-hadapi-dinamika-tantangan-global</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/07/337/2879019/presiden-jokowi-minta-asean-siap-hadapi-dinamika-tantangan-global"/><item><title>Presiden Jokowi Minta ASEAN Siap Hadapi Dinamika Tantangan Global</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/07/337/2879019/presiden-jokowi-minta-asean-siap-hadapi-dinamika-tantangan-global</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/07/337/2879019/presiden-jokowi-minta-asean-siap-hadapi-dinamika-tantangan-global</guid><pubDate>Kamis 07 September 2023 18:15 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/07/337/2879019/presiden-jokowi-minta-asean-siap-hadapi-dinamika-tantangan-global-Xke4nzkEwj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto: BPMI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/07/337/2879019/presiden-jokowi-minta-asean-siap-hadapi-dinamika-tantangan-global-Xke4nzkEwj.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Foto: BPMI)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wNy8xLzE3MDI4Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, negara ASEAN perlu gotong royong untuk menghadapi dinamika dan kompleksitas tantangan global, serta menyatukan perbedaan menjadi persatuan.
&quot;Kita akan terus hadapi beragam dinamika dan kompleksitas tantangan global. Untuk itu kita harus bahu membahu menavigasi tantangan menjadi peluang,&quot; kata Jokowi saat menutup perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-43 ASEAN di JCC Senayan Jakarta, Kamis (7/9/2023).
&quot;Menavigasi rivalitas menjadi kolaborasi, menavigasi ekslusivitas menjadi inklusivitas, dan menavigasi perbedaan menjadi persatuan,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:
Ungkap Kunci Kesuksesan KTT ASEAN, Kapolri: Pantau Pergerakan yang Masuk ke Jakarta

Selain gotong royong, Jokowi juga mengajak setiap negara di ASEAN untuk dapat menahkodai kapalnya masing-masing. Sebab, kata Jokowi, pekerjaan besar ASEAN tidak mungkin selesai dalam satu keketuaan saja.

BACA JUGA:
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi hingga Laju IHSG Jelang Tahun Politik

BACA JUGA:
Lionel Messi Diminta Presiden AFA Bela Timnas Argentina di Piala Dunia 2026, Bakal Terwujud?



&quot;Kita harus menjadi nahkoda di kapal kita sendiri,&quot; katanya.

&quot;Mari kita terus perkuat kolaborasi dan kerja sama untuk ASEAN yang damai dan makmur, serta menjadikan dunia sebagai tempat yang lebih baik untuk semua,&quot; sambungnya.


</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wNy8xLzE3MDI4Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, negara ASEAN perlu gotong royong untuk menghadapi dinamika dan kompleksitas tantangan global, serta menyatukan perbedaan menjadi persatuan.
&quot;Kita akan terus hadapi beragam dinamika dan kompleksitas tantangan global. Untuk itu kita harus bahu membahu menavigasi tantangan menjadi peluang,&quot; kata Jokowi saat menutup perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-43 ASEAN di JCC Senayan Jakarta, Kamis (7/9/2023).
&quot;Menavigasi rivalitas menjadi kolaborasi, menavigasi ekslusivitas menjadi inklusivitas, dan menavigasi perbedaan menjadi persatuan,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:
Ungkap Kunci Kesuksesan KTT ASEAN, Kapolri: Pantau Pergerakan yang Masuk ke Jakarta

Selain gotong royong, Jokowi juga mengajak setiap negara di ASEAN untuk dapat menahkodai kapalnya masing-masing. Sebab, kata Jokowi, pekerjaan besar ASEAN tidak mungkin selesai dalam satu keketuaan saja.

BACA JUGA:
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi hingga Laju IHSG Jelang Tahun Politik

BACA JUGA:
Lionel Messi Diminta Presiden AFA Bela Timnas Argentina di Piala Dunia 2026, Bakal Terwujud?



&quot;Kita harus menjadi nahkoda di kapal kita sendiri,&quot; katanya.

&quot;Mari kita terus perkuat kolaborasi dan kerja sama untuk ASEAN yang damai dan makmur, serta menjadikan dunia sebagai tempat yang lebih baik untuk semua,&quot; sambungnya.


</content:encoded></item></channel></rss>
