<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Ungkap ASEAN Bakal Lanjutkan Upaya Indonesia Bantu Konflik Myanmar   </title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, ASEAN bakal melanjutkan upaya Indonesia dalam membantu konflik Myanmar.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/07/337/2879109/jokowi-ungkap-asean-bakal-lanjutkan-upaya-indonesia-bantu-konflik-myanmar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/07/337/2879109/jokowi-ungkap-asean-bakal-lanjutkan-upaya-indonesia-bantu-konflik-myanmar"/><item><title>Jokowi Ungkap ASEAN Bakal Lanjutkan Upaya Indonesia Bantu Konflik Myanmar   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/07/337/2879109/jokowi-ungkap-asean-bakal-lanjutkan-upaya-indonesia-bantu-konflik-myanmar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/07/337/2879109/jokowi-ungkap-asean-bakal-lanjutkan-upaya-indonesia-bantu-konflik-myanmar</guid><pubDate>Kamis 07 September 2023 20:47 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/07/337/2879109/jokowi-ungkap-asean-bakal-lanjutkan-upaya-indonesia-bantu-konflik-myanmar-xmiifZHEca.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Joko Widodo (foto: dok biro pers)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/07/337/2879109/jokowi-ungkap-asean-bakal-lanjutkan-upaya-indonesia-bantu-konflik-myanmar-xmiifZHEca.jpg</image><title>Presiden Joko Widodo (foto: dok biro pers)</title></images><description>

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, ASEAN bakal melanjutkan upaya Indonesia dalam membantu konflik Myanmar. Terlebih, kata Jokowi, Indonesia telah menyampaikan lima langkah untuk atasi konflik ttersebut.

&quot;ASEAN akan terus melanjutkan upaya Indonesia melalui keketuaannya telah menyampaikan lima langkah ASEAN untuk membantu Myanmar,&quot; kata Jokowi di JCC Senayan Jakarta, Kamis (7/9/2023).

Salah satu langkah ASEAN, kata Jokowi, adalah dengan membentuk mekanisme Troika yang terdiri dari Menteri Luar Negeri (Menlu)/Utusan Khusus Kamboja, Menlu Brunei dan Menlu Indonesia dan didukung Sekjen ASEAN untuk memonitor implementasi Lima Poin Konsensus terkait konflik Myanmar.

BACA JUGA:
Jokowi Bahas soal Laju Kapal ASEAN Tak Akan Tersandera Isu Myanmar

Jokowi mengatakan, negara ASEAN berperan untuk tidak menciptakan konflik dan ketegangan baru, guna menjaga perdamaian.

&quot;Di forum memang saya sampaikan setiap pemimpin yang hadir punya tanggung jawab yang besar untuk tidak menciptakan konflik baru untuk tidak menciptakan ketegangan baru,&quot; katanya.

&quot;Dan di saat yang sama kita punya tanggung jawab menurunkan tensi yang panas untuk mencairkan suasana yang beku, untuk menciptakan ruang dialog,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:
Jokowi Ungkap Keketuaan Indonesia di ASEAN Hasilkan Stabilitas Perdamaian hingga Kemakmuran Negara Kawasan

Menurut Jokowi, dunia membutuhkan jangkar yang mampu menempatkan diri sebagai penetral dan rumah yang aman.

&quot;Dan saya bisa pastikan bahwa sampai saat ini ASEAN telah berada pada track yang benar untuk bisa menjalankan peran tersebut, menjadi kontributor stabilitas dan perdamaian, serta menjadi epicentrum of growth,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, ASEAN bakal melanjutkan upaya Indonesia dalam membantu konflik Myanmar. Terlebih, kata Jokowi, Indonesia telah menyampaikan lima langkah untuk atasi konflik ttersebut.

&quot;ASEAN akan terus melanjutkan upaya Indonesia melalui keketuaannya telah menyampaikan lima langkah ASEAN untuk membantu Myanmar,&quot; kata Jokowi di JCC Senayan Jakarta, Kamis (7/9/2023).

Salah satu langkah ASEAN, kata Jokowi, adalah dengan membentuk mekanisme Troika yang terdiri dari Menteri Luar Negeri (Menlu)/Utusan Khusus Kamboja, Menlu Brunei dan Menlu Indonesia dan didukung Sekjen ASEAN untuk memonitor implementasi Lima Poin Konsensus terkait konflik Myanmar.

BACA JUGA:
Jokowi Bahas soal Laju Kapal ASEAN Tak Akan Tersandera Isu Myanmar

Jokowi mengatakan, negara ASEAN berperan untuk tidak menciptakan konflik dan ketegangan baru, guna menjaga perdamaian.

&quot;Di forum memang saya sampaikan setiap pemimpin yang hadir punya tanggung jawab yang besar untuk tidak menciptakan konflik baru untuk tidak menciptakan ketegangan baru,&quot; katanya.

&quot;Dan di saat yang sama kita punya tanggung jawab menurunkan tensi yang panas untuk mencairkan suasana yang beku, untuk menciptakan ruang dialog,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:
Jokowi Ungkap Keketuaan Indonesia di ASEAN Hasilkan Stabilitas Perdamaian hingga Kemakmuran Negara Kawasan

Menurut Jokowi, dunia membutuhkan jangkar yang mampu menempatkan diri sebagai penetral dan rumah yang aman.

&quot;Dan saya bisa pastikan bahwa sampai saat ini ASEAN telah berada pada track yang benar untuk bisa menjalankan peran tersebut, menjadi kontributor stabilitas dan perdamaian, serta menjadi epicentrum of growth,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
