<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bentrokan di Rempang Batam, Polisi Tangkap 8 Orang Bawa Senjata Tajam</title><description>Polisi menangkap delapan orang terkait dengan bentrokan yang terjadi di Rempang, Batam, Kepri.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/08/340/2879529/bentrokan-di-rempang-batam-polisi-tangkap-8-orang-bawa-senjata-tajam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/08/340/2879529/bentrokan-di-rempang-batam-polisi-tangkap-8-orang-bawa-senjata-tajam"/><item><title>Bentrokan di Rempang Batam, Polisi Tangkap 8 Orang Bawa Senjata Tajam</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/08/340/2879529/bentrokan-di-rempang-batam-polisi-tangkap-8-orang-bawa-senjata-tajam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/08/340/2879529/bentrokan-di-rempang-batam-polisi-tangkap-8-orang-bawa-senjata-tajam</guid><pubDate>Jum'at 08 September 2023 14:52 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/08/340/2879529/bentrokan-di-rempang-batam-polisi-tangkap-8-orang-bawa-senjata-tajam-UQYhUxXrqU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polisi menangkap 8 orang terkait bentrokan di Rempang. (Foto: Ilustrasi/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/08/340/2879529/bentrokan-di-rempang-batam-polisi-tangkap-8-orang-bawa-senjata-tajam-UQYhUxXrqU.jpg</image><title>Polisi menangkap 8 orang terkait bentrokan di Rempang. (Foto: Ilustrasi/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Polisi menangkap delapan orang terkait dengan bentrokan yang terjadi di Rempang, Batam, Kepri.

&quot;Kemudian terkait beberapa orang yang diamankan oleh pihak aparat keamanan, kami sampaikan ada 8 orang,&quot; kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan, Jumat (8/9/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pastikan Hoaks, Ini Penjelasan Polri soal Informasi Bayi Tewas saat Bentrokan di Rempang

Ramadhan menjelaskan, delapan orang yang ditangkap itu lantaran mereka kedapatan membawa senjata tajam (sajam) ketika peristiwa itu berlangsung.

&quot;Mengapa diamankan, karena delapan orang tersebut membawa beberapa senjata tajam, ada yang membawa ketapel, ada yang membawa batu dan membawa barang atau benda yang berbahaya ya,&quot; ujar Ramadhan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bentrokan di Batam, Kapolri: Musyawarah Jadi Prioritas

Setelah ditangkap, Ramadhan menyebut, pihaknya akan melanjutkan ke tahap proses hukum lanjutan.

&quot;Sekali lagi aparat keamanan, kepolisian beserta aparat keamanan lainnya berusaha mengedepankan dialog, menjembatani, menengahi antara warga masyarakat dan pihak BP Batam. Tentu semua ini kepentingannya adalah untuk kepentingan masyarakat,&quot; ucap Ramadhan.Diketahui, bentrokan antara aparat dan warga ini pecah di Rempang Galang, Batam, Kamis (7/9). Warga sebelumnya membuat barikade untuk menolak relokasi.



Polri mengklaim bahwa dalam bentrokan tersebut, tidak ada korban luka berat ataupun ringan yang dialami oleh masyarakat maupun aparat kepolisian.

</description><content:encoded>JAKARTA - Polisi menangkap delapan orang terkait dengan bentrokan yang terjadi di Rempang, Batam, Kepri.

&quot;Kemudian terkait beberapa orang yang diamankan oleh pihak aparat keamanan, kami sampaikan ada 8 orang,&quot; kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan, Jumat (8/9/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pastikan Hoaks, Ini Penjelasan Polri soal Informasi Bayi Tewas saat Bentrokan di Rempang

Ramadhan menjelaskan, delapan orang yang ditangkap itu lantaran mereka kedapatan membawa senjata tajam (sajam) ketika peristiwa itu berlangsung.

&quot;Mengapa diamankan, karena delapan orang tersebut membawa beberapa senjata tajam, ada yang membawa ketapel, ada yang membawa batu dan membawa barang atau benda yang berbahaya ya,&quot; ujar Ramadhan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bentrokan di Batam, Kapolri: Musyawarah Jadi Prioritas

Setelah ditangkap, Ramadhan menyebut, pihaknya akan melanjutkan ke tahap proses hukum lanjutan.

&quot;Sekali lagi aparat keamanan, kepolisian beserta aparat keamanan lainnya berusaha mengedepankan dialog, menjembatani, menengahi antara warga masyarakat dan pihak BP Batam. Tentu semua ini kepentingannya adalah untuk kepentingan masyarakat,&quot; ucap Ramadhan.Diketahui, bentrokan antara aparat dan warga ini pecah di Rempang Galang, Batam, Kamis (7/9). Warga sebelumnya membuat barikade untuk menolak relokasi.



Polri mengklaim bahwa dalam bentrokan tersebut, tidak ada korban luka berat ataupun ringan yang dialami oleh masyarakat maupun aparat kepolisian.

</content:encoded></item></channel></rss>
