<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Puluhan Warga Muarojambi Mulai Terserang ISPA Akibat Kebakaran Lahan</title><description>Tidak hanya anak-anak yang terserang ISPA, tapi orang dewasa dan remaja juga terlihat mendatangi Puskesmas</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/08/340/2879571/puluhan-warga-muarojambi-mulai-terserang-ispa-akibat-kebakaran-lahan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/08/340/2879571/puluhan-warga-muarojambi-mulai-terserang-ispa-akibat-kebakaran-lahan"/><item><title>Puluhan Warga Muarojambi Mulai Terserang ISPA Akibat Kebakaran Lahan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/08/340/2879571/puluhan-warga-muarojambi-mulai-terserang-ispa-akibat-kebakaran-lahan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/08/340/2879571/puluhan-warga-muarojambi-mulai-terserang-ispa-akibat-kebakaran-lahan</guid><pubDate>Jum'at 08 September 2023 15:44 WIB</pubDate><dc:creator>Azhari Sultan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/08/340/2879571/puluhan-warga-muarojambi-mulai-terserang-ispa-akibat-kebakaran-lahan-Lemqnr4ruw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Warga mulai terserang ISPA akibat asap kebakaran hutan di Jambi/Foto: Azhari Sultan </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/08/340/2879571/puluhan-warga-muarojambi-mulai-terserang-ispa-akibat-kebakaran-lahan-Lemqnr4ruw.jpg</image><title>Warga mulai terserang ISPA akibat asap kebakaran hutan di Jambi/Foto: Azhari Sultan </title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yNS8xLzE2OTY4MC81L3g4bmd3cjY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

MUAROJAMBI - Puluhan warga Kelurahan Sengeti, Sekernan, Kabupaten Muarojambi, Jambi, mulai berdatangan ke Puskesmas Sengeti.

Mereka mengeluhkan iritasi mata, tenggorokan gatal dan batuk, pilek serta sesak nafas yang diduga terserang gejala penyakit infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) imbas dari kabut asap akibat adanya kebakaran lahan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kebakaran Gunung Arjuno Terus Meluas, Pemkot Batu Tetapkan Tanggap Darurat Bencana

Ironisnya, tidak hanya anak-anak yang terserang ISPA, tapi orang dewasa dan remaja juga terlihat mendatangi Puskesmas Sengeti untuk berobat.

Kepala Puskesmas Sengeti, Sajidin mengakui dalam dua pekan ini dan sejak adanya kabut asap sudah menerima puluhan pasien penyakit ISPA.

BACA JUGA:
Melonjak, Total 11 Kali Kebakaran Lahan Terjadi di Gunungkidul dalam 2 Bulan Terakhir


&quot;Puskesmas Sengeti ada menerima 97 pasien penyakit ISPA dan diare 5 orang,&quot; ujarnya, Jumat (8/9/2023).
Menurutnya, sejak ada kabut asap pasien ISPA bertambah banyak. &quot;Pada tanggal 6 September lalu, puskesmas kami menerima 11 pasien ISPA.&quot;

&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Gegara Senggolan di Jalan, Tangan Pria di Lampung Nyaris Putus Dibacok OTK&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Dirinya mengimbau agar warga mengurangi aktivitas di luar rumah. &quot;Kalau mau beraktivitas di luar rumah agar menggunakan masker demi menjaga kesehatan,&quot; tandas Sajidin.



Seperti diketahui, sejak adanya kabut asap di Muarojambi kualitas udara menjadi tidak sehat.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yNS8xLzE2OTY4MC81L3g4bmd3cjY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

MUAROJAMBI - Puluhan warga Kelurahan Sengeti, Sekernan, Kabupaten Muarojambi, Jambi, mulai berdatangan ke Puskesmas Sengeti.

Mereka mengeluhkan iritasi mata, tenggorokan gatal dan batuk, pilek serta sesak nafas yang diduga terserang gejala penyakit infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) imbas dari kabut asap akibat adanya kebakaran lahan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kebakaran Gunung Arjuno Terus Meluas, Pemkot Batu Tetapkan Tanggap Darurat Bencana

Ironisnya, tidak hanya anak-anak yang terserang ISPA, tapi orang dewasa dan remaja juga terlihat mendatangi Puskesmas Sengeti untuk berobat.

Kepala Puskesmas Sengeti, Sajidin mengakui dalam dua pekan ini dan sejak adanya kabut asap sudah menerima puluhan pasien penyakit ISPA.

BACA JUGA:
Melonjak, Total 11 Kali Kebakaran Lahan Terjadi di Gunungkidul dalam 2 Bulan Terakhir


&quot;Puskesmas Sengeti ada menerima 97 pasien penyakit ISPA dan diare 5 orang,&quot; ujarnya, Jumat (8/9/2023).
Menurutnya, sejak ada kabut asap pasien ISPA bertambah banyak. &quot;Pada tanggal 6 September lalu, puskesmas kami menerima 11 pasien ISPA.&quot;

&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Gegara Senggolan di Jalan, Tangan Pria di Lampung Nyaris Putus Dibacok OTK&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Dirinya mengimbau agar warga mengurangi aktivitas di luar rumah. &quot;Kalau mau beraktivitas di luar rumah agar menggunakan masker demi menjaga kesehatan,&quot; tandas Sajidin.



Seperti diketahui, sejak adanya kabut asap di Muarojambi kualitas udara menjadi tidak sehat.</content:encoded></item></channel></rss>
