<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wapres: Wirausaha Jangan Kena Stunting Nanti Tak Besar-Besar</title><description>&amp;ldquo;Wirausaha jangan kena stunting nanti tidak besar-besar, udah manusianya stunting wirausahanya stunting juga,&amp;rdquo; katanya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/08/340/2879672/wapres-wirausaha-jangan-kena-stunting-nanti-tak-besar-besar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/08/340/2879672/wapres-wirausaha-jangan-kena-stunting-nanti-tak-besar-besar"/><item><title>Wapres: Wirausaha Jangan Kena Stunting Nanti Tak Besar-Besar</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/08/340/2879672/wapres-wirausaha-jangan-kena-stunting-nanti-tak-besar-besar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/08/340/2879672/wapres-wirausaha-jangan-kena-stunting-nanti-tak-besar-besar</guid><pubDate>Jum'at 08 September 2023 18:22 WIB</pubDate><dc:creator>Rus Akbar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/08/340/2879672/wapres-wirausaha-jangan-kena-stunting-nanti-tak-besar-besar-mjr7Fgufay.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wapres KH Ma'ruf Amin (Foto: Setwapres BPMI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/08/340/2879672/wapres-wirausaha-jangan-kena-stunting-nanti-tak-besar-besar-mjr7Fgufay.jpg</image><title>Wapres KH Ma'ruf Amin (Foto: Setwapres BPMI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wOC8yMC8xNzAzMzcvNS94OG54bmg5&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
PADANG - Wakil presiden Ma'ruf Amin berharap wirausaha di Indonesia tidak kena stunting, hal itu dikatakan saat pembukaan World Islamic Entrepreneur Summit (WIES) di Padang, Sumatera Barat, Jumat (8/9/2023).
&amp;ldquo;Wirausaha jangan kena stunting nanti tidak besar-besar, udah manusianya stunting wirausahanya stunting juga,&amp;rdquo; katanya.
Menurut Ma&amp;rsquo;ruf, pelaku usaha mikro, kecil dan menengah sangat potensial untuk digerakkan sebagai bagian dari upaya pembangunan perekonomian yang inklusif, adil, dan berkelanjutan, apalagi karena jumlahnya yang dominan dan sebarannya yang luas. &amp;ldquo;Pemerintah Indonesia secara serius mengembangkan ekosistem kewirausahaan di Indonesia, antara lain melalui regulasi yang mengatur tentang Pengembangan Kewirausahaan Nasional,&amp;rdquo; jelasnya.

BACA JUGA:
Diduga Tercemar BBM, Air dari Sumur Warga Gunungsindur Bogor Bisa untuk Nyalakan Motor

Dukungan lain yang disediakan Pemerintah mencakup insentif dan penyediaan infrastruktur, penyiapan Sumber Daya Manusia, sumber pembiayaan, kemudahan akses pasar, hingga penyediaan pendidikan dan pelatihan.

BACA JUGA:
MLBB Sultan Cup Rising Star Dibuka, Perebutkan Hadiah Rp500 Juta!&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Arahnya adalah menciptakan wirausaha baru, kemudian mendorong mereka untuk naik kelas menjadi wirausaha yang mapan dan sanggup menjadi mentor bagi wirausaha lainnya. Model bisnis tematik kewirausahaan dikembangkan melalui skema wirausaha pemuda, wirausaha perempuan, wirausaha sosial, wirausaha desa dan wirausaha teknologi,&amp;rdquo; katanya.
Lanjut Wapres, ikhtiar Indonesia dalam mewujudkan kemajuan dan pembangunan ekonomi yang lebih baik juga dilakukan melalui pengembangan ekonomi dan keuangan syariah sebagai arus baru yang menjanjikan.
&amp;ldquo;Indonesia memiliki puluhan ribu pesantren sampai ke pelosok negeri, dan saat ini lebih dari 4 juta santri tengah menimba ilmu di pesantren. Itu sebabnya, pengembangan ekonomi di lingkup pesantren menjadi bagian dari strategi untuk mewujudkan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan,&amp;rdquo; katanya.
BACA JUGA:
Bank Muamalat Dorong Pertumbuhan Pembiayaan Properti



World Islamic Entrepreneur Summit (WIES) dihadiri oleh delegasi 13 negara Negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dan non-OKI yang terdiri dari pemerintahan tingkat tinggi, pemangku kebijakan industri halal, pariwisata, pengusaha perempuan, dan pengusaha muda. WIES juga terdiri dari konferensi, tourism and travel mart dan tabletops, Expo UMKM, Modest Fashion Walk, Business Matching pengusaha dan UMKM, E-sport competition, kuliner dan Post Tour di Sumatera Barat. Di akhir Summit nanti, WIES akan mendeklarasikan terbentuknya World Islamic Entrepreneur Forum.

Sementara Menteri Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan membuka peluang yang ada di Indonesia berhubungan yang berhubungan pengusaha saudara dari 24 negara.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Konflik dengan Lolly, Nikita Mirzani: Kalau Bisa Jangan Pulang

&amp;ldquo;Ini adalah summit pertama secara global hak intelektualnya dimiliki pemerintah provinsi kami dari pemerintah pusat akan membentuk Sumbar untuk mengembangkan ini, karena harapannya halal ekosistem bagiannya disokong Sumatera Barat,&amp;rdquo; ujarnya.




</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wOC8yMC8xNzAzMzcvNS94OG54bmg5&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
PADANG - Wakil presiden Ma'ruf Amin berharap wirausaha di Indonesia tidak kena stunting, hal itu dikatakan saat pembukaan World Islamic Entrepreneur Summit (WIES) di Padang, Sumatera Barat, Jumat (8/9/2023).
&amp;ldquo;Wirausaha jangan kena stunting nanti tidak besar-besar, udah manusianya stunting wirausahanya stunting juga,&amp;rdquo; katanya.
Menurut Ma&amp;rsquo;ruf, pelaku usaha mikro, kecil dan menengah sangat potensial untuk digerakkan sebagai bagian dari upaya pembangunan perekonomian yang inklusif, adil, dan berkelanjutan, apalagi karena jumlahnya yang dominan dan sebarannya yang luas. &amp;ldquo;Pemerintah Indonesia secara serius mengembangkan ekosistem kewirausahaan di Indonesia, antara lain melalui regulasi yang mengatur tentang Pengembangan Kewirausahaan Nasional,&amp;rdquo; jelasnya.

BACA JUGA:
Diduga Tercemar BBM, Air dari Sumur Warga Gunungsindur Bogor Bisa untuk Nyalakan Motor

Dukungan lain yang disediakan Pemerintah mencakup insentif dan penyediaan infrastruktur, penyiapan Sumber Daya Manusia, sumber pembiayaan, kemudahan akses pasar, hingga penyediaan pendidikan dan pelatihan.

BACA JUGA:
MLBB Sultan Cup Rising Star Dibuka, Perebutkan Hadiah Rp500 Juta!&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Arahnya adalah menciptakan wirausaha baru, kemudian mendorong mereka untuk naik kelas menjadi wirausaha yang mapan dan sanggup menjadi mentor bagi wirausaha lainnya. Model bisnis tematik kewirausahaan dikembangkan melalui skema wirausaha pemuda, wirausaha perempuan, wirausaha sosial, wirausaha desa dan wirausaha teknologi,&amp;rdquo; katanya.
Lanjut Wapres, ikhtiar Indonesia dalam mewujudkan kemajuan dan pembangunan ekonomi yang lebih baik juga dilakukan melalui pengembangan ekonomi dan keuangan syariah sebagai arus baru yang menjanjikan.
&amp;ldquo;Indonesia memiliki puluhan ribu pesantren sampai ke pelosok negeri, dan saat ini lebih dari 4 juta santri tengah menimba ilmu di pesantren. Itu sebabnya, pengembangan ekonomi di lingkup pesantren menjadi bagian dari strategi untuk mewujudkan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan,&amp;rdquo; katanya.
BACA JUGA:
Bank Muamalat Dorong Pertumbuhan Pembiayaan Properti



World Islamic Entrepreneur Summit (WIES) dihadiri oleh delegasi 13 negara Negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dan non-OKI yang terdiri dari pemerintahan tingkat tinggi, pemangku kebijakan industri halal, pariwisata, pengusaha perempuan, dan pengusaha muda. WIES juga terdiri dari konferensi, tourism and travel mart dan tabletops, Expo UMKM, Modest Fashion Walk, Business Matching pengusaha dan UMKM, E-sport competition, kuliner dan Post Tour di Sumatera Barat. Di akhir Summit nanti, WIES akan mendeklarasikan terbentuknya World Islamic Entrepreneur Forum.

Sementara Menteri Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan membuka peluang yang ada di Indonesia berhubungan yang berhubungan pengusaha saudara dari 24 negara.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Konflik dengan Lolly, Nikita Mirzani: Kalau Bisa Jangan Pulang

&amp;ldquo;Ini adalah summit pertama secara global hak intelektualnya dimiliki pemerintah provinsi kami dari pemerintah pusat akan membentuk Sumbar untuk mengembangkan ini, karena harapannya halal ekosistem bagiannya disokong Sumatera Barat,&amp;rdquo; ujarnya.




</content:encoded></item></channel></rss>
