<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Peristiwa 9 September : Bom Bunuh Diri Meledak di Kedubes Australia</title><description>Peristiwa 9 September : Bom Bunuh Diri Meledak di Kedubes Australia
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/09/337/2879508/peristiwa-9-september-bom-bunuh-diri-meledak-di-kedubes-australia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/09/337/2879508/peristiwa-9-september-bom-bunuh-diri-meledak-di-kedubes-australia"/><item><title>Peristiwa 9 September : Bom Bunuh Diri Meledak di Kedubes Australia</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/09/337/2879508/peristiwa-9-september-bom-bunuh-diri-meledak-di-kedubes-australia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/09/337/2879508/peristiwa-9-september-bom-bunuh-diri-meledak-di-kedubes-australia</guid><pubDate>Sabtu 09 September 2023 05:03 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/08/337/2879508/peristiwa-9-september-bom-bunuh-diri-meledak-di-kedubes-australia-eeB1B4tjhs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bom bunuh diri meledak di Kedubes Australia, Jakarta, pada 9 September 2004. (Ilustrasi/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/08/337/2879508/peristiwa-9-september-bom-bunuh-diri-meledak-di-kedubes-australia-eeB1B4tjhs.jpg</image><title>Bom bunuh diri meledak di Kedubes Australia, Jakarta, pada 9 September 2004. (Ilustrasi/Freepik)</title></images><description>


JAKARTA - Bom meledak di depan Kedutaan Besar (Kedubes) Australia di kawasan Kuningan, Jakarta, pada 9 September 2004.


Dari informasi yang dihimpun, Sabtu (9/9/2023), sedikitnya 9 orang tewas berhasil diidentifikasi. Para korban meninggal merupakan satpam di Kedubes Australia, pemohon visa, staf kedubes, hingga warga di sekitar kejadian.


Tak hanya itu, ledakan bom juga merusak sejumlah bangunan di sekitar Kedubes Australia.







BACA JUGA:
Irak Gantung 3 Orang Terkait Serangan Pemboman yang Tewaskan 300 Nyawa











Pengeboman itu dipercayai dilakukan oleh seorang pengebom bunuh diri bernama Heri Kurniawan alias Heri Golun dengan menggunakan van mini jenis Daihatsu bewarna hijau. Heri berhasil diidentifikasi melalui tes DNA.






BACA JUGA:
Ketika Jet Tempur Siluman F-35 Australia Tiba di Jepang dan AS Kerahkan Pesawat Pembom B-1B di Halaman Belakang China











Dalam kasus ini, setidaknya 4 orang ditetapkan sebagai tersangka. Para tersangka itu adalah Rois, Ahmad Hasan, Apuy, dan Sogir alias Abdul Fatah.

Meski begitu, dari keterangan yang diperoleh kepolisian saat itu, keempatnya bukanlah pelaku utama.






BACA JUGA:
Tak Kunjung Padam, Water Bombing dengan Helikopter di TPA Sarimukti Dihentikan









Pada 13 September 2005, Rois dijatuhi vonis hukuman mati oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Sehari kemudian, tersangka lainnya yakni Hasan juga dijatuhi vonis hukuman mati.

</description><content:encoded>


JAKARTA - Bom meledak di depan Kedutaan Besar (Kedubes) Australia di kawasan Kuningan, Jakarta, pada 9 September 2004.


Dari informasi yang dihimpun, Sabtu (9/9/2023), sedikitnya 9 orang tewas berhasil diidentifikasi. Para korban meninggal merupakan satpam di Kedubes Australia, pemohon visa, staf kedubes, hingga warga di sekitar kejadian.


Tak hanya itu, ledakan bom juga merusak sejumlah bangunan di sekitar Kedubes Australia.







BACA JUGA:
Irak Gantung 3 Orang Terkait Serangan Pemboman yang Tewaskan 300 Nyawa











Pengeboman itu dipercayai dilakukan oleh seorang pengebom bunuh diri bernama Heri Kurniawan alias Heri Golun dengan menggunakan van mini jenis Daihatsu bewarna hijau. Heri berhasil diidentifikasi melalui tes DNA.






BACA JUGA:
Ketika Jet Tempur Siluman F-35 Australia Tiba di Jepang dan AS Kerahkan Pesawat Pembom B-1B di Halaman Belakang China











Dalam kasus ini, setidaknya 4 orang ditetapkan sebagai tersangka. Para tersangka itu adalah Rois, Ahmad Hasan, Apuy, dan Sogir alias Abdul Fatah.

Meski begitu, dari keterangan yang diperoleh kepolisian saat itu, keempatnya bukanlah pelaku utama.






BACA JUGA:
Tak Kunjung Padam, Water Bombing dengan Helikopter di TPA Sarimukti Dihentikan









Pada 13 September 2005, Rois dijatuhi vonis hukuman mati oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Sehari kemudian, tersangka lainnya yakni Hasan juga dijatuhi vonis hukuman mati.

</content:encoded></item></channel></rss>
