<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diduga Jadi Tempat Prostitusi, Ratusan Warga Rusak Tempat Karaoke di Pamekasan</title><description>Menurutnya, aksi kali ini ada tanggapan dari pihak kepolisian dengan memasang garis polisi di tempat tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/09/519/2880040/diduga-jadi-tempat-prostitusi-ratusan-warga-rusak-tempat-karaoke-di-pamekasan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/09/519/2880040/diduga-jadi-tempat-prostitusi-ratusan-warga-rusak-tempat-karaoke-di-pamekasan"/><item><title>Diduga Jadi Tempat Prostitusi, Ratusan Warga Rusak Tempat Karaoke di Pamekasan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/09/519/2880040/diduga-jadi-tempat-prostitusi-ratusan-warga-rusak-tempat-karaoke-di-pamekasan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/09/519/2880040/diduga-jadi-tempat-prostitusi-ratusan-warga-rusak-tempat-karaoke-di-pamekasan</guid><pubDate>Sabtu 09 September 2023 15:43 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/09/519/2880040/diduga-jadi-tempat-prostitusi-ratusan-warga-rusak-tempat-karaoke-di-pamekasan-O8wGzTH1uI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Massa Rusak Tempat Karaoke di Pamekasan</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/09/519/2880040/diduga-jadi-tempat-prostitusi-ratusan-warga-rusak-tempat-karaoke-di-pamekasan-O8wGzTH1uI.jpg</image><title>Massa Rusak Tempat Karaoke di Pamekasan</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8wMy8xLzE2ODY3NC81L3g4bXlsYWs=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
PAMEKASAN - Tempat karaoke Moga Jaya di Kabupaten Pamekasan Madura Jawa Timur digeruduk  massa karena diduga menjadi tempat maksiat dan minuman keras.
Ratusan massa tersebut melakukan aksi  menuntut supaya tempat tersebut ditutup walapun sebelumnya sudah disegel oleh pihak yang berwajib.
Amarah Massa tak terbendung ketika menemukan barang bukti ratusan botol minuman keras di lokasi sehingga  berujung perusakan. Hampir seluruh fasilitas karaoke dirusak saat massa terus memaksa masuk, hingga menjebol pagar

BACA JUGA:
Bongkar Prostitusi Online di Bogor, Polisi Tangkap Seorang Muncikari

Mereka menuntut penutupan karaoke  karena upaya-upaya yang mereka lakukan sebelumnya tidak digubris. Massa sempat audiensi hingga aksi unjuk rasa.
&quot;Oleh karena itu, masyarakat datang dengan inisiatif sendiri dan melakukan penutupan paksa tempat maksiat ini,&quot; ujar Abd Aziz, korlap aksi.
Menurutnya, aksi kali ini ada tanggapan dari pihak kepolisian dengan  memasang garis polisi  di tempat tersebut.
&quot;Tidak ada satu orangpun yang bisa membuka, meski pemilik sekalipun karena nantinya akan berurusan dengan hukum yang berlaku,&quot;tegasnya.

BACA JUGA:
Kisah Sedih Orang Utan Pony, Menjadi PSK Untuk Melayani Nafsu Manusia

Massa juga mengancam ketika tempat tersebut akan dibuka kembali. Massa akan mengamcam dengan melakukan tindakan pembakaran tempat karaoke tersebut.
Sementara  itu, Kasatpol PP Pamekasan mengatakan, sebelumnya tempat karaoke Miga Jaya sudah ditutup dan disegel. Namun masyarakat menemukan tempat tersebut tetap beroprasi sehingga terjadi aksi penutupan paksa dan perusakan oleh masyarakat&amp;ldquo;Tempat karaoke ini sudah kami segel, tapi ditemukan masyarakat kalau tempat karaoke ini tetap buka sehingga warga melakukan penutupan paksa,&quot; katanya.
Atas insiden itu, aparat kepolisian langsung memasang police line, guna melakukan penyelidikan lebih lanjut.
</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8wMy8xLzE2ODY3NC81L3g4bXlsYWs=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
PAMEKASAN - Tempat karaoke Moga Jaya di Kabupaten Pamekasan Madura Jawa Timur digeruduk  massa karena diduga menjadi tempat maksiat dan minuman keras.
Ratusan massa tersebut melakukan aksi  menuntut supaya tempat tersebut ditutup walapun sebelumnya sudah disegel oleh pihak yang berwajib.
Amarah Massa tak terbendung ketika menemukan barang bukti ratusan botol minuman keras di lokasi sehingga  berujung perusakan. Hampir seluruh fasilitas karaoke dirusak saat massa terus memaksa masuk, hingga menjebol pagar

BACA JUGA:
Bongkar Prostitusi Online di Bogor, Polisi Tangkap Seorang Muncikari

Mereka menuntut penutupan karaoke  karena upaya-upaya yang mereka lakukan sebelumnya tidak digubris. Massa sempat audiensi hingga aksi unjuk rasa.
&quot;Oleh karena itu, masyarakat datang dengan inisiatif sendiri dan melakukan penutupan paksa tempat maksiat ini,&quot; ujar Abd Aziz, korlap aksi.
Menurutnya, aksi kali ini ada tanggapan dari pihak kepolisian dengan  memasang garis polisi  di tempat tersebut.
&quot;Tidak ada satu orangpun yang bisa membuka, meski pemilik sekalipun karena nantinya akan berurusan dengan hukum yang berlaku,&quot;tegasnya.

BACA JUGA:
Kisah Sedih Orang Utan Pony, Menjadi PSK Untuk Melayani Nafsu Manusia

Massa juga mengancam ketika tempat tersebut akan dibuka kembali. Massa akan mengamcam dengan melakukan tindakan pembakaran tempat karaoke tersebut.
Sementara  itu, Kasatpol PP Pamekasan mengatakan, sebelumnya tempat karaoke Miga Jaya sudah ditutup dan disegel. Namun masyarakat menemukan tempat tersebut tetap beroprasi sehingga terjadi aksi penutupan paksa dan perusakan oleh masyarakat&amp;ldquo;Tempat karaoke ini sudah kami segel, tapi ditemukan masyarakat kalau tempat karaoke ini tetap buka sehingga warga melakukan penutupan paksa,&quot; katanya.
Atas insiden itu, aparat kepolisian langsung memasang police line, guna melakukan penyelidikan lebih lanjut.
</content:encoded></item></channel></rss>
