<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa Maroko Tewaskan 2.000 Orang, Kerajaan Umumkan Berkabung 3 Hari</title><description>Tentara Maroko telah dikerahkan untuk membantu upaya penyelamatan dan pencarian korban.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/10/18/2880333/gempa-maroko-tewaskan-2-000-orang-kerajaan-umumkan-berkabung-3-hari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/10/18/2880333/gempa-maroko-tewaskan-2-000-orang-kerajaan-umumkan-berkabung-3-hari"/><item><title>Gempa Maroko Tewaskan 2.000 Orang, Kerajaan Umumkan Berkabung 3 Hari</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/10/18/2880333/gempa-maroko-tewaskan-2-000-orang-kerajaan-umumkan-berkabung-3-hari</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/10/18/2880333/gempa-maroko-tewaskan-2-000-orang-kerajaan-umumkan-berkabung-3-hari</guid><pubDate>Minggu 10 September 2023 11:06 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/10/18/2880333/gempa-maroko-tewaskan-2-000-orang-kerajaan-umumkan-berkabung-3-hari-rVa1b2FccL.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Reuters.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/10/18/2880333/gempa-maroko-tewaskan-2-000-orang-kerajaan-umumkan-berkabung-3-hari-rVa1b2FccL.JPG</image><title>Foto: Reuters.</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xMC8xLzE3MDQxMS81L3g4bnl0MG0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
RABAT &amp;ndash; Maroko mengumumkan tiga hari berkabung nasional dimana bendera dikibarkan setengah tiang di semua bangunan, kata istana kerajaan dalam sebuah pernyataan, setelah gempa bumi dahsyat mengguncang negara itu dan menewaskan lebih dari 2.000 orang.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Gempa Maroko: Korban Tewas Tembus 2.000 Orang, Penyintas Tidur di Luar Ruangan

Gempa berkekuatan M 6,8 melanda Marrakesh dan banyak kota Maroko pada Jumat, (8/9/2023) malam. Pusat gempa berada di Pegunungan High Atlas, 71 km barat daya Marrakesh - sebuah kota dengan status warisan dunia yang populer di kalangan wisatawan.
Namun guncangan juga terasa di ibu kota Rabat, sekira 350 km jauhnya, serta Casablanca, Agadir dan Essaouira.
Gempa menyebabkan kerusakan parah di berbagai wilayah terdampak. Di daerah pegunungan terpencil, seluruh desa dilaporkan rata dengan tanah.
Menurut laporan Kementerian Dalam Negeri yang dilansir Reuters, 2.012 orang tewas dan 2.059 orang terluka, termasuk 1.404 orang dalam kondisi kritis.

BACA JUGA:
Gempa Dahsyat di Maroko, Presiden Jokowi: Saya Turut Berbela Sungkawa

Ini adalah gempa bumi paling mematikan di Maroko sejak Agadir hancur akibat gempa berkekuatan 6,7 skala Richter pada 1960, yang menewaskan lebih dari 12.000 orang. Gempa yang terjadi pada Jumat juga merupakan gempa terkuat yang melanda Maroko selama lebih dari satu abad.Raja Maroko Mohammed VI memerintahkan angkatan bersenjata untuk membantu tim penyelamat, dan warga Maroko menyumbangkan darah sebagai bagian dari upaya nasional untuk membantu para korban.
PBB menyatakan siap membantu pemerintah Maroko dalam upaya penyelamatannya &amp;ndash; dan janji serupa juga datang dari beberapa negara termasuk Spanyol, Prancis, dan Israel.

BACA JUGA:
 Begini Analisis BMKG soal Gempa Merusak M6,9 Guncang Maroko&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Negara tetangganya, Aljazair, memiliki hubungan yang tidak bersahabat dengan Maroko dalam beberapa tahun terakhir, namun kini membuka wilayah udaranya untuk penerbangan kemanusiaan ke Maroko.
Para penyintas gempa bumi bermalam di luar bangunan pada Sabtu, (9/9/2023) karena khawatir terjadinya gempa susulan. Penyintas di daerah pegunungan mengalami kesulitan mendapatkan air dan makanan karena lokasi yang sulit dijangkau.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xMC8xLzE3MDQxMS81L3g4bnl0MG0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
RABAT &amp;ndash; Maroko mengumumkan tiga hari berkabung nasional dimana bendera dikibarkan setengah tiang di semua bangunan, kata istana kerajaan dalam sebuah pernyataan, setelah gempa bumi dahsyat mengguncang negara itu dan menewaskan lebih dari 2.000 orang.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Gempa Maroko: Korban Tewas Tembus 2.000 Orang, Penyintas Tidur di Luar Ruangan

Gempa berkekuatan M 6,8 melanda Marrakesh dan banyak kota Maroko pada Jumat, (8/9/2023) malam. Pusat gempa berada di Pegunungan High Atlas, 71 km barat daya Marrakesh - sebuah kota dengan status warisan dunia yang populer di kalangan wisatawan.
Namun guncangan juga terasa di ibu kota Rabat, sekira 350 km jauhnya, serta Casablanca, Agadir dan Essaouira.
Gempa menyebabkan kerusakan parah di berbagai wilayah terdampak. Di daerah pegunungan terpencil, seluruh desa dilaporkan rata dengan tanah.
Menurut laporan Kementerian Dalam Negeri yang dilansir Reuters, 2.012 orang tewas dan 2.059 orang terluka, termasuk 1.404 orang dalam kondisi kritis.

BACA JUGA:
Gempa Dahsyat di Maroko, Presiden Jokowi: Saya Turut Berbela Sungkawa

Ini adalah gempa bumi paling mematikan di Maroko sejak Agadir hancur akibat gempa berkekuatan 6,7 skala Richter pada 1960, yang menewaskan lebih dari 12.000 orang. Gempa yang terjadi pada Jumat juga merupakan gempa terkuat yang melanda Maroko selama lebih dari satu abad.Raja Maroko Mohammed VI memerintahkan angkatan bersenjata untuk membantu tim penyelamat, dan warga Maroko menyumbangkan darah sebagai bagian dari upaya nasional untuk membantu para korban.
PBB menyatakan siap membantu pemerintah Maroko dalam upaya penyelamatannya &amp;ndash; dan janji serupa juga datang dari beberapa negara termasuk Spanyol, Prancis, dan Israel.

BACA JUGA:
 Begini Analisis BMKG soal Gempa Merusak M6,9 Guncang Maroko&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Negara tetangganya, Aljazair, memiliki hubungan yang tidak bersahabat dengan Maroko dalam beberapa tahun terakhir, namun kini membuka wilayah udaranya untuk penerbangan kemanusiaan ke Maroko.
Para penyintas gempa bumi bermalam di luar bangunan pada Sabtu, (9/9/2023) karena khawatir terjadinya gempa susulan. Penyintas di daerah pegunungan mengalami kesulitan mendapatkan air dan makanan karena lokasi yang sulit dijangkau.

</content:encoded></item></channel></rss>
