<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Brasil: Putin Tidak Akan Ditangkap Jika Hadiri KTT G20</title><description>Brasil adalah salah satu negara penandatangan Statuta Roma yang menjadi cikal bakal berdirinya ICC.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/10/18/2880401/presiden-brasil-putin-tidak-akan-ditangkap-jika-hadiri-ktt-g20</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/10/18/2880401/presiden-brasil-putin-tidak-akan-ditangkap-jika-hadiri-ktt-g20"/><item><title>Presiden Brasil: Putin Tidak Akan Ditangkap Jika Hadiri KTT G20</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/10/18/2880401/presiden-brasil-putin-tidak-akan-ditangkap-jika-hadiri-ktt-g20</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/10/18/2880401/presiden-brasil-putin-tidak-akan-ditangkap-jika-hadiri-ktt-g20</guid><pubDate>Minggu 10 September 2023 15:20 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/10/18/2880401/presiden-brasil-putin-tidak-akan-ditangkap-jika-hadiri-ktt-g20-jg6WNuKmEu.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Rusia Vladimir Putin. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/10/18/2880401/presiden-brasil-putin-tidak-akan-ditangkap-jika-hadiri-ktt-g20-jg6WNuKmEu.JPG</image><title>Presiden Rusia Vladimir Putin. (Foto: Reuters)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wOS8xLzE3MDM2OC81L3g4bnk4cWI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
NEW DELHI - Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva mengatakan pada Sabtu, (9/9/2023) bahwa pemimpin Rusia Vladimir Putin tidak akan ditangkap di Brasil jika dia menghadiri pertemuan G20 di Rio de Janeiro tahun depan.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;KTT G20 Hindari Kecam Rusia Terkait Perang di Ukraina, Serukan Perdamaian&amp;nbsp;

Diwawancarai di sela-sela pertemuan G20 di Delhi oleh acara berita Firstpost, Lula mengatakan Putin akan diundang ke acara tahun depan, dan menambahkan bahwa ia sendiri berencana menghadiri pertemuan blok negara-negara berkembang BRICS yang dijadwalkan di Rusia sebelum pertemuan di Rio.
&amp;ldquo;Saya yakin Putin bisa pergi dengan mudah ke Brasil,&amp;rdquo; kata Lula sebagaimana dilansir Reuters. &amp;ldquo;Apa yang bisa saya katakan kepada Anda adalah jika saya presiden Brasil, dan dia datang ke Brasil, tidak mungkin dia akan ditangkap.&amp;rdquo;

BACA JUGA:
Ajak Investasi ke Brasil, Lula ke Biden: Berhentilah Memikirkan Perang&amp;nbsp;

Pengadilan Kriminal Internasional (International Criminal Court/ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Putin pada Maret, menuduhnya melakukan kejahatan perang dengan mendeportasi ratusan anak secara ilegal dari Ukraina. Rusia membantah pasukannya terlibat dalam kejahatan perang atau mengambil paksa anak-anak Ukraina.
Putin telah berulang kali melewatkan pertemuan internasional, dan tidak hadir pada pertemuan G20 di Delhi, sehingga mengirim Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov.
Brasil adalah negara penandatangan Statuta Roma yang menjadi cikal bakal berdirinya ICC. Kantor Lula tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Pada Sabtu, negara-negara G20 mengadopsi deklarasi konsensus yang tidak mengutuk Rusia atas perang di Ukraina, namun menyerukan semua negara untuk tidak menggunakan kekerasan untuk merebut wilayah.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wOS8xLzE3MDM2OC81L3g4bnk4cWI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
NEW DELHI - Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva mengatakan pada Sabtu, (9/9/2023) bahwa pemimpin Rusia Vladimir Putin tidak akan ditangkap di Brasil jika dia menghadiri pertemuan G20 di Rio de Janeiro tahun depan.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;KTT G20 Hindari Kecam Rusia Terkait Perang di Ukraina, Serukan Perdamaian&amp;nbsp;

Diwawancarai di sela-sela pertemuan G20 di Delhi oleh acara berita Firstpost, Lula mengatakan Putin akan diundang ke acara tahun depan, dan menambahkan bahwa ia sendiri berencana menghadiri pertemuan blok negara-negara berkembang BRICS yang dijadwalkan di Rusia sebelum pertemuan di Rio.
&amp;ldquo;Saya yakin Putin bisa pergi dengan mudah ke Brasil,&amp;rdquo; kata Lula sebagaimana dilansir Reuters. &amp;ldquo;Apa yang bisa saya katakan kepada Anda adalah jika saya presiden Brasil, dan dia datang ke Brasil, tidak mungkin dia akan ditangkap.&amp;rdquo;

BACA JUGA:
Ajak Investasi ke Brasil, Lula ke Biden: Berhentilah Memikirkan Perang&amp;nbsp;

Pengadilan Kriminal Internasional (International Criminal Court/ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Putin pada Maret, menuduhnya melakukan kejahatan perang dengan mendeportasi ratusan anak secara ilegal dari Ukraina. Rusia membantah pasukannya terlibat dalam kejahatan perang atau mengambil paksa anak-anak Ukraina.
Putin telah berulang kali melewatkan pertemuan internasional, dan tidak hadir pada pertemuan G20 di Delhi, sehingga mengirim Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov.
Brasil adalah negara penandatangan Statuta Roma yang menjadi cikal bakal berdirinya ICC. Kantor Lula tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Pada Sabtu, negara-negara G20 mengadopsi deklarasi konsensus yang tidak mengutuk Rusia atas perang di Ukraina, namun menyerukan semua negara untuk tidak menggunakan kekerasan untuk merebut wilayah.</content:encoded></item></channel></rss>
