<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Eks Presiden Rusia: AS Akan Alami Serangan Mirip 9/11 Tapi dengan Senjata Nuklir</title><description>Peringatan itu disampaikan Medvedev menjelang peringatan Tragedi 9/11.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/11/18/2880634/eks-presiden-rusia-as-akan-alami-serangan-mirip-9-11-tapi-dengan-senjata-nuklir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/11/18/2880634/eks-presiden-rusia-as-akan-alami-serangan-mirip-9-11-tapi-dengan-senjata-nuklir"/><item><title>Eks Presiden Rusia: AS Akan Alami Serangan Mirip 9/11 Tapi dengan Senjata Nuklir</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/11/18/2880634/eks-presiden-rusia-as-akan-alami-serangan-mirip-9-11-tapi-dengan-senjata-nuklir</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/11/18/2880634/eks-presiden-rusia-as-akan-alami-serangan-mirip-9-11-tapi-dengan-senjata-nuklir</guid><pubDate>Senin 11 September 2023 08:44 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/11/18/2880634/eks-presiden-rusia-peringatkan-as-akan-alami-serangan-mirip-9-11-tapi-dengan-senjata-nuklir-D9bldUZqCr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Reuters.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/11/18/2880634/eks-presiden-rusia-peringatkan-as-akan-alami-serangan-mirip-9-11-tapi-dengan-senjata-nuklir-D9bldUZqCr.jpg</image><title>Foto: Reuters.</title></images><description>KETUA Dewan Keamanan Rusia dan sekutu Presiden Vladimir Putin, Dmitry Medvedev memperingatkan Amerika Serikat (AS) bisa menjadi sasaran serangan seperti 11 September 2001, tetapi menggunakan senjata nuklir. Peringatan itu disampaikan Medvedev sehari menjelang peringatan serangan teroris yang juga dikenal sebagai Tragedi 9/11 itu.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Eks Presiden Rusia: Insiden Rudal Polandia Adalah Langkah Mendekati Perang Dunia III&amp;nbsp;

Medvedev, yang menjabat sebagai Presiden Rusia dari 2008 hingga 2012 telah banyak melontarkan komentar bermusuhan terhadap AS dalam satu setengah tahun terakhir, sejak Washington memberikan bantuan kepada Ukraina untuk menghadapi aksi militer Rusia. Sebelumnya, Medvedev mengatakan bahwa AS akan memicu Perang Dunia III dan ancaman penggunaan senjata nuklir oleh Rusia.
Pada Minggu, (10/9/2023), Medvedev mengunggah posting di akun Telegram resminya &amp;ldquo;beberapa patah kata menjelang (Peringatan 9/11)&amp;rdquo;. Dalam posting tersebut, dia mengejek AS atas apa yang disebutnya sebagai &quot;arogansi dan narsisme yang menjijikkan&quot; di antara negara-negara Barat dan &quot;kesombongan universal dalam masalah apa pun.&quot;
Menjelang akhir postingannya, Medvedev memprediksi bahwa AS akan kembali mengalami &quot;serangan seperti 11/09/2001, namun dengan komponen nuklir atau biologis,&quot; tanpa menyebutkan pihak yang akan meluncurkan serangan tersebut.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Eks Presiden: Rusia Akan Gunakan Senjata Nuklir Jika Serangan Balasan Ukraina Sukses&amp;nbsp;

Terjemahan dari postingan ekstensif tersebut dibagikan ke X, platform yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, oleh Anton Gerashchenko, penasihat menteri dalam negeri Ukraina.
&amp;ldquo;Saya tidak ingin memberi firasat, namun (AS akan) melihat bahwa suatu saat teroris akan melancarkan serangan lain seperti serangan 11/09/2001, namun dengan komponen nuklir atau biologis,&amp;rdquo; tulis Medvedev sebagaimana dilansir Newsweek.&quot;Atau lebih buruk lagi: salah satu pemimpin negara-negara nuklir akan kehilangan keberanian dan membuat keputusan emosional untuk menggunakan senjata pemusnah massal. Terutama karena klub nuklir terus berkembang dan sebagian besar dari mereka tidak terikat oleh kewajiban apa pun.&quot;
Dia melanjutkan: &quot;Dan itu saja. Akhir dari permainan. Yang ada hanyalah mengumpulkan uang untuk pembangunan monumen baru di lingkungan Ground Zero. Kemungkinan terbaik.&quot;

BACA JUGA:
Rusia Serang Ukraina, Nama Putin Dihapus dari Monumen Peringatan 9/11

Bulan lalu, saat wawancara dengan kantor berita TASS milik pemerintah, Medvedev melontarkan komentar serupa, yang menyatakan bahwa AS dan negara-negara Barat lainnya sedang mendorong dunia semakin dekat ke Perang Dunia III.
&amp;ldquo;Sejujurnya, akan lebih baik jika mereka mendengarnya (sinyal),&amp;rdquo; kata Medvedev. &amp;ldquo;Bagaimanapun, dunia tidak harus menghadapi ancaman Perang Dunia III. Faktanya, di sinilah lawan kita secara aktif mendorong semua orang.&amp;rdquo;</description><content:encoded>KETUA Dewan Keamanan Rusia dan sekutu Presiden Vladimir Putin, Dmitry Medvedev memperingatkan Amerika Serikat (AS) bisa menjadi sasaran serangan seperti 11 September 2001, tetapi menggunakan senjata nuklir. Peringatan itu disampaikan Medvedev sehari menjelang peringatan serangan teroris yang juga dikenal sebagai Tragedi 9/11 itu.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Eks Presiden Rusia: Insiden Rudal Polandia Adalah Langkah Mendekati Perang Dunia III&amp;nbsp;

Medvedev, yang menjabat sebagai Presiden Rusia dari 2008 hingga 2012 telah banyak melontarkan komentar bermusuhan terhadap AS dalam satu setengah tahun terakhir, sejak Washington memberikan bantuan kepada Ukraina untuk menghadapi aksi militer Rusia. Sebelumnya, Medvedev mengatakan bahwa AS akan memicu Perang Dunia III dan ancaman penggunaan senjata nuklir oleh Rusia.
Pada Minggu, (10/9/2023), Medvedev mengunggah posting di akun Telegram resminya &amp;ldquo;beberapa patah kata menjelang (Peringatan 9/11)&amp;rdquo;. Dalam posting tersebut, dia mengejek AS atas apa yang disebutnya sebagai &quot;arogansi dan narsisme yang menjijikkan&quot; di antara negara-negara Barat dan &quot;kesombongan universal dalam masalah apa pun.&quot;
Menjelang akhir postingannya, Medvedev memprediksi bahwa AS akan kembali mengalami &quot;serangan seperti 11/09/2001, namun dengan komponen nuklir atau biologis,&quot; tanpa menyebutkan pihak yang akan meluncurkan serangan tersebut.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Eks Presiden: Rusia Akan Gunakan Senjata Nuklir Jika Serangan Balasan Ukraina Sukses&amp;nbsp;

Terjemahan dari postingan ekstensif tersebut dibagikan ke X, platform yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, oleh Anton Gerashchenko, penasihat menteri dalam negeri Ukraina.
&amp;ldquo;Saya tidak ingin memberi firasat, namun (AS akan) melihat bahwa suatu saat teroris akan melancarkan serangan lain seperti serangan 11/09/2001, namun dengan komponen nuklir atau biologis,&amp;rdquo; tulis Medvedev sebagaimana dilansir Newsweek.&quot;Atau lebih buruk lagi: salah satu pemimpin negara-negara nuklir akan kehilangan keberanian dan membuat keputusan emosional untuk menggunakan senjata pemusnah massal. Terutama karena klub nuklir terus berkembang dan sebagian besar dari mereka tidak terikat oleh kewajiban apa pun.&quot;
Dia melanjutkan: &quot;Dan itu saja. Akhir dari permainan. Yang ada hanyalah mengumpulkan uang untuk pembangunan monumen baru di lingkungan Ground Zero. Kemungkinan terbaik.&quot;

BACA JUGA:
Rusia Serang Ukraina, Nama Putin Dihapus dari Monumen Peringatan 9/11

Bulan lalu, saat wawancara dengan kantor berita TASS milik pemerintah, Medvedev melontarkan komentar serupa, yang menyatakan bahwa AS dan negara-negara Barat lainnya sedang mendorong dunia semakin dekat ke Perang Dunia III.
&amp;ldquo;Sejujurnya, akan lebih baik jika mereka mendengarnya (sinyal),&amp;rdquo; kata Medvedev. &amp;ldquo;Bagaimanapun, dunia tidak harus menghadapi ancaman Perang Dunia III. Faktanya, di sinilah lawan kita secara aktif mendorong semua orang.&amp;rdquo;</content:encoded></item></channel></rss>
