<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Abdul Haris Nasution, Sosok Jenderal yang Taat pada Agama   </title><description>Jenderal Nasution dikenal sebagai sosok yang taat menjalankan ibadah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/12/337/2881193/abdul-haris-nasution-sosok-jenderal-yang-taat-pada-agama</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/12/337/2881193/abdul-haris-nasution-sosok-jenderal-yang-taat-pada-agama"/><item><title> Abdul Haris Nasution, Sosok Jenderal yang Taat pada Agama   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/12/337/2881193/abdul-haris-nasution-sosok-jenderal-yang-taat-pada-agama</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/12/337/2881193/abdul-haris-nasution-sosok-jenderal-yang-taat-pada-agama</guid><pubDate>Selasa 12 September 2023 06:01 WIB</pubDate><dc:creator>Awaludin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/11/337/2881193/abdul-haris-nasution-sosok-jenderal-yang-taat-pada-agama-dpGRfAzypr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jenderal Nasution (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/11/337/2881193/abdul-haris-nasution-sosok-jenderal-yang-taat-pada-agama-dpGRfAzypr.jpg</image><title>Jenderal Nasution (foto: dok ist)</title></images><description>
JENDERAL BESAR TNI (Purn) Abdul Haris Nasution, salah satu dari delapan Jenderal yang namanya masuk dalam target korban Gerakan 30 September 1965 atau G30S PKI. Ia pun selamat dari upaya penculikan itu, ia harus kehilangan putrinya Ade Irma Suryani Nasution dan ajudannya Lettu Pierre Tendean.

Berdasarkan lansiran dari berbagai sumber, Selasa (12/9/2023). Jenderal Nasution dikenal sebagai sosok yang taat menjalankan ibadah. Ia pun tidak pernah meninggalkan sholat dan selalu taat pada agama.

Saat sedang menjalani rapat dengan Presiden Soekarno selaku Panglima Tertinggi Angkatan Perang Republik Indonesia ketika waktu sholat sudah tiba, Jenderal Nasution pun selalu meminta izin agar menjalankan sholat terlebih dahulu.

BACA JUGA:
Lettu Doel Arif, Tokoh Komunis di Balik Kacaunya Operasi G30SPKI hingga Terbunuhnya Para Jenderal

Jenderal Nasution pun berpesan kepada prajurtinya. &quot;Hendaklah saudara-saudara senantiasa taat menunaikan kewajiban sholat lima waktu. Jangan sekali-kali saudara-saudara merasa malu karena menunaikan sholat. Apalagi karena sholat sama halnya dengan corp rapport yang biasa saudara-saudara lakukan terhadap komandan saudara. Bedanya shalat itu corp rapport kepada Tuhan Yang Maha Kuasa,&quot; demikian pesan Jenderal A.H.Nasution kepada para prajuritnya.

Sikap keteladannya dalam menjalankan ibadah membuat Nasution merupakan salah satu Jenderal yang berhasil lolos dari rencana pembunuhan tersebut.

BACA JUGA:
Kisah PKI, Masyumi dan PSI, Parpol yang Dibubarkan Pemerintah karena Terlibat Makar
Dimana pagi itu, 1 Oktober 1965, sekira pukul 03.30 WIB, rumah Nasution di Jalan Teuku Umar 40, Menteng, Jakarta Pusat, didatangi oleh pasukan yang disebut-sebut berasal dari resimen Tjakrabirawa (pasukan pengaman presiden).



Pasukan itu dilengkapi dengan senjata tajam saat menyambangi rumah Pak Nas -sapaan akrab Nasution-. Istri Nasution, Johanna Sunarti, sudah mengetahui kedatangan pasukan Tjakrabirawa itu untuk mencari suaminya.



&quot;Itu yang mau bunuh kamu datang,&quot; ujar Sunarti kepada suaminya, Nasution, ditirukan putri sulung mereka, Hendrianti Saharah Nasution atau Bu Yanti saat berbincang dengan Okezone.</description><content:encoded>
JENDERAL BESAR TNI (Purn) Abdul Haris Nasution, salah satu dari delapan Jenderal yang namanya masuk dalam target korban Gerakan 30 September 1965 atau G30S PKI. Ia pun selamat dari upaya penculikan itu, ia harus kehilangan putrinya Ade Irma Suryani Nasution dan ajudannya Lettu Pierre Tendean.

Berdasarkan lansiran dari berbagai sumber, Selasa (12/9/2023). Jenderal Nasution dikenal sebagai sosok yang taat menjalankan ibadah. Ia pun tidak pernah meninggalkan sholat dan selalu taat pada agama.

Saat sedang menjalani rapat dengan Presiden Soekarno selaku Panglima Tertinggi Angkatan Perang Republik Indonesia ketika waktu sholat sudah tiba, Jenderal Nasution pun selalu meminta izin agar menjalankan sholat terlebih dahulu.

BACA JUGA:
Lettu Doel Arif, Tokoh Komunis di Balik Kacaunya Operasi G30SPKI hingga Terbunuhnya Para Jenderal

Jenderal Nasution pun berpesan kepada prajurtinya. &quot;Hendaklah saudara-saudara senantiasa taat menunaikan kewajiban sholat lima waktu. Jangan sekali-kali saudara-saudara merasa malu karena menunaikan sholat. Apalagi karena sholat sama halnya dengan corp rapport yang biasa saudara-saudara lakukan terhadap komandan saudara. Bedanya shalat itu corp rapport kepada Tuhan Yang Maha Kuasa,&quot; demikian pesan Jenderal A.H.Nasution kepada para prajuritnya.

Sikap keteladannya dalam menjalankan ibadah membuat Nasution merupakan salah satu Jenderal yang berhasil lolos dari rencana pembunuhan tersebut.

BACA JUGA:
Kisah PKI, Masyumi dan PSI, Parpol yang Dibubarkan Pemerintah karena Terlibat Makar
Dimana pagi itu, 1 Oktober 1965, sekira pukul 03.30 WIB, rumah Nasution di Jalan Teuku Umar 40, Menteng, Jakarta Pusat, didatangi oleh pasukan yang disebut-sebut berasal dari resimen Tjakrabirawa (pasukan pengaman presiden).



Pasukan itu dilengkapi dengan senjata tajam saat menyambangi rumah Pak Nas -sapaan akrab Nasution-. Istri Nasution, Johanna Sunarti, sudah mengetahui kedatangan pasukan Tjakrabirawa itu untuk mencari suaminya.



&quot;Itu yang mau bunuh kamu datang,&quot; ujar Sunarti kepada suaminya, Nasution, ditirukan putri sulung mereka, Hendrianti Saharah Nasution atau Bu Yanti saat berbincang dengan Okezone.</content:encoded></item></channel></rss>
