<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Identitas Pasangan Prewedding yang Gunakan Flare di Bromo</title><description>Sosok pasangan prewedding dengan menggunakan flare hingga memicu kebakaran di kawasan Bukit Teletubbies&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/12/337/2881445/ini-identitas-pasangan-prewedding-yang-gunakan-flare-di-bromo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/12/337/2881445/ini-identitas-pasangan-prewedding-yang-gunakan-flare-di-bromo"/><item><title>Ini Identitas Pasangan Prewedding yang Gunakan Flare di Bromo</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/12/337/2881445/ini-identitas-pasangan-prewedding-yang-gunakan-flare-di-bromo</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/12/337/2881445/ini-identitas-pasangan-prewedding-yang-gunakan-flare-di-bromo</guid><pubDate>Selasa 12 September 2023 12:36 WIB</pubDate><dc:creator>Nanda Aria</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/12/337/2881445/ini-identitas-pasangan-prewedding-yang-gunakan-flare-di-bromo-qHdoztKpL4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ini identitas pasangan prewedding menggunakan flare di Gunung Bromo/Foto: Tangkapan Layar</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/12/337/2881445/ini-identitas-pasangan-prewedding-yang-gunakan-flare-di-bromo-qHdoztKpL4.jpg</image><title>Ini identitas pasangan prewedding menggunakan flare di Gunung Bromo/Foto: Tangkapan Layar</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xMC8xLzE3MDQ0NC81L3g4bno2dmE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Sosok pasangan prewedding dengan menggunakan flare hingga memicu kebakaran di kawasan Bukit Teletubbies, Gunung Bromo, dicari banyak pihak.

Pasalnya, tindakan pasangan ini telah membuat geram masyarakat Indonesia. Keteledoran mereka, dan juga pihak wedding organizer (WO) telah menyebabkan Gunung Bromo terbakar dan kawasan sekitar dikepung asap.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Legenda Gunung Bromo dan Kaitannya dengan Kerajaan Majapahit&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;

Setelah ditelusuri, pasangan yang menyebabkan kebakaran di padang savana Gunung Bromo ini adalah Hendra Purnama alias HP (39) asal kelurahan Kedungdoro, Kecamatan Tegalsari, Kota Surabaya.

Sedangkan calon mempelai wanita adalah Pratiwi Mandala Putri alias PMP (26) asal Kelurahan Lrorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat 1, Kota Palembang.

Keduanya saat ini masih berstatus saksi dalam peristiwa yang menggegerkan masyarakat Indonesia tersebut.

BACA JUGA:
 Viral Kepulan Asap Membumbung Tinggi saat Kebakaran Gunung Bromo

Sementara itu, polisi telah menetapkan satu tersangka, yakni AW, manajer Event dan Wedding Organizer (WO) asal Lumajang yang disewa pasangan pengantin tersebut.

AW dikenakan Pasal Pasal 50 Ayat 3 Huruf d Jo Pasal 78 ayat 4 Undang-Undang nomor 41 tahun 1999 tentang kehutanan. Selain itu, ada sangkaan Pasal 188 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp 1.500.000.000.



Akibat kebakaran ini, jalur Malang - Lumajang melalui Poncokusumo dan kawasan TNBTS ditutup total. Api sudah mulai mendekati kawasan Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Roy Suryo: Polisi Bisa Pertimbangkan Pasangan Prewedding sebagai Pelaku Kebakaran di Gunung Bromo


Bahkan, dari beberapa video yang beredar di sosial media terlihat api berada di bukit di bawah kafe Bromo Hillside yang ada di Dusun Jarak Ijo, Desa Ngadas, Poncokusumo, Kabupaten Malang.


</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xMC8xLzE3MDQ0NC81L3g4bno2dmE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Sosok pasangan prewedding dengan menggunakan flare hingga memicu kebakaran di kawasan Bukit Teletubbies, Gunung Bromo, dicari banyak pihak.

Pasalnya, tindakan pasangan ini telah membuat geram masyarakat Indonesia. Keteledoran mereka, dan juga pihak wedding organizer (WO) telah menyebabkan Gunung Bromo terbakar dan kawasan sekitar dikepung asap.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Legenda Gunung Bromo dan Kaitannya dengan Kerajaan Majapahit&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;

Setelah ditelusuri, pasangan yang menyebabkan kebakaran di padang savana Gunung Bromo ini adalah Hendra Purnama alias HP (39) asal kelurahan Kedungdoro, Kecamatan Tegalsari, Kota Surabaya.

Sedangkan calon mempelai wanita adalah Pratiwi Mandala Putri alias PMP (26) asal Kelurahan Lrorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat 1, Kota Palembang.

Keduanya saat ini masih berstatus saksi dalam peristiwa yang menggegerkan masyarakat Indonesia tersebut.

BACA JUGA:
 Viral Kepulan Asap Membumbung Tinggi saat Kebakaran Gunung Bromo

Sementara itu, polisi telah menetapkan satu tersangka, yakni AW, manajer Event dan Wedding Organizer (WO) asal Lumajang yang disewa pasangan pengantin tersebut.

AW dikenakan Pasal Pasal 50 Ayat 3 Huruf d Jo Pasal 78 ayat 4 Undang-Undang nomor 41 tahun 1999 tentang kehutanan. Selain itu, ada sangkaan Pasal 188 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp 1.500.000.000.



Akibat kebakaran ini, jalur Malang - Lumajang melalui Poncokusumo dan kawasan TNBTS ditutup total. Api sudah mulai mendekati kawasan Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Roy Suryo: Polisi Bisa Pertimbangkan Pasangan Prewedding sebagai Pelaku Kebakaran di Gunung Bromo


Bahkan, dari beberapa video yang beredar di sosial media terlihat api berada di bukit di bawah kafe Bromo Hillside yang ada di Dusun Jarak Ijo, Desa Ngadas, Poncokusumo, Kabupaten Malang.


</content:encoded></item></channel></rss>
