<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dirjen PAS Sebut 890 Bandar Narkoba Dipindahkan ke Nusakambangan</title><description>Ratusan narapidana itu berasal dari berbagai lapas di sejumlah daerah seperti seperti Jakarta, Palembang, Sumatera Utara, dan lain sebagainya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/12/337/2881842/dirjen-pas-sebut-890-bandar-narkoba-dipindahkan-ke-nusakambangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/12/337/2881842/dirjen-pas-sebut-890-bandar-narkoba-dipindahkan-ke-nusakambangan"/><item><title>Dirjen PAS Sebut 890 Bandar Narkoba Dipindahkan ke Nusakambangan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/12/337/2881842/dirjen-pas-sebut-890-bandar-narkoba-dipindahkan-ke-nusakambangan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/12/337/2881842/dirjen-pas-sebut-890-bandar-narkoba-dipindahkan-ke-nusakambangan</guid><pubDate>Selasa 12 September 2023 21:37 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/12/337/2881842/dirjen-pas-sebut-890-bandar-narkoba-dipindahkan-ke-nusakambangan-sFsxXQqz5n.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Istimewa/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/12/337/2881842/dirjen-pas-sebut-890-bandar-narkoba-dipindahkan-ke-nusakambangan-sFsxXQqz5n.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Istimewa/Okezone)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xMi83LzE3MDUzNi81L3g4bzB4Yjk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Kemenkumham Reynhard Silitonga menyebut sebanyak 890 bandar narkoba telah  dipindahkan ke Lapas Nusakambangan, Cilancap, Jawa Tengah.
Ratusan narapidana itu berasal dari berbagai lapas di sejumlah daerah seperti seperti Jakarta, Palembang, Sumatera Utara, dan lain sebagainya.
&amp;ldquo;Di Nusakambangan, para bandar narkoba itu masuk ke dalam sel dengan pengamanan super maksimum. Mereka berada di satu sel seorang diri,&amp;rdquo; kata Reynhard saat jumpa pers pengungkapan kasus narkotika jaringan Fredy Pratama di Lapangan Bayangkara, Selasa (12/9/2023).

BACA JUGA:
Hasil Timnas Vietnam U-23 vs Timnas Singapura U-23 di Kualifikasi Piala Asia U-23 2024: Golden Star Warriors Ditahan 2-2

Menurut Reynhard pihaknya selalu bekerja sama dengan Bareskrim Polri untuk melakukan upaya pencegahan dan pembinaan.

BACA JUGA:
5 Negara yang Sudah Lolos ke Piala Asia U-23 2024, Nomor 1 Timnas Indonesia U-23!

Ia tidak memungkiri adanya narapidana yang bermain barang haram tersebut. Namun dia memastikan akan menyikat habis mereka yang mengedarkan atau menjadi bandar.
&amp;ldquo;Di lapas, kami selalu bekerja sama dengan Polri untuk pengawasan sekaligus pembinaan,&amp;rdquo; ujarnya.

Diketahui, Bareskrim menyita aset senilai Rp10,5 Triliun dari hasil tindak pidana pencucian uang (TPPU) atas pidana awal peredaran narkotika jaringan internasional pimpinan Fredy Pratama, sejak tahun 2020-2023.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Cara Cek Formasi CPNS dan PPPK 2023, Beserta Syarat dan Dokumennya

Sindikat narkotika internasional Fredy Pratama ini merupakan jaringan yang sangat besar. Pasalnya, dari tahun 2020-2023 terdapat 408 laporan polisi serta dilakukan penyitaan narkoba jenis sabu seberat 10,2 ton.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pertamina Hulu Energi Berhasil Bor 431 Sumur Migas

Dari jumlah lp 408 tersebut, Bareskrim dan Polda jajaran telah menangkap 884 tersangka periode 2020 sampai tahun 2023.

</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xMi83LzE3MDUzNi81L3g4bzB4Yjk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Kemenkumham Reynhard Silitonga menyebut sebanyak 890 bandar narkoba telah  dipindahkan ke Lapas Nusakambangan, Cilancap, Jawa Tengah.
Ratusan narapidana itu berasal dari berbagai lapas di sejumlah daerah seperti seperti Jakarta, Palembang, Sumatera Utara, dan lain sebagainya.
&amp;ldquo;Di Nusakambangan, para bandar narkoba itu masuk ke dalam sel dengan pengamanan super maksimum. Mereka berada di satu sel seorang diri,&amp;rdquo; kata Reynhard saat jumpa pers pengungkapan kasus narkotika jaringan Fredy Pratama di Lapangan Bayangkara, Selasa (12/9/2023).

BACA JUGA:
Hasil Timnas Vietnam U-23 vs Timnas Singapura U-23 di Kualifikasi Piala Asia U-23 2024: Golden Star Warriors Ditahan 2-2

Menurut Reynhard pihaknya selalu bekerja sama dengan Bareskrim Polri untuk melakukan upaya pencegahan dan pembinaan.

BACA JUGA:
5 Negara yang Sudah Lolos ke Piala Asia U-23 2024, Nomor 1 Timnas Indonesia U-23!

Ia tidak memungkiri adanya narapidana yang bermain barang haram tersebut. Namun dia memastikan akan menyikat habis mereka yang mengedarkan atau menjadi bandar.
&amp;ldquo;Di lapas, kami selalu bekerja sama dengan Polri untuk pengawasan sekaligus pembinaan,&amp;rdquo; ujarnya.

Diketahui, Bareskrim menyita aset senilai Rp10,5 Triliun dari hasil tindak pidana pencucian uang (TPPU) atas pidana awal peredaran narkotika jaringan internasional pimpinan Fredy Pratama, sejak tahun 2020-2023.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Cara Cek Formasi CPNS dan PPPK 2023, Beserta Syarat dan Dokumennya

Sindikat narkotika internasional Fredy Pratama ini merupakan jaringan yang sangat besar. Pasalnya, dari tahun 2020-2023 terdapat 408 laporan polisi serta dilakukan penyitaan narkoba jenis sabu seberat 10,2 ton.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pertamina Hulu Energi Berhasil Bor 431 Sumur Migas

Dari jumlah lp 408 tersebut, Bareskrim dan Polda jajaran telah menangkap 884 tersangka periode 2020 sampai tahun 2023.

</content:encoded></item></channel></rss>
