<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Kepsek SDN Pengadilan Sebut Ada 14 Siswi Diduga Jadi Korban Pelecehan Oknum Guru   </title><description>Sebanyak 14 siswi diduga menjadi korban pelecehan oleh oknum guru SD Negeri Pengadilan 2, Kota Bogor.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/12/338/2881406/kepsek-sdn-pengadilan-sebut-ada-14-siswi-diduga-jadi-korban-pelecehan-oknum-guru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/12/338/2881406/kepsek-sdn-pengadilan-sebut-ada-14-siswi-diduga-jadi-korban-pelecehan-oknum-guru"/><item><title> Kepsek SDN Pengadilan Sebut Ada 14 Siswi Diduga Jadi Korban Pelecehan Oknum Guru   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/12/338/2881406/kepsek-sdn-pengadilan-sebut-ada-14-siswi-diduga-jadi-korban-pelecehan-oknum-guru</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/12/338/2881406/kepsek-sdn-pengadilan-sebut-ada-14-siswi-diduga-jadi-korban-pelecehan-oknum-guru</guid><pubDate>Selasa 12 September 2023 11:33 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/12/338/2881406/kepsek-sdn-pengadilan-sebut-ada-14-siswi-diduga-jadi-korban-pelecehan-oknum-guru-3WzaNzdV7r.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi (foto: freepick)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/12/338/2881406/kepsek-sdn-pengadilan-sebut-ada-14-siswi-diduga-jadi-korban-pelecehan-oknum-guru-3WzaNzdV7r.jpg</image><title>Illustrasi (foto: freepick)</title></images><description>

BOGOR - Sebanyak 14 siswi diduga menjadi korban pelecehan oleh oknum guru SD Negeri Pengadilan 2, Kota Bogor. Hal tersebut berdasarkan keterangan sementara yang didapat oleh pihak sekolah.

&quot;(Diduga) 14 anak, yang diajar guru itu aja,&quot; kata Kepala Sekolah SD Negeri Pengadilan 2 Kota Bogor Ida Widiawati kepada wartawan, Selasa (12/9/2023).

BACA JUGA:
 Diduga Lecehkan Siswinya, Oknum Guru SDN di Kota Bogor Dirumahkan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Kata dia, kasus dugaan pelecehan itu terjadi pada setahun yang lalu. Tetapi, baru diketahui setelah salah satu anak yang bercerita kepada orangtuanya.

&quot;Kejadiannya setahun yang lalu, kalau tidak ada satu anak yang bicara mungkin akan tutup mulut terus,&quot; ungkapnya.

Hingga saat ini, para siswi masih bersekolah seperti biasa. Diharapkan, kejadian ini tidak kembali terjadi karena sangat mencoreng nama baik sekolah.

&quot;Ya mudah-mudahan tidak terulang lagi,&quot; harapnya.

BACA JUGA:
 Oknum Guru SDN di Kota Bogor Diduga Lecehkan Muridnya&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Di sisi lain, pihak sekolah juga tidak menyangka bahwa oknum tersebut diduga melakukan pelecehan. Sebab, guru tersebut termasuk guru favorit di sekolahnya karena sangat dekat dengan anak-anak.

&quot;Dia itu guru favorit, anak-anak diajar sama beliau itu senang mengayomi gitu serba bisa ga nyangka,&quot; tuturnya.

Dengan adanya kejadian ini, pihak sekolah meminta kepada seluruh guru laki-laki untuk tidak melakukan kontak fisik kepada siswinya. Rencananya, pihak UPTD Perlindungan Anak juga akan memberikan motivasi kepada para siswa dan guru-guru.



&quot;Makanya ibu ke guru-guru awas guru laki-laki nih walaupun sayang jangan (kontak fisik) mulai sekarang. Kami minta dari UPT perlindungan anak supaya nanti anak-anak nanti dikumpulkan diberi motivasi, rencananya besok,&quot; tutupnya.



Sebelumnya, Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Rizka Fadhila membenarkan adanya laporan terkait dugaan pelecehaan oleh oknum guru tersebut.



&quot;Laporan sudah kami terima, sedang tindaklanjuti,&quot; kata Rizka dikonfirmasi.



Belum diketahui pasti kronologi dugaan pelecehan tersebut. Saat ini, pihaknya masih melakukan proses penyelidikan lebih lanjut dengan melakukan pemeriksaan pihak-pihak yang terkait.



&quot;Mohon waktu,&quot; pungkasnya.



Sementara itu, pihak sekolah yang mendapat laporan tersebut langsung bergerak cepat dengan merumahkan sementara oknum guru. Hal itu dilakukan sampai waktu yang belum ditentukan.

</description><content:encoded>

BOGOR - Sebanyak 14 siswi diduga menjadi korban pelecehan oleh oknum guru SD Negeri Pengadilan 2, Kota Bogor. Hal tersebut berdasarkan keterangan sementara yang didapat oleh pihak sekolah.

&quot;(Diduga) 14 anak, yang diajar guru itu aja,&quot; kata Kepala Sekolah SD Negeri Pengadilan 2 Kota Bogor Ida Widiawati kepada wartawan, Selasa (12/9/2023).

BACA JUGA:
 Diduga Lecehkan Siswinya, Oknum Guru SDN di Kota Bogor Dirumahkan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Kata dia, kasus dugaan pelecehan itu terjadi pada setahun yang lalu. Tetapi, baru diketahui setelah salah satu anak yang bercerita kepada orangtuanya.

&quot;Kejadiannya setahun yang lalu, kalau tidak ada satu anak yang bicara mungkin akan tutup mulut terus,&quot; ungkapnya.

Hingga saat ini, para siswi masih bersekolah seperti biasa. Diharapkan, kejadian ini tidak kembali terjadi karena sangat mencoreng nama baik sekolah.

&quot;Ya mudah-mudahan tidak terulang lagi,&quot; harapnya.

BACA JUGA:
 Oknum Guru SDN di Kota Bogor Diduga Lecehkan Muridnya&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Di sisi lain, pihak sekolah juga tidak menyangka bahwa oknum tersebut diduga melakukan pelecehan. Sebab, guru tersebut termasuk guru favorit di sekolahnya karena sangat dekat dengan anak-anak.

&quot;Dia itu guru favorit, anak-anak diajar sama beliau itu senang mengayomi gitu serba bisa ga nyangka,&quot; tuturnya.

Dengan adanya kejadian ini, pihak sekolah meminta kepada seluruh guru laki-laki untuk tidak melakukan kontak fisik kepada siswinya. Rencananya, pihak UPTD Perlindungan Anak juga akan memberikan motivasi kepada para siswa dan guru-guru.



&quot;Makanya ibu ke guru-guru awas guru laki-laki nih walaupun sayang jangan (kontak fisik) mulai sekarang. Kami minta dari UPT perlindungan anak supaya nanti anak-anak nanti dikumpulkan diberi motivasi, rencananya besok,&quot; tutupnya.



Sebelumnya, Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Rizka Fadhila membenarkan adanya laporan terkait dugaan pelecehaan oleh oknum guru tersebut.



&quot;Laporan sudah kami terima, sedang tindaklanjuti,&quot; kata Rizka dikonfirmasi.



Belum diketahui pasti kronologi dugaan pelecehan tersebut. Saat ini, pihaknya masih melakukan proses penyelidikan lebih lanjut dengan melakukan pemeriksaan pihak-pihak yang terkait.



&quot;Mohon waktu,&quot; pungkasnya.



Sementara itu, pihak sekolah yang mendapat laporan tersebut langsung bergerak cepat dengan merumahkan sementara oknum guru. Hal itu dilakukan sampai waktu yang belum ditentukan.

</content:encoded></item></channel></rss>
