<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Polisi Telaah 9 Sidik Jari di TKP Penemuan Kerangka Ibu dan Anak di Cinere</title><description>AKBP Samian mengatakan sebanyak sembilan titik sidik jari diteliti pihaknya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/12/338/2881894/polisi-telaah-9-sidik-jari-di-tkp-penemuan-kerangka-ibu-dan-anak-di-cinere</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/12/338/2881894/polisi-telaah-9-sidik-jari-di-tkp-penemuan-kerangka-ibu-dan-anak-di-cinere"/><item><title>   Polisi Telaah 9 Sidik Jari di TKP Penemuan Kerangka Ibu dan Anak di Cinere</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/12/338/2881894/polisi-telaah-9-sidik-jari-di-tkp-penemuan-kerangka-ibu-dan-anak-di-cinere</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/12/338/2881894/polisi-telaah-9-sidik-jari-di-tkp-penemuan-kerangka-ibu-dan-anak-di-cinere</guid><pubDate>Selasa 12 September 2023 23:44 WIB</pubDate><dc:creator>Irfan Ma'ruf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/12/338/2881894/polisi-telaah-9-sidik-jari-di-tkp-penemuan-kerangka-ibu-dan-anak-di-cinere-NNkDmp6T8x.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Istimewa/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/12/338/2881894/polisi-telaah-9-sidik-jari-di-tkp-penemuan-kerangka-ibu-dan-anak-di-cinere-NNkDmp6T8x.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Istimewa/Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xMi8xLzE3MDU0MC81L3g4bzExNzM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Sembilan titik sidik jari ditelaah oleh penyidik Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya di tempat kejadian perkar (TKP) penemuan jasad diduga ibu dan anak di Cinere, Depok hari ini, Selasa (12/9/2023).
Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Samian mengatakan sebanyak sembilan titik sidik jari diteliti pihaknya.
&quot;Kurang lebih ada sembilan titik tadi yang sudah diambil untuk pengambilan atau pengangkatan sidik jari,&quot; katanya kepada awak media.
&quot;Ada di jendela, ada di pintu, ada di peralatan makan,&quot; tambahnya.
Namun pihaknya belum menjelaskan hasil penyelidikan sidik jari tersebut. Lantaran, masih didalami Puslabfor dan Inafis.
&quot;Sementara masih akan diolah oleh labfor atau inafis, nanti kami akan informasikan lebih lanjut. masih belum bisa dipastikan karena dari temuan ini akan dilakukan analisis, pengolahan, di situ akan ditemukan beberapa titik-titik kesimpulan, berapa sidik jari, berapa DNA,&quot; jelasnya.

BACA JUGA:
Diduga Kelelahan, Pendaki Gunung Rinjani Meninggal Dunia&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Sebelumnya diberitakan, Komunikasi dua jasad dengan keluarga yang ditemukan di Perumahan Bukit Cinere Indah, Depok disebut tidak sama pada umumnya.
Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Samian mengatakan hubungan mereka dengan keluarga lainnya tidak normal.

BACA JUGA:
 Gempa M4,4 Guncang Ruteng NTT

&quot;Keluarga tentunya mereka punya hubungan keluarga namun secara Continuenitas (Berkelanjutan, red) hubungan tidak senormal keluarga pada umumnya atau jarang komunikasinya,&quot; katanya .
Selain itu, jasad Grace dan David ditemukan di kamar mandi dengan menggunakan pakaian. &quot;Masih menggunakan baju,&quot; ucapnya.Diberitakan sebelumnya, polisi menemukan sebuah pesan yang tersimpan dalam bentuk file di laptop dalam kasus temuan dua jasad di sebuah rumah yang berlokasi di salah satu perumahan di kawasan Cinere, Depok.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Wisata Gunung Bromo Tutup Imbas Kebakaran, Pedagang Sebut Omzetnya Turun Drastis

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan pesan yang diberikan judul &amp;lsquo;To you Whomever&amp;rsquo; akan didalami pihaknya apakah ditulis korban atau sebuah bentuk tipuan (desepsi).

&amp;ldquo;Akan kita dalami apakah memang ini tulisannya jenazah ini, atau mungkin merupakan desepsi, kita enggak tahu. Mungkin ada orang juga yang nulis, kita enggak tahu,&amp;rdquo; ujar Hengki kepada wartawan, Jumat (8/9/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 4 Warga Tewas Tersengat Listrik saat Pindahkan Tenda Pesta di Rohil

Sehingga, Hengki menyampaikan pihaknya perlu menyelidiki lebih mendalam dan menganalisa untuk menentukan penyebab kematian dua jenazah diduga ibu dan anak itu.

&amp;ldquo;Biar nanti alat bukti yang akan mengarahkan kira-kira apa yang terjadi. Apakah ini matinya karena alami, natural. Apakah accident, kecelakaan. Apakah sucide, bunuh diri. Atau Homicide, pembunuhan. Ataupun gabungan dari berbagai analisis ini,&amp;rdquo; paparnya.

&amp;ldquo;Karena dari tulisan itu, dalam bahasa inggris ya tulisannya, akan terlihat kira-kira apakah, kalau memang ini benar tulisan daripada jenazah, apa motivasinya,&amp;rdquo; pungkasnya.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xMi8xLzE3MDU0MC81L3g4bzExNzM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Sembilan titik sidik jari ditelaah oleh penyidik Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya di tempat kejadian perkar (TKP) penemuan jasad diduga ibu dan anak di Cinere, Depok hari ini, Selasa (12/9/2023).
Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Samian mengatakan sebanyak sembilan titik sidik jari diteliti pihaknya.
&quot;Kurang lebih ada sembilan titik tadi yang sudah diambil untuk pengambilan atau pengangkatan sidik jari,&quot; katanya kepada awak media.
&quot;Ada di jendela, ada di pintu, ada di peralatan makan,&quot; tambahnya.
Namun pihaknya belum menjelaskan hasil penyelidikan sidik jari tersebut. Lantaran, masih didalami Puslabfor dan Inafis.
&quot;Sementara masih akan diolah oleh labfor atau inafis, nanti kami akan informasikan lebih lanjut. masih belum bisa dipastikan karena dari temuan ini akan dilakukan analisis, pengolahan, di situ akan ditemukan beberapa titik-titik kesimpulan, berapa sidik jari, berapa DNA,&quot; jelasnya.

BACA JUGA:
Diduga Kelelahan, Pendaki Gunung Rinjani Meninggal Dunia&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Sebelumnya diberitakan, Komunikasi dua jasad dengan keluarga yang ditemukan di Perumahan Bukit Cinere Indah, Depok disebut tidak sama pada umumnya.
Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Samian mengatakan hubungan mereka dengan keluarga lainnya tidak normal.

BACA JUGA:
 Gempa M4,4 Guncang Ruteng NTT

&quot;Keluarga tentunya mereka punya hubungan keluarga namun secara Continuenitas (Berkelanjutan, red) hubungan tidak senormal keluarga pada umumnya atau jarang komunikasinya,&quot; katanya .
Selain itu, jasad Grace dan David ditemukan di kamar mandi dengan menggunakan pakaian. &quot;Masih menggunakan baju,&quot; ucapnya.Diberitakan sebelumnya, polisi menemukan sebuah pesan yang tersimpan dalam bentuk file di laptop dalam kasus temuan dua jasad di sebuah rumah yang berlokasi di salah satu perumahan di kawasan Cinere, Depok.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Wisata Gunung Bromo Tutup Imbas Kebakaran, Pedagang Sebut Omzetnya Turun Drastis

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan pesan yang diberikan judul &amp;lsquo;To you Whomever&amp;rsquo; akan didalami pihaknya apakah ditulis korban atau sebuah bentuk tipuan (desepsi).

&amp;ldquo;Akan kita dalami apakah memang ini tulisannya jenazah ini, atau mungkin merupakan desepsi, kita enggak tahu. Mungkin ada orang juga yang nulis, kita enggak tahu,&amp;rdquo; ujar Hengki kepada wartawan, Jumat (8/9/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 4 Warga Tewas Tersengat Listrik saat Pindahkan Tenda Pesta di Rohil

Sehingga, Hengki menyampaikan pihaknya perlu menyelidiki lebih mendalam dan menganalisa untuk menentukan penyebab kematian dua jenazah diduga ibu dan anak itu.

&amp;ldquo;Biar nanti alat bukti yang akan mengarahkan kira-kira apa yang terjadi. Apakah ini matinya karena alami, natural. Apakah accident, kecelakaan. Apakah sucide, bunuh diri. Atau Homicide, pembunuhan. Ataupun gabungan dari berbagai analisis ini,&amp;rdquo; paparnya.

&amp;ldquo;Karena dari tulisan itu, dalam bahasa inggris ya tulisannya, akan terlihat kira-kira apakah, kalau memang ini benar tulisan daripada jenazah, apa motivasinya,&amp;rdquo; pungkasnya.



</content:encoded></item></channel></rss>
