<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Barat Ketar-Ketir Pertemuan Putin dan Kim Jong-un, Dubes Rusia: Itu Bukan Urusan Mereka</title><description>Kremlin mengatakan kedua pemimpin membahas sejumlah permasalahan termasuk isu sensitif.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/13/18/2882495/barat-ketar-ketir-pertemuan-putin-dan-kim-jong-un-dubes-rusia-itu-bukan-urusan-mereka</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/13/18/2882495/barat-ketar-ketir-pertemuan-putin-dan-kim-jong-un-dubes-rusia-itu-bukan-urusan-mereka"/><item><title>Barat Ketar-Ketir Pertemuan Putin dan Kim Jong-un, Dubes Rusia: Itu Bukan Urusan Mereka</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/13/18/2882495/barat-ketar-ketir-pertemuan-putin-dan-kim-jong-un-dubes-rusia-itu-bukan-urusan-mereka</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/13/18/2882495/barat-ketar-ketir-pertemuan-putin-dan-kim-jong-un-dubes-rusia-itu-bukan-urusan-mereka</guid><pubDate>Rabu 13 September 2023 19:56 WIB</pubDate><dc:creator>Salsabila Fitirah Puteri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/13/18/2882495/barat-ketar-ketir-pertemuan-putin-dan-kim-jong-un-dubes-rusia-itu-bukan-urusan-mereka-C0FvXRMQ3S.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un di Kosmodrome Vostochny, Timur Jauh, Rusia, 13 September 2023. (Foto: Reuters) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/13/18/2882495/barat-ketar-ketir-pertemuan-putin-dan-kim-jong-un-dubes-rusia-itu-bukan-urusan-mereka-C0FvXRMQ3S.jpg</image><title>Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un di Kosmodrome Vostochny, Timur Jauh, Rusia, 13 September 2023. (Foto: Reuters) </title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xMy8xLzE3MDU0OC81L3g4bzFkMWo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Kunjungan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un ke Rusia pada Selasa, (12/9/2023) memunculkan banyak spekulasi mengenai potensi aliansi antara Moskow dan Pyongyang. Media Barat ramai melaporkan bahwa Rusia kemungkinan akan meminta Korea Utara untuk memasok amunisi untuk perang di Ukraina dan isu apa yang dibahas Kim Jong-un dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

BACA JUGA:
Vladimir Putin dan Kim Jong-un Berjabat Tangan Erat dalam Pertemuan di Kosmodrom Rusia

Ditanya mengenai kunjungan Kim Jong-un ini, Duta Besar Rusia untuk Indonesia Lyudmila Vorobieva mengaku tidak mengetahui pasti agenda pertemuan pemimpin Korea Utara itu dengan Putin. Namun, dia meyakini bahwa pertemuan ini akan membahas isu bilateral Moskow dengan Pyongyang.
&amp;ldquo;Saya yakin agenda bilateral akan dibahas dan semua isu yang menjadi perhatian (kedua negara). Saya tidak memiliki informasi lebih lanjut,&amp;rdquo; kata Dubes Lyudmila kepada media pada pengarahan pers di Jakarta, Rabu, (13/9/2023).

BACA JUGA:
Bertemu Kim Jong-un, Putin Sebut Rusia Akan Bantu Korut Bangun Satelit

Mengenai kekhawatiran negara-negara Barat akan kunjungan Kim Jong-un ke Rusia, Dubes Lyudmila mengatakan bahwa pertemuan Kim dengan Presiden Putin adalah urusan kedua negara dan bukan urusan Barat.
&amp;ldquo;Barat selalu ikut campur hal-hal yang mereka tidak perlu mereka khawatirkan. Sebenarnya itu bukan urusan mereka,&amp;rdquo; kata Dubes Lyudmila.Putin dan Kim Jong-un bertemu pada Rabu di Kosmodrom Vostochny, Rusia Timur Jauh pada Rabu, dimana keduanya berjabat tangan erat dan saling menyapa.&amp;nbsp;
Menjawab pertanyaan media, Putin mengatakan bahwa dia dan Kim akan membahas banyak isu, termasuk teknologi roket untuk membantu Korea Utara membangun satelit. Kedua pemimpin juga kemungkinan akan membahas mengenai masalah keamanan.
Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan kedua negara bekerja sama dalam bidang &amp;ldquo;sensitif&amp;rdquo;, yang tidak akan dipublikasikan. Menurut Peskov, hal ini wajar dilakukan di antara negara bertetangga.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xMy8xLzE3MDU0OC81L3g4bzFkMWo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Kunjungan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un ke Rusia pada Selasa, (12/9/2023) memunculkan banyak spekulasi mengenai potensi aliansi antara Moskow dan Pyongyang. Media Barat ramai melaporkan bahwa Rusia kemungkinan akan meminta Korea Utara untuk memasok amunisi untuk perang di Ukraina dan isu apa yang dibahas Kim Jong-un dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

BACA JUGA:
Vladimir Putin dan Kim Jong-un Berjabat Tangan Erat dalam Pertemuan di Kosmodrom Rusia

Ditanya mengenai kunjungan Kim Jong-un ini, Duta Besar Rusia untuk Indonesia Lyudmila Vorobieva mengaku tidak mengetahui pasti agenda pertemuan pemimpin Korea Utara itu dengan Putin. Namun, dia meyakini bahwa pertemuan ini akan membahas isu bilateral Moskow dengan Pyongyang.
&amp;ldquo;Saya yakin agenda bilateral akan dibahas dan semua isu yang menjadi perhatian (kedua negara). Saya tidak memiliki informasi lebih lanjut,&amp;rdquo; kata Dubes Lyudmila kepada media pada pengarahan pers di Jakarta, Rabu, (13/9/2023).

BACA JUGA:
Bertemu Kim Jong-un, Putin Sebut Rusia Akan Bantu Korut Bangun Satelit

Mengenai kekhawatiran negara-negara Barat akan kunjungan Kim Jong-un ke Rusia, Dubes Lyudmila mengatakan bahwa pertemuan Kim dengan Presiden Putin adalah urusan kedua negara dan bukan urusan Barat.
&amp;ldquo;Barat selalu ikut campur hal-hal yang mereka tidak perlu mereka khawatirkan. Sebenarnya itu bukan urusan mereka,&amp;rdquo; kata Dubes Lyudmila.Putin dan Kim Jong-un bertemu pada Rabu di Kosmodrom Vostochny, Rusia Timur Jauh pada Rabu, dimana keduanya berjabat tangan erat dan saling menyapa.&amp;nbsp;
Menjawab pertanyaan media, Putin mengatakan bahwa dia dan Kim akan membahas banyak isu, termasuk teknologi roket untuk membantu Korea Utara membangun satelit. Kedua pemimpin juga kemungkinan akan membahas mengenai masalah keamanan.
Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan kedua negara bekerja sama dalam bidang &amp;ldquo;sensitif&amp;rdquo;, yang tidak akan dipublikasikan. Menurut Peskov, hal ini wajar dilakukan di antara negara bertetangga.

</content:encoded></item></channel></rss>
