<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jajal Kereta Cepat Jakarta Bandung, Jokowi : Nyaman, Kecepatan 350 Km per Jam Tidak Terasa</title><description>Jajal Kereta Cepat Jakarta Bandung, Jokowi : Nyaman, Kecepatan 350 Km per Jam Tidak Terasa</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/13/337/2882180/jajal-kereta-cepat-jakarta-bandung-jokowi-nyaman-kecepatan-350-km-per-jam-tidak-terasa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/13/337/2882180/jajal-kereta-cepat-jakarta-bandung-jokowi-nyaman-kecepatan-350-km-per-jam-tidak-terasa"/><item><title>Jajal Kereta Cepat Jakarta Bandung, Jokowi : Nyaman, Kecepatan 350 Km per Jam Tidak Terasa</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/13/337/2882180/jajal-kereta-cepat-jakarta-bandung-jokowi-nyaman-kecepatan-350-km-per-jam-tidak-terasa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/13/337/2882180/jajal-kereta-cepat-jakarta-bandung-jokowi-nyaman-kecepatan-350-km-per-jam-tidak-terasa</guid><pubDate>Rabu 13 September 2023 13:20 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/13/337/2882180/jajal-kereta-cepat-jakarta-bandung-jokowi-nyaman-kecepatan-350-km-per-jam-tidak-terasa-wMsyBUgptb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi usai menjajal kereta cepat Jakarta Bandung. (MPI/Raka Dwi Novianto)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/13/337/2882180/jajal-kereta-cepat-jakarta-bandung-jokowi-nyaman-kecepatan-350-km-per-jam-tidak-terasa-wMsyBUgptb.jpg</image><title>Presiden Jokowi usai menjajal kereta cepat Jakarta Bandung. (MPI/Raka Dwi Novianto)</title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xMy8xLzE3MDU0Ny81L3g4bzFjbWM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BANDUNG BARAT - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan uji coba pada Kereta Cepat Jakarta-Bandung pada Rabu (13/9/2023). Jokowi berangkat dari Stasiun Halim menuju Stasiun Padalarang, Bandung Barat.

Usai melakukan uji coba, Jokowi mengaku nyaman saat menjajal kereta cepat tersebut. Ia mengatakan telah mendatangi dan mengecek proyek kereta cepat sebanyak empat kali.

&quot;Saya 4 kali datang ke proyeknya kereta cepat, tapi memang baru pertama kali tadi mencoba. Nyaman, dan pada kecepatan tadi 350 tidak terasa sama sekali, baik saat duduk maupun saat saya berjalan. Sehingga ya inilah peradaban. Kecepatan, kecepatan,&quot; kata Jokowi di Stasiun Padalarang, Bandung Barat, Rabu (13/9/2023).

Jokowi berharap masyarakat dapat menggunakan kereta cepat tersebut pada awal Oktober.






BACA JUGA:
Presiden Jokowi Naik Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bareng Para Artis, Ada Raffi Ahmad hingga Cak Lontong








&quot;Jadi kita harapkan masyarakat bisa menggunakan kereta cepat ini nanti mulai awal Oktober,&quot; kata Jokowi.

Selain kereta cepat, Jokowi berharap masyarakat dapat menggunakan moda transportasi massal lainnya, seperti LRT, MRT, dan Transjakarta.





BACA JUGA:
Usai Jajal KCJB, Jokowi Tiba di Stasiun Bandung dengan Kereta Feeder









&quot;Kita harapkan ada perpindahan dari penggunaan mobil pribadi ke kereta cepat, ke LRT, ke MRT, ke Transjakarta. Sehingga kemacetan di jalan jadi dikurangi, polusi bisa dikurang. Arahnya ke situ karena setiap tahun kita kehilangan karena macet di Jabodetabek dan Bandung itu sudah lebih dari Rp100 triliun,&quot; ucapnya.

Terkait keamanan dan tarif, Jokowi menyerahkan sepenuhnya kepada manajemen Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).






BACA JUGA:
Jokowi Naik Kereta Cepat, Jakarta-Bandung Tak Sampai 30 Menit









&quot;Nanti yang menentukan juga manajemen kereta cepat berdasarkan juga nanti tentu saja dikonsultasi dengan Kementerian Perhubungan,&quot; tuturnya.

</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xMy8xLzE3MDU0Ny81L3g4bzFjbWM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BANDUNG BARAT - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan uji coba pada Kereta Cepat Jakarta-Bandung pada Rabu (13/9/2023). Jokowi berangkat dari Stasiun Halim menuju Stasiun Padalarang, Bandung Barat.

Usai melakukan uji coba, Jokowi mengaku nyaman saat menjajal kereta cepat tersebut. Ia mengatakan telah mendatangi dan mengecek proyek kereta cepat sebanyak empat kali.

&quot;Saya 4 kali datang ke proyeknya kereta cepat, tapi memang baru pertama kali tadi mencoba. Nyaman, dan pada kecepatan tadi 350 tidak terasa sama sekali, baik saat duduk maupun saat saya berjalan. Sehingga ya inilah peradaban. Kecepatan, kecepatan,&quot; kata Jokowi di Stasiun Padalarang, Bandung Barat, Rabu (13/9/2023).

Jokowi berharap masyarakat dapat menggunakan kereta cepat tersebut pada awal Oktober.






BACA JUGA:
Presiden Jokowi Naik Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bareng Para Artis, Ada Raffi Ahmad hingga Cak Lontong








&quot;Jadi kita harapkan masyarakat bisa menggunakan kereta cepat ini nanti mulai awal Oktober,&quot; kata Jokowi.

Selain kereta cepat, Jokowi berharap masyarakat dapat menggunakan moda transportasi massal lainnya, seperti LRT, MRT, dan Transjakarta.





BACA JUGA:
Usai Jajal KCJB, Jokowi Tiba di Stasiun Bandung dengan Kereta Feeder









&quot;Kita harapkan ada perpindahan dari penggunaan mobil pribadi ke kereta cepat, ke LRT, ke MRT, ke Transjakarta. Sehingga kemacetan di jalan jadi dikurangi, polusi bisa dikurang. Arahnya ke situ karena setiap tahun kita kehilangan karena macet di Jabodetabek dan Bandung itu sudah lebih dari Rp100 triliun,&quot; ucapnya.

Terkait keamanan dan tarif, Jokowi menyerahkan sepenuhnya kepada manajemen Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).






BACA JUGA:
Jokowi Naik Kereta Cepat, Jakarta-Bandung Tak Sampai 30 Menit









&quot;Nanti yang menentukan juga manajemen kereta cepat berdasarkan juga nanti tentu saja dikonsultasi dengan Kementerian Perhubungan,&quot; tuturnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
