<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Suami Gorok Istri di Bekasi, Korban Kerap Bayarkan Utang Pelaku</title><description>Sebelumnya korban mengeluh tabungannya habis hanya untuk membayar utang tersangka.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/13/338/2881922/suami-gorok-istri-di-bekasi-korban-kerap-bayarkan-utang-pelaku</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/13/338/2881922/suami-gorok-istri-di-bekasi-korban-kerap-bayarkan-utang-pelaku"/><item><title>   Suami Gorok Istri di Bekasi, Korban Kerap Bayarkan Utang Pelaku</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/13/338/2881922/suami-gorok-istri-di-bekasi-korban-kerap-bayarkan-utang-pelaku</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/13/338/2881922/suami-gorok-istri-di-bekasi-korban-kerap-bayarkan-utang-pelaku</guid><pubDate>Rabu 13 September 2023 03:30 WIB</pubDate><dc:creator>Ade Suhardi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/13/338/2881922/suami-gorok-istri-di-bekasi-korban-kerap-bayarkan-utang-pelaku-gIhLj0ZWVH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Istimewa/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/13/338/2881922/suami-gorok-istri-di-bekasi-korban-kerap-bayarkan-utang-pelaku-gIhLj0ZWVH.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Istimewa/Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xMi8xLzE3MDU0MC81L3g4bzExNzM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BEKASI - Mega Suryani Dewi (24), ibu muda di Bekasi yang tewas ditangan suaminya Nando Kusuma Wardana (25) disebabkan faktor ekonomi. Sebelumnya korban mengeluh tabungannya habis hanya untuk membayar utang tersangka.
Kaka Korban Deden Suryana (27) mengatakan bahwa adiknya Mega Suryani Dewi belum satu bulan bekerja, di salah satu perusahaan kecantikan yang cukup populer di Indonesia. Korban juga merupakan host produk kecantikan  dengan melakukan live di medsos.
&quot;Dia sendiri (Mega Suryani Dewi) kerja di salah satu perusahaan kosmetik,&quot; kata Deden, Selasa (12/9/2023).
Sedangkan suami korban yang tak lain ialah tersangka, berprofesi sebagai buruh pabrik di kawasan Cikarang, Kabupaten Bekasi. Namun, belakangan karena tak mencukupi kebutuhan hidup, akhirnya tersangka nyambi sebagai ojek online (ojol).

BACA JUGA:
Timnas Indonesia U-23 Produktif di Kualifikasi Piala Asia U-23 2024, Shin Tae-yong: Semua Pemain Harus Bisa Cetak Gol

&quot;Pelaku (Nando) kerja di perusahaan cuma menurut dia penghasilannya kurang jadi dia sambil ngojek,&quot; jelas Dede.

BACA JUGA:
Ganjar Pranowo Tampil pada Tayangan Azan Magrib, UYM: Insyaallah Bukan Pencitraan

Keduanya kerap terlibat cekcok mulut dalam berumah tangga. Menurutnya, kata Deden, adiknya sempat mengeluh karena uang tabungannya habis hanya untuk membayar utang tersangka.
&quot;Kalau ekonomi kurang tahu sih, cuma dari saksi tetangga sampingnya sebelum kejadian pembunuhan itu tetangga denger adik saya ngomong &amp;lsquo;gua cape bayar utang lu terus',&quot; ucap Deden.Kanit Reskrim Polsek Cikarang Barat, AKP Muhammad Said Hasan membenarkan adanya kesenjangan ekonomi dalam kasus pembunuhan sadis tersebut. Tersangka, sambung dia, kerap sakit hati dengan ucapan korban.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

DKPP Kembali Periksa Ketua dan Anggota KPU Hari Ini

&quot;Jadi pelaku sakit hati oleh faktor ekonomi, karena berdasarkan informasi yang kita dapat bukan masalah cemburu bukan, nggak ada pihak ketiga ya, pelaku sakit hati karena perkataan dari korban,&quot; ucap Hasan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Belum Diputuskan, Tarif Transjakarta Kalideres-Bandara Soetta Masih Dibahas

Diketahui, peristiwa itu terjadi di rumah kontrakan yang ditempati Mega (24) dan tersangka Nando (25) di kawasan Cikarang Barat. Tersangka nekad menggorok leher dengan pisau hingga tewas.

Sementara, jasad korban baru diketahui pada Sabtu 9 September 2023 dini hari, ketika ibu korban datang ke rumah kontrakan.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xMi8xLzE3MDU0MC81L3g4bzExNzM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BEKASI - Mega Suryani Dewi (24), ibu muda di Bekasi yang tewas ditangan suaminya Nando Kusuma Wardana (25) disebabkan faktor ekonomi. Sebelumnya korban mengeluh tabungannya habis hanya untuk membayar utang tersangka.
Kaka Korban Deden Suryana (27) mengatakan bahwa adiknya Mega Suryani Dewi belum satu bulan bekerja, di salah satu perusahaan kecantikan yang cukup populer di Indonesia. Korban juga merupakan host produk kecantikan  dengan melakukan live di medsos.
&quot;Dia sendiri (Mega Suryani Dewi) kerja di salah satu perusahaan kosmetik,&quot; kata Deden, Selasa (12/9/2023).
Sedangkan suami korban yang tak lain ialah tersangka, berprofesi sebagai buruh pabrik di kawasan Cikarang, Kabupaten Bekasi. Namun, belakangan karena tak mencukupi kebutuhan hidup, akhirnya tersangka nyambi sebagai ojek online (ojol).

BACA JUGA:
Timnas Indonesia U-23 Produktif di Kualifikasi Piala Asia U-23 2024, Shin Tae-yong: Semua Pemain Harus Bisa Cetak Gol

&quot;Pelaku (Nando) kerja di perusahaan cuma menurut dia penghasilannya kurang jadi dia sambil ngojek,&quot; jelas Dede.

BACA JUGA:
Ganjar Pranowo Tampil pada Tayangan Azan Magrib, UYM: Insyaallah Bukan Pencitraan

Keduanya kerap terlibat cekcok mulut dalam berumah tangga. Menurutnya, kata Deden, adiknya sempat mengeluh karena uang tabungannya habis hanya untuk membayar utang tersangka.
&quot;Kalau ekonomi kurang tahu sih, cuma dari saksi tetangga sampingnya sebelum kejadian pembunuhan itu tetangga denger adik saya ngomong &amp;lsquo;gua cape bayar utang lu terus',&quot; ucap Deden.Kanit Reskrim Polsek Cikarang Barat, AKP Muhammad Said Hasan membenarkan adanya kesenjangan ekonomi dalam kasus pembunuhan sadis tersebut. Tersangka, sambung dia, kerap sakit hati dengan ucapan korban.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

DKPP Kembali Periksa Ketua dan Anggota KPU Hari Ini

&quot;Jadi pelaku sakit hati oleh faktor ekonomi, karena berdasarkan informasi yang kita dapat bukan masalah cemburu bukan, nggak ada pihak ketiga ya, pelaku sakit hati karena perkataan dari korban,&quot; ucap Hasan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Belum Diputuskan, Tarif Transjakarta Kalideres-Bandara Soetta Masih Dibahas

Diketahui, peristiwa itu terjadi di rumah kontrakan yang ditempati Mega (24) dan tersangka Nando (25) di kawasan Cikarang Barat. Tersangka nekad menggorok leher dengan pisau hingga tewas.

Sementara, jasad korban baru diketahui pada Sabtu 9 September 2023 dini hari, ketika ibu korban datang ke rumah kontrakan.



</content:encoded></item></channel></rss>
