<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ganjar Muncul di Tayangan Azan, Pengamat: Bukan Politik Identitas dan Tidak Melanggar</title><description>Munculnya sosok Ganjar Pranowo dalam tayangan Azan Maghrib di televisi swasta menjadi perbincangan hangat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/14/337/2882810/ganjar-muncul-di-tayangan-azan-pengamat-bukan-politik-identitas-dan-tidak-melanggar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/14/337/2882810/ganjar-muncul-di-tayangan-azan-pengamat-bukan-politik-identitas-dan-tidak-melanggar"/><item><title>Ganjar Muncul di Tayangan Azan, Pengamat: Bukan Politik Identitas dan Tidak Melanggar</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/14/337/2882810/ganjar-muncul-di-tayangan-azan-pengamat-bukan-politik-identitas-dan-tidak-melanggar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/14/337/2882810/ganjar-muncul-di-tayangan-azan-pengamat-bukan-politik-identitas-dan-tidak-melanggar</guid><pubDate>Kamis 14 September 2023 12:16 WIB</pubDate><dc:creator>Furqon Al Fauzi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/14/337/2882810/ganjar-muncul-di-tayangan-azan-pengamat-bukan-politik-identitas-dan-tidak-melanggar-TefBZLFlR6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kemunculan Ganjar di tayangan Azan tuai kontroversi (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/14/337/2882810/ganjar-muncul-di-tayangan-azan-pengamat-bukan-politik-identitas-dan-tidak-melanggar-TefBZLFlR6.jpg</image><title>Kemunculan Ganjar di tayangan Azan tuai kontroversi (Foto: Antara)</title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/JltTdC7tHl8?si=cq9AotsakrbG7nT0&quot; title=&quot;YouTube video player&quot; frameborder=&quot;0&quot; allow=&quot;accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
JAKARTA - Munculnya sosok Ganjar Pranowo dalam tayangan Azan Maghrib di televisi swasta menjadi perbincangan hangat dalam beberapa hari terakhir.

Ada yang melihat peristiwa tersebut sebagai politik identitas, ada juga yang menyangkalnya dan banyak juga yang mendukungnya.

Namun, menurut sejumlah pakar, tayangan azan yang menampilkan sosok Bacapres Partai Perindo tersebut tidaklah melanggar aturan dan bukan politik identitas.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bangun Pos Ronda, Relawan Ganjar Bikin Warga Langkat Merasa Lebih Aman

Lantaran dari sisi peraturan-perundangan, tidak ada yang dilanggar oleh Ganjar Pranowo karena saat ini bukan masa kampanye.

Peneliti komunikasi politik Institut Salemba School Effendi Gazali mengatakan bahwa Ganjar sebagai WNI memiliki hak melakukan hal tersebut. Menurutnya hal ini hanya soal kreativitas.

Effendi Gazali mengusulkan variasi tayangan azan bisa dilakukan dengan memunculkan sejumlah tokoh nasional dan ulama lain.

Senada dengan Effendi Gazali, Wakil Ketua MUI Anwar Abbas menilai kemunculan Ganjar di tayangan azan magrib tidak masalah karena bermuatan dakwah yakni mengajak orang untuk salat apalagi yang tampil adalah seorang tokoh yang merupakan bakal calon presiden.

Saksikan berita lengkapnya di Program Konspirasi Prabu di Youtube iNews sore nanti.
</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/JltTdC7tHl8?si=cq9AotsakrbG7nT0&quot; title=&quot;YouTube video player&quot; frameborder=&quot;0&quot; allow=&quot;accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
JAKARTA - Munculnya sosok Ganjar Pranowo dalam tayangan Azan Maghrib di televisi swasta menjadi perbincangan hangat dalam beberapa hari terakhir.

Ada yang melihat peristiwa tersebut sebagai politik identitas, ada juga yang menyangkalnya dan banyak juga yang mendukungnya.

Namun, menurut sejumlah pakar, tayangan azan yang menampilkan sosok Bacapres Partai Perindo tersebut tidaklah melanggar aturan dan bukan politik identitas.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bangun Pos Ronda, Relawan Ganjar Bikin Warga Langkat Merasa Lebih Aman

Lantaran dari sisi peraturan-perundangan, tidak ada yang dilanggar oleh Ganjar Pranowo karena saat ini bukan masa kampanye.

Peneliti komunikasi politik Institut Salemba School Effendi Gazali mengatakan bahwa Ganjar sebagai WNI memiliki hak melakukan hal tersebut. Menurutnya hal ini hanya soal kreativitas.

Effendi Gazali mengusulkan variasi tayangan azan bisa dilakukan dengan memunculkan sejumlah tokoh nasional dan ulama lain.

Senada dengan Effendi Gazali, Wakil Ketua MUI Anwar Abbas menilai kemunculan Ganjar di tayangan azan magrib tidak masalah karena bermuatan dakwah yakni mengajak orang untuk salat apalagi yang tampil adalah seorang tokoh yang merupakan bakal calon presiden.

Saksikan berita lengkapnya di Program Konspirasi Prabu di Youtube iNews sore nanti.
</content:encoded></item></channel></rss>
