<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Jasad Ibu dan Anak Mengering, 15 Saksi Diperiksa Termasuk Pihak Sekolah Korban</title><description>Menurutnya, perlu waktu untuk menyimpulkan penyebab kematian jasad ibu dan anak.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/14/338/2882978/kasus-jasad-ibu-dan-anak-mengering-15-saksi-diperiksa-termasuk-pihak-sekolah-korban</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/14/338/2882978/kasus-jasad-ibu-dan-anak-mengering-15-saksi-diperiksa-termasuk-pihak-sekolah-korban"/><item><title>Kasus Jasad Ibu dan Anak Mengering, 15 Saksi Diperiksa Termasuk Pihak Sekolah Korban</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/14/338/2882978/kasus-jasad-ibu-dan-anak-mengering-15-saksi-diperiksa-termasuk-pihak-sekolah-korban</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/14/338/2882978/kasus-jasad-ibu-dan-anak-mengering-15-saksi-diperiksa-termasuk-pihak-sekolah-korban</guid><pubDate>Kamis 14 September 2023 15:57 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/14/338/2882978/kasus-jasad-ibu-dan-anak-mengering-15-saksi-diperiksa-termasuk-pihak-sekolah-korban-Tyc0vLvVuE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polisi Olah TKP Jasad Ibu dan Anak/Foto: MNC Portal</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/14/338/2882978/kasus-jasad-ibu-dan-anak-mengering-15-saksi-diperiksa-termasuk-pihak-sekolah-korban-Tyc0vLvVuE.jpg</image><title>Polisi Olah TKP Jasad Ibu dan Anak/Foto: MNC Portal</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xNC8xLzE3MDYwNS81L3g4bzI5dW8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
DEPOK - Polda Metro Jaya berupaya mengungkap kasus penemuan jasad ibu berinisial GAH (64) dan anak DAW (38) di perumahan elite Cinere, Depok, Jawa Barat.
Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKBP Samian mengatakan hingga saat ini sebanyak belasan saksi telah diperiksa termasuk pihak sekolah sang anak DAW.

BACA JUGA:
Ibu dan Anak yang mengering di Rumah Mewah Depok Ternyata Jarang Komunikasi dengan Keluarga

&quot;Saksi sekarang sudah diklarifikasi 15 orang, saksi yang nambah satu dari pihak sekolahan dari sekolahan sih D,&quot; kata Samian usai melakukan olah TKP lanjutan keempat, Kamis (14/9/2023).
Menurutnya, perlu waktu untuk menyimpulkan penyebab kematian jasad ibu dan anak di rumah mewah yang nyaris tidak terawat itu. Sebab penyidik menggunakan metode penyelidikan scientific.

BACA JUGA:
Sampel Sidik Jari di TKP Penemuan Rangka Ibu-Anak di Depok Dianalisis Labfor-Inafis

&quot;Karena kita menggunakan penyelidikan yang mengedepankan scientific, sehingga memang masing-masing profesi itu akan mengambil, mengolah dan menganalisis,&quot;ujarnya.
&quot;Dan tentunya akhirnya menyimpulkan, itu semuanya membutuhkan waktu sehingga hasilnya bisa dipertanggungjawabkan,&quot; pungkasnya.Sebelumnya, Pantauan MNC Portal Indonesia dilokasi pada pukul 11.30 WIB sejumlah aparat kepolisian membuka garis polisi berwarna kuning yang menempel di bagian pagar dan pintu garasi TKP. Terlihat petugas gabungan dari Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKBP Samian; Inafis Polda Metro Jaya; Asosiasi Psikologi Forensik Indonesia (Apsifor); dan petugas Polsek Cinere.



Sementara itu awak media tidak diperkenankan masuk ke dalam rumah dua lantai yang nyaris tidak terawat bercat merah muda itu. Terlihat petugas TNI dan polisi berjaga di area pagar TKP.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xNC8xLzE3MDYwNS81L3g4bzI5dW8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
DEPOK - Polda Metro Jaya berupaya mengungkap kasus penemuan jasad ibu berinisial GAH (64) dan anak DAW (38) di perumahan elite Cinere, Depok, Jawa Barat.
Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKBP Samian mengatakan hingga saat ini sebanyak belasan saksi telah diperiksa termasuk pihak sekolah sang anak DAW.

BACA JUGA:
Ibu dan Anak yang mengering di Rumah Mewah Depok Ternyata Jarang Komunikasi dengan Keluarga

&quot;Saksi sekarang sudah diklarifikasi 15 orang, saksi yang nambah satu dari pihak sekolahan dari sekolahan sih D,&quot; kata Samian usai melakukan olah TKP lanjutan keempat, Kamis (14/9/2023).
Menurutnya, perlu waktu untuk menyimpulkan penyebab kematian jasad ibu dan anak di rumah mewah yang nyaris tidak terawat itu. Sebab penyidik menggunakan metode penyelidikan scientific.

BACA JUGA:
Sampel Sidik Jari di TKP Penemuan Rangka Ibu-Anak di Depok Dianalisis Labfor-Inafis

&quot;Karena kita menggunakan penyelidikan yang mengedepankan scientific, sehingga memang masing-masing profesi itu akan mengambil, mengolah dan menganalisis,&quot;ujarnya.
&quot;Dan tentunya akhirnya menyimpulkan, itu semuanya membutuhkan waktu sehingga hasilnya bisa dipertanggungjawabkan,&quot; pungkasnya.Sebelumnya, Pantauan MNC Portal Indonesia dilokasi pada pukul 11.30 WIB sejumlah aparat kepolisian membuka garis polisi berwarna kuning yang menempel di bagian pagar dan pintu garasi TKP. Terlihat petugas gabungan dari Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKBP Samian; Inafis Polda Metro Jaya; Asosiasi Psikologi Forensik Indonesia (Apsifor); dan petugas Polsek Cinere.



Sementara itu awak media tidak diperkenankan masuk ke dalam rumah dua lantai yang nyaris tidak terawat bercat merah muda itu. Terlihat petugas TNI dan polisi berjaga di area pagar TKP.

</content:encoded></item></channel></rss>
