<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ditegur Masuk ATM Pakai Helm, Kapolsek Komodo Pukuli Sekuriti Bank hingga Babak Belur di Ruang Tahanan</title><description>Kejadian bermula saat korban yang bernama Guido Andre Sandi saat itu sedang bertugas di lokasi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/14/340/2882949/ditegur-masuk-atm-pakai-helm-kapolsek-komodo-pukuli-sekuriti-bank-hingga-babak-belur-di-ruang-tahanan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/14/340/2882949/ditegur-masuk-atm-pakai-helm-kapolsek-komodo-pukuli-sekuriti-bank-hingga-babak-belur-di-ruang-tahanan"/><item><title>Ditegur Masuk ATM Pakai Helm, Kapolsek Komodo Pukuli Sekuriti Bank hingga Babak Belur di Ruang Tahanan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/14/340/2882949/ditegur-masuk-atm-pakai-helm-kapolsek-komodo-pukuli-sekuriti-bank-hingga-babak-belur-di-ruang-tahanan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/14/340/2882949/ditegur-masuk-atm-pakai-helm-kapolsek-komodo-pukuli-sekuriti-bank-hingga-babak-belur-di-ruang-tahanan</guid><pubDate>Kamis 14 September 2023 15:21 WIB</pubDate><dc:creator>Diana Aslamiyyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/14/340/2882949/ditegur-masuk-atm-pakai-helm-kapolsek-komodo-pukuli-sekuriti-bank-hingga-babak-belur-di-ruang-tahanan-D0Y2b12mx7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapolsek Komodo Diduga Pukuli Sekuriti/ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/14/340/2882949/ditegur-masuk-atm-pakai-helm-kapolsek-komodo-pukuli-sekuriti-bank-hingga-babak-belur-di-ruang-tahanan-D0Y2b12mx7.jpg</image><title>Kapolsek Komodo Diduga Pukuli Sekuriti/ist</title></images><description>
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xMi8xLzE3MDQ5My81L3g4bzBlamY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA- Seorang sekuriti di bank pelat merah di Nggorang Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) diduga dianiaya oleh Kapolsek Komodo AKP Ivans Djarat. Peristiwa penganiayaan itu terjadi pada Rabu, 13 September 2023.
Kapolres Manggarai Barat AKBP Ari Satmoko mengatakan, peristiwa pemukulan itu terjadi karena ada kesalahpahaman antara Kapolsek Komodo dan sekuriti bank. Saat ini pihak Propam sedang mendalami kasus pemukulan tersebut.

BACA JUGA:
Sorong Mencekam, Warga Blokade Jalan Buntut Pemukulan saat Pertandingan Bola

&quot;Tentunya sebagai pimpinan di Polres Mabar saya menyayangkan. Upaya yang sedang kita lakukan dari Propam sedang proses mendalami,&quot; ujar Ari.
Kejadian bermula saat korban yang bernama Guido Andre Sandi saat itu sedang bertugas di lokasi. Ivans kemudian datang untuk melakukan transaksi menggunakan mesin ATM, masih dengan mengenakan helm hingga ke dalam ruangan ATM.

BACA JUGA:
Kapolri Ungkap Kronologi Kerusuhan di Kantor BP Batam, Anggota Bertahan hingga Banyak Terluka

Melihat Ivans memakai helm ke ruangan ATM, Guido lau menegur Ivans karena peraturan yang melarang penggunaan helm di dalam ruang ATM.
Mendapat teguran tersebut, Ivans tidak terima dan langsung memukul korban. Setelah itu Guido kemudian kembali ke kantor untuk mengikuti briefing.

Ivans yang merasa tak puas kembali memanggil Guido dan menganiaya korban serta membawanya ke Polsek Komodo. Guido mengaku bahwa ia dianiaya dalam ruangan tahanan Polsek Komodo.

Korban sempat berlutut untuk meminta maaf, tetapi tidak dihiraukan oleh Ivans. Saat ini Guido telah melakukan visum. Pihak keluarganya pun telah melaporkan kasus ini ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Manggarai Barat.</description><content:encoded>
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xMi8xLzE3MDQ5My81L3g4bzBlamY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA- Seorang sekuriti di bank pelat merah di Nggorang Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) diduga dianiaya oleh Kapolsek Komodo AKP Ivans Djarat. Peristiwa penganiayaan itu terjadi pada Rabu, 13 September 2023.
Kapolres Manggarai Barat AKBP Ari Satmoko mengatakan, peristiwa pemukulan itu terjadi karena ada kesalahpahaman antara Kapolsek Komodo dan sekuriti bank. Saat ini pihak Propam sedang mendalami kasus pemukulan tersebut.

BACA JUGA:
Sorong Mencekam, Warga Blokade Jalan Buntut Pemukulan saat Pertandingan Bola

&quot;Tentunya sebagai pimpinan di Polres Mabar saya menyayangkan. Upaya yang sedang kita lakukan dari Propam sedang proses mendalami,&quot; ujar Ari.
Kejadian bermula saat korban yang bernama Guido Andre Sandi saat itu sedang bertugas di lokasi. Ivans kemudian datang untuk melakukan transaksi menggunakan mesin ATM, masih dengan mengenakan helm hingga ke dalam ruangan ATM.

BACA JUGA:
Kapolri Ungkap Kronologi Kerusuhan di Kantor BP Batam, Anggota Bertahan hingga Banyak Terluka

Melihat Ivans memakai helm ke ruangan ATM, Guido lau menegur Ivans karena peraturan yang melarang penggunaan helm di dalam ruang ATM.
Mendapat teguran tersebut, Ivans tidak terima dan langsung memukul korban. Setelah itu Guido kemudian kembali ke kantor untuk mengikuti briefing.

Ivans yang merasa tak puas kembali memanggil Guido dan menganiaya korban serta membawanya ke Polsek Komodo. Guido mengaku bahwa ia dianiaya dalam ruangan tahanan Polsek Komodo.

Korban sempat berlutut untuk meminta maaf, tetapi tidak dihiraukan oleh Ivans. Saat ini Guido telah melakukan visum. Pihak keluarganya pun telah melaporkan kasus ini ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Manggarai Barat.</content:encoded></item></channel></rss>
