<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sering Melawan Orangtua, Pria Ini Dibunuh Abangnya</title><description>Sering Melawan Orangtua, Pria Ini Dibunuh Abangnya
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/14/340/2883148/sering-melawan-orangtua-pria-ini-dibunuh-abangnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/14/340/2883148/sering-melawan-orangtua-pria-ini-dibunuh-abangnya"/><item><title>Sering Melawan Orangtua, Pria Ini Dibunuh Abangnya</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/14/340/2883148/sering-melawan-orangtua-pria-ini-dibunuh-abangnya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/14/340/2883148/sering-melawan-orangtua-pria-ini-dibunuh-abangnya</guid><pubDate>Kamis 14 September 2023 19:54 WIB</pubDate><dc:creator>Banda Haruddin Tanjung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/14/340/2883148/sering-melawan-orangtua-pria-ini-dibunuh-abangnya-qv2OEwGm4W.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Abang bunuh adiknya karena kesal korban sering melawan orangtua. (Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/14/340/2883148/sering-melawan-orangtua-pria-ini-dibunuh-abangnya-qv2OEwGm4W.jpg</image><title>Abang bunuh adiknya karena kesal korban sering melawan orangtua. (Ist)</title></images><description>

PEKANBARU - Metrika Satana (34) ditemukan tewas di bawah jembatan Sibam Jalan Garuda Sakti KM  Kelurahan Sungai Sibam, Kecamatan Tuah Madani, Pekanbaru, Riau. Pembunuhnya adalah abang kandung korban yakni ES (39).

Hal ini terungkap setelah Polresta Pekanbaru melacak keberadaan ES dan menangkapnya kurang dari 24 jam. Kepada polisi, tersangka mengaku melakukan hal itu karena sang adik sering melawan orangtua.







BACA JUGA:
Kecelakaan Maut Mobil Pikap Angkut BBM dengan Truk, Sopir Tewas Terbakar








&quot;Tersangka berhasil kita amankan tanpa perlawanan. Tersangka mengaku membunuh adiknya karena kesal dengan perlakuan korban yang sering melawan kepada orangtua,&quot; kata Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bery Juana Putra Kamis (14/9/2023).

Dari pengakuan tersangka, pembunuhan itu terjadi pada 13 September 2023 malam. Saat pelaku mencari keberadaan adiknya dan berhasil menemukannya di Jalan Garuda Sakti Km 4,5 Kelurahan Air Putih Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru. Pelaku yang sudah kesal dengan adiknya langsung melayangkan batu ke kepala adiknya.





BACA JUGA:
Merasa Terancam saat Cari Madu, Warga Bunuh Macan Tutul di Sukabumi











Setelah tidak berdaya, dia pun mencekik adiknya hingga tewas. Setelah itu dia membuang jasad adiknya di bawah jembatan dekat lokasi. Setelah itu ES pun pergi begitu saja.

Paginya, seorang anggota TNI yang melintas menemumkan jasad Metrika Satana di bawah Jembatan Sibam. Kasus ini pun dilaporkan ke pihak pihak kepolisian.






BACA JUGA:
Viral Kronologi Suami Bunuh dan Mandikan Mayat Istri di Depan Anaknya di Bekasi












&quot;Pelaku mengakui telah melakukan pembunuhan dengan cara memukul kepala korban dengan batu dan mencekik korban. Sejumlah barang bukti telah kita sita,&quot; imbuhnya.



</description><content:encoded>

PEKANBARU - Metrika Satana (34) ditemukan tewas di bawah jembatan Sibam Jalan Garuda Sakti KM  Kelurahan Sungai Sibam, Kecamatan Tuah Madani, Pekanbaru, Riau. Pembunuhnya adalah abang kandung korban yakni ES (39).

Hal ini terungkap setelah Polresta Pekanbaru melacak keberadaan ES dan menangkapnya kurang dari 24 jam. Kepada polisi, tersangka mengaku melakukan hal itu karena sang adik sering melawan orangtua.







BACA JUGA:
Kecelakaan Maut Mobil Pikap Angkut BBM dengan Truk, Sopir Tewas Terbakar








&quot;Tersangka berhasil kita amankan tanpa perlawanan. Tersangka mengaku membunuh adiknya karena kesal dengan perlakuan korban yang sering melawan kepada orangtua,&quot; kata Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bery Juana Putra Kamis (14/9/2023).

Dari pengakuan tersangka, pembunuhan itu terjadi pada 13 September 2023 malam. Saat pelaku mencari keberadaan adiknya dan berhasil menemukannya di Jalan Garuda Sakti Km 4,5 Kelurahan Air Putih Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru. Pelaku yang sudah kesal dengan adiknya langsung melayangkan batu ke kepala adiknya.





BACA JUGA:
Merasa Terancam saat Cari Madu, Warga Bunuh Macan Tutul di Sukabumi











Setelah tidak berdaya, dia pun mencekik adiknya hingga tewas. Setelah itu dia membuang jasad adiknya di bawah jembatan dekat lokasi. Setelah itu ES pun pergi begitu saja.

Paginya, seorang anggota TNI yang melintas menemumkan jasad Metrika Satana di bawah Jembatan Sibam. Kasus ini pun dilaporkan ke pihak pihak kepolisian.






BACA JUGA:
Viral Kronologi Suami Bunuh dan Mandikan Mayat Istri di Depan Anaknya di Bekasi












&quot;Pelaku mengakui telah melakukan pembunuhan dengan cara memukul kepala korban dengan batu dan mencekik korban. Sejumlah barang bukti telah kita sita,&quot; imbuhnya.



</content:encoded></item></channel></rss>
