<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mantan Mentan Amran Sulaiman Datangi Istana: Terkait Reshuffle?</title><description>&amp;nbsp;
Amran mengaku tidak membicarakan posisi menteri apalagi membahas mengenai reshuffle</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/15/337/2883653/mantan-mentan-amran-sulaiman-datangi-istana-terkait-reshuffle</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/15/337/2883653/mantan-mentan-amran-sulaiman-datangi-istana-terkait-reshuffle"/><item><title>Mantan Mentan Amran Sulaiman Datangi Istana: Terkait Reshuffle?</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/15/337/2883653/mantan-mentan-amran-sulaiman-datangi-istana-terkait-reshuffle</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/15/337/2883653/mantan-mentan-amran-sulaiman-datangi-istana-terkait-reshuffle</guid><pubDate>Jum'at 15 September 2023 16:31 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/15/337/2883653/mantan-mentan-amran-sulaiman-datangi-istana-terkait-reshuffle-EY1k349N5K.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Amran Sulaiman dipanggil Jokowi ke istana/Foto: Raka Dwi </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/15/337/2883653/mantan-mentan-amran-sulaiman-datangi-istana-terkait-reshuffle-EY1k349N5K.jpg</image><title>Amran Sulaiman dipanggil Jokowi ke istana/Foto: Raka Dwi </title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8xNS8xLzE2NjE5Ny81L3g4a3luNGE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Mantan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mendatangi Istana Negara untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada sore hari ini, Jumat (15/9/2023).

&quot;Iya baru ketemu dengan beliau (Presiden Jokowi),&quot; kata Amran di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (15/9/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Usai Lantik 1 Menteri dan 5 Wamen, Presiden Jokowi Tidak Tutup Kemungkinan Lakukan Reshuffle Lagi

Amran mengaku tidak membicarakan posisi menteri apalagi membahas mengenai reshuffle. Dirinya hanya mengakui telah bertemu dengan Presiden sudah lebih dari satu kali usai dirinya tidak menjabat sebagai Mentan.

&quot;Tidak, tidak (ada tawaran menteri). Jadi memang bukan satu kali saja kalau tidak salah selama saya tidak menjabat sudah lima kali dulu diskusi masalah tebu pabrik gula yang sudah kita sudah operasi di Bombana dan itu pabrik gula modern. Nah itu dulu dibahas, kemudian biofuel, kemudian dulu pernah masalah nikel. Dan diskusi tentang ekonomi bagaimana kondisi riil dibawah. Jadi kalau tidak salah sudah lima kali diskusi tentang usaha,&quot; ungkapnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pertemuan Presiden Jokowi dengan Amran Sulaiman, Ini yang Dibahas

Dalam pertemuan tersebut, Amran mengaku membahas mengenai ekonomi Indonesia baik daerah maupun nasional.

&quot;Saya kan jadi pengusaha jadi diskusi masalah tentang ekonomi bagaimana ekonomi Indonesia, bagaimana kondisi ekonomi daerah, tentang bahas ekonomi,&quot; kata Amran.

Amran juga membahas mengenai nikel yang menurutnya luar biasa Indonesia memiliki sumber daya tersebut. Bahkan, katanya, 52 persen cadangan nikel dunia berada di Indonesia.

&quot;Kita punya cadangan 50 persen ada di Indonesia untuk seluruh dunia ada 52 persen. Dan 52 persen ini ada Sulawesi. Lalu kalau ini digarap ini luar biasa.



Bayangkan nanti ke depan kalau nikel ini, cobalt itu menjadi baterai yakan jadi bisa menjadi motor listrik, bisa menjadi mobil listrik, sepeda listrik. Bahkan listrik yang kita gunakan bisa tergantikan dari bahan baku nikel ini,&quot; kata Amran.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Presiden Jokowi Respons Khusus, Minta RUU Perampasan Aset Dipercepat Pembahasannya



Menurut Amran, Indonesia khususnya di daerah Sulawesi bisa menjadi epicentrum ekonomi baru bukan hanya nasional tapi dunia. Dirinya pun memuji keputusan Presiden Jokowi yang berani melakukan hilirisasi.



&quot;Ini luar biasa dan penting dimanfaatkan, ini Indonesia Timur bisa menjadi epicentrum ekonomi baru bahkan untuk nasional bahkan untuk dunia. Karena adanya sumber daya alam (nikel). Kalau nikel ini kita hilirisasi seperti sekarang program bapak presiden luar biasa berani mengambil keputusan melakukan hilirisasi, value-nya luar biasa,&quot; kata Amran.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNS8xNS8xLzE2NjE5Ny81L3g4a3luNGE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Mantan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mendatangi Istana Negara untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada sore hari ini, Jumat (15/9/2023).

&quot;Iya baru ketemu dengan beliau (Presiden Jokowi),&quot; kata Amran di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (15/9/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Usai Lantik 1 Menteri dan 5 Wamen, Presiden Jokowi Tidak Tutup Kemungkinan Lakukan Reshuffle Lagi

Amran mengaku tidak membicarakan posisi menteri apalagi membahas mengenai reshuffle. Dirinya hanya mengakui telah bertemu dengan Presiden sudah lebih dari satu kali usai dirinya tidak menjabat sebagai Mentan.

&quot;Tidak, tidak (ada tawaran menteri). Jadi memang bukan satu kali saja kalau tidak salah selama saya tidak menjabat sudah lima kali dulu diskusi masalah tebu pabrik gula yang sudah kita sudah operasi di Bombana dan itu pabrik gula modern. Nah itu dulu dibahas, kemudian biofuel, kemudian dulu pernah masalah nikel. Dan diskusi tentang ekonomi bagaimana kondisi riil dibawah. Jadi kalau tidak salah sudah lima kali diskusi tentang usaha,&quot; ungkapnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pertemuan Presiden Jokowi dengan Amran Sulaiman, Ini yang Dibahas

Dalam pertemuan tersebut, Amran mengaku membahas mengenai ekonomi Indonesia baik daerah maupun nasional.

&quot;Saya kan jadi pengusaha jadi diskusi masalah tentang ekonomi bagaimana ekonomi Indonesia, bagaimana kondisi ekonomi daerah, tentang bahas ekonomi,&quot; kata Amran.

Amran juga membahas mengenai nikel yang menurutnya luar biasa Indonesia memiliki sumber daya tersebut. Bahkan, katanya, 52 persen cadangan nikel dunia berada di Indonesia.

&quot;Kita punya cadangan 50 persen ada di Indonesia untuk seluruh dunia ada 52 persen. Dan 52 persen ini ada Sulawesi. Lalu kalau ini digarap ini luar biasa.



Bayangkan nanti ke depan kalau nikel ini, cobalt itu menjadi baterai yakan jadi bisa menjadi motor listrik, bisa menjadi mobil listrik, sepeda listrik. Bahkan listrik yang kita gunakan bisa tergantikan dari bahan baku nikel ini,&quot; kata Amran.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Presiden Jokowi Respons Khusus, Minta RUU Perampasan Aset Dipercepat Pembahasannya



Menurut Amran, Indonesia khususnya di daerah Sulawesi bisa menjadi epicentrum ekonomi baru bukan hanya nasional tapi dunia. Dirinya pun memuji keputusan Presiden Jokowi yang berani melakukan hilirisasi.



&quot;Ini luar biasa dan penting dimanfaatkan, ini Indonesia Timur bisa menjadi epicentrum ekonomi baru bahkan untuk nasional bahkan untuk dunia. Karena adanya sumber daya alam (nikel). Kalau nikel ini kita hilirisasi seperti sekarang program bapak presiden luar biasa berani mengambil keputusan melakukan hilirisasi, value-nya luar biasa,&quot; kata Amran.</content:encoded></item></channel></rss>
