<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nyaris Lima Jam Terbakar, Api di Pabrik Sendal Kapuk Muara Berhasil Diblokir</title><description>Meskipun demikian, pihaknya telah melakukan pemblokiran api agar tidak mengenai permukiman warga&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/15/338/2883686/nyaris-lima-jam-terbakar-api-di-pabrik-sendal-kapuk-muara-berhasil-diblokir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/15/338/2883686/nyaris-lima-jam-terbakar-api-di-pabrik-sendal-kapuk-muara-berhasil-diblokir"/><item><title>Nyaris Lima Jam Terbakar, Api di Pabrik Sendal Kapuk Muara Berhasil Diblokir</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/15/338/2883686/nyaris-lima-jam-terbakar-api-di-pabrik-sendal-kapuk-muara-berhasil-diblokir</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/15/338/2883686/nyaris-lima-jam-terbakar-api-di-pabrik-sendal-kapuk-muara-berhasil-diblokir</guid><pubDate>Jum'at 15 September 2023 17:02 WIB</pubDate><dc:creator>Yohannes Tobing</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/15/338/2883686/nyaris-lima-jam-terbakar-api-di-pabrik-sendal-kapuk-muara-berhasil-diblokir-8uu2Rr62d4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kebakaran pabrik sendal/Foto: Yohannes Tobing </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/15/338/2883686/nyaris-lima-jam-terbakar-api-di-pabrik-sendal-kapuk-muara-berhasil-diblokir-8uu2Rr62d4.jpg</image><title>Kebakaran pabrik sendal/Foto: Yohannes Tobing </title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xNS8xLzE3MDY1My81L3g4bzM2YXg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Kota Jakarta Utara masih berjibaku melakukan pemadaman kebakaran sebuah Pabrik plastik sekaligus produsen sendal di Jalan Kapuk Muara, RT 005/ RW 04 Penjaringan, Jakarta Utara.

Kepala Seksi Operasional Sudin Gulkamart Jakarta Utara, Abdul Wahid, mengatakan hampir lima jam berlalu pihaknya belum bisa memadamkan api di dalam gudang. Meskipun demikian, pihaknya telah melakukan pemblokiran api agar tidak mengenai permukiman warga.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pabrik Sendal di Kapuk Muara Terbakar, 20 Unit Pemadam Dikerahkan

&quot;Kita ingin masuk fase pendingin selama 4-5 jam, tapi kita baru berhasil pemblokiran. Saat ini di belakang di posisi Selatan itu kita sudah berhasil memblokir,&quot; kata Wahid di lokasi, Jumat (15/9/2023).

&quot;Dan upaya penyerangan kami adalah fokusnya di sana di sisi yang pemukiman warga agar kebakaran ini tidak merambat atau meluas ke rumah pemukiman,&quot; sambungnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Denda hingga Rp3 Juta jika Terjaring Operasi Patuh Jaya, Ini Besaran Denda Pakai Sendal Jepit

Wahid menjelaskan bahwa, kebakaran ini sulit dipadamkan lantaran banyaknya bahan material yang mudah terbakar di dalam pabrik. Tiupan angin yang cukup kencang juga mempercepat perambatan api, hingga sulit dipadamkan.

&quot;Jadi kemungkinan besar di dalam ada bahan-bahan seperti plastik karet gitu ya kan mungkin ada bahan-bahan kimia lainnya namanya pabrik sehingga tercampur asapnya seperti ini dan sangat dirasakan di pandangan dan di indra penciuman,&quot; ucapnya.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Diduga Korsleting Listrik, Kebakaran Melahap 2 Ruko di Tebet


Wahid menambahkan dalam kebakaran ini tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam. Petugas telah mengerahkan sebanyak 33 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan dengan jumlah personel lebih dari 150 petugas.

</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xNS8xLzE3MDY1My81L3g4bzM2YXg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Kota Jakarta Utara masih berjibaku melakukan pemadaman kebakaran sebuah Pabrik plastik sekaligus produsen sendal di Jalan Kapuk Muara, RT 005/ RW 04 Penjaringan, Jakarta Utara.

Kepala Seksi Operasional Sudin Gulkamart Jakarta Utara, Abdul Wahid, mengatakan hampir lima jam berlalu pihaknya belum bisa memadamkan api di dalam gudang. Meskipun demikian, pihaknya telah melakukan pemblokiran api agar tidak mengenai permukiman warga.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pabrik Sendal di Kapuk Muara Terbakar, 20 Unit Pemadam Dikerahkan

&quot;Kita ingin masuk fase pendingin selama 4-5 jam, tapi kita baru berhasil pemblokiran. Saat ini di belakang di posisi Selatan itu kita sudah berhasil memblokir,&quot; kata Wahid di lokasi, Jumat (15/9/2023).

&quot;Dan upaya penyerangan kami adalah fokusnya di sana di sisi yang pemukiman warga agar kebakaran ini tidak merambat atau meluas ke rumah pemukiman,&quot; sambungnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Denda hingga Rp3 Juta jika Terjaring Operasi Patuh Jaya, Ini Besaran Denda Pakai Sendal Jepit

Wahid menjelaskan bahwa, kebakaran ini sulit dipadamkan lantaran banyaknya bahan material yang mudah terbakar di dalam pabrik. Tiupan angin yang cukup kencang juga mempercepat perambatan api, hingga sulit dipadamkan.

&quot;Jadi kemungkinan besar di dalam ada bahan-bahan seperti plastik karet gitu ya kan mungkin ada bahan-bahan kimia lainnya namanya pabrik sehingga tercampur asapnya seperti ini dan sangat dirasakan di pandangan dan di indra penciuman,&quot; ucapnya.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Diduga Korsleting Listrik, Kebakaran Melahap 2 Ruko di Tebet


Wahid menambahkan dalam kebakaran ini tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam. Petugas telah mengerahkan sebanyak 33 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan dengan jumlah personel lebih dari 150 petugas.

</content:encoded></item></channel></rss>
