<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dicekoki Miras saat Nonton Kuda Lumping, ABG Digilir 2 Remaja</title><description>Warga Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, ini disetubuhi secara bergiliran oleh dua remaja
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/15/340/2883663/dicekoki-miras-saat-nonton-kuda-lumping-abg-digilir-2-remaja</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/15/340/2883663/dicekoki-miras-saat-nonton-kuda-lumping-abg-digilir-2-remaja"/><item><title>Dicekoki Miras saat Nonton Kuda Lumping, ABG Digilir 2 Remaja</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/15/340/2883663/dicekoki-miras-saat-nonton-kuda-lumping-abg-digilir-2-remaja</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/15/340/2883663/dicekoki-miras-saat-nonton-kuda-lumping-abg-digilir-2-remaja</guid><pubDate>Jum'at 15 September 2023 16:41 WIB</pubDate><dc:creator>Banda Haruddin Tanjung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/15/340/2883663/dicekoki-miras-saat-nonton-kuda-lumping-abg-digilir-2-remaja-R7JsYpQYWH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi/Foto: Istimewa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/15/340/2883663/dicekoki-miras-saat-nonton-kuda-lumping-abg-digilir-2-remaja-R7JsYpQYWH.jpg</image><title>Ilustrasi/Foto: Istimewa</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wMi83LzE3MDA0Ny81L3g4bm8ycTc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

PEKANBARU - Seorang gadis belia, sebut saja namanya Bunga (15), menjadi korban pelecehan seksual. Warga Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, ini disetubuhi secara bergiliran oleh dua remaja.

Ironisnya, para pelaku pemerkosaan tersebut juga mash di bawah umur. Kedua tersangka itu adalah DFP alias FR (14) dan AR (14) warga Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rohul.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Mantan Mentan Amran Sulaiman Datangi Istana: Terkait Reshuffle?

Kasat Reskrim Polres Rohul AKP Raja Kosmos Parmulais mengatakan bahwa sebelum disetubuhi, korban yang masih ABG (anak baru gede) ini dicekoki minuman keras oleh kedua pelaku.

&quot;Berdasarkan bukti permulaan yang cukup AR dan  DFP ditetapkan sebagai tersangka dalam  dugaan tindak pidana melakukan persetubuhan terhadap anak di bawah umur,&quot; ujar Kasat Reskrim Polres Rohul Jumat (15/9/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Kepsek SDN Pengadilan Sebut Ada 14 Siswi Diduga Jadi Korban Pelecehan Oknum Guru&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Hasil pemeriksaan sejumlah saksi, bahwa kasus asusila tersebut berawal pada Jumat  25 Agustus 2023 sekitar pukul 19.30 WIB, korban meminta izin kepada orangtuanya untuk pergi menonton kuda lumping bersama temannya berinsial DE.

Kemudian, saat nonton hiburan rakyat itu, DE tidak melihat Bunga. Setelah mencari akhirnya dini hari dia menemukan korban, namun sudah dalam kondisi sempoyongan. DE pun mengajak satu temannya lagi yakni KI membawa Bunga pulang.




Sesampai di rumah, orangtua korban menanykan apa yang terjadi. Namun, korban tidak menjawab sedangkan DE dan KI mengaku juga tidak tahu menahu.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Panggilan Klarifikasi Siskaeee dan 15 Pemeran Film Porno Dikembalikan, Kok Bisa?


Pada 3 September 2023, KI membawa beberapa orang ke rumah orangtua korban. Belakangan diketahui bahwa mereka adalah keluarga dari para pelaku. Orangtua korban pun menanyakan apa yang terjadi. Kemduian dijawab bahwa para pelaku telah menyetubuhi korban.



&quot;Mendengar hal tersebut, mereka melaporkan kasus ini ke Polres Rohul untuk ditindaklanjuti sesuai dengan hukum yang berlaku. Setelah melalui rangkai pemeriksaan, kita tetapkan keduanya sebagai tersangka,&quot; imbuhnya.





</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wMi83LzE3MDA0Ny81L3g4bm8ycTc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

PEKANBARU - Seorang gadis belia, sebut saja namanya Bunga (15), menjadi korban pelecehan seksual. Warga Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, ini disetubuhi secara bergiliran oleh dua remaja.

Ironisnya, para pelaku pemerkosaan tersebut juga mash di bawah umur. Kedua tersangka itu adalah DFP alias FR (14) dan AR (14) warga Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rohul.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Mantan Mentan Amran Sulaiman Datangi Istana: Terkait Reshuffle?

Kasat Reskrim Polres Rohul AKP Raja Kosmos Parmulais mengatakan bahwa sebelum disetubuhi, korban yang masih ABG (anak baru gede) ini dicekoki minuman keras oleh kedua pelaku.

&quot;Berdasarkan bukti permulaan yang cukup AR dan  DFP ditetapkan sebagai tersangka dalam  dugaan tindak pidana melakukan persetubuhan terhadap anak di bawah umur,&quot; ujar Kasat Reskrim Polres Rohul Jumat (15/9/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Kepsek SDN Pengadilan Sebut Ada 14 Siswi Diduga Jadi Korban Pelecehan Oknum Guru&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Hasil pemeriksaan sejumlah saksi, bahwa kasus asusila tersebut berawal pada Jumat  25 Agustus 2023 sekitar pukul 19.30 WIB, korban meminta izin kepada orangtuanya untuk pergi menonton kuda lumping bersama temannya berinsial DE.

Kemudian, saat nonton hiburan rakyat itu, DE tidak melihat Bunga. Setelah mencari akhirnya dini hari dia menemukan korban, namun sudah dalam kondisi sempoyongan. DE pun mengajak satu temannya lagi yakni KI membawa Bunga pulang.




Sesampai di rumah, orangtua korban menanykan apa yang terjadi. Namun, korban tidak menjawab sedangkan DE dan KI mengaku juga tidak tahu menahu.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Panggilan Klarifikasi Siskaeee dan 15 Pemeran Film Porno Dikembalikan, Kok Bisa?


Pada 3 September 2023, KI membawa beberapa orang ke rumah orangtua korban. Belakangan diketahui bahwa mereka adalah keluarga dari para pelaku. Orangtua korban pun menanyakan apa yang terjadi. Kemduian dijawab bahwa para pelaku telah menyetubuhi korban.



&quot;Mendengar hal tersebut, mereka melaporkan kasus ini ke Polres Rohul untuk ditindaklanjuti sesuai dengan hukum yang berlaku. Setelah melalui rangkai pemeriksaan, kita tetapkan keduanya sebagai tersangka,&quot; imbuhnya.





</content:encoded></item></channel></rss>
