<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tangis Ibu Muda Penjual Bayi Pecah, Sesali Perbuatannya</title><description>AG hamil diluar nikah memutuskan menjual bayinya ke seseorang perantara yang ia temukan melalui grup Facebook
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/15/519/2883781/tangis-ibu-muda-penjual-bayi-pecah-sesali-perbuatannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/15/519/2883781/tangis-ibu-muda-penjual-bayi-pecah-sesali-perbuatannya"/><item><title>Tangis Ibu Muda Penjual Bayi Pecah, Sesali Perbuatannya</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/15/519/2883781/tangis-ibu-muda-penjual-bayi-pecah-sesali-perbuatannya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/15/519/2883781/tangis-ibu-muda-penjual-bayi-pecah-sesali-perbuatannya</guid><pubDate>Jum'at 15 September 2023 19:08 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/15/519/2883781/tangis-ibu-muda-penjual-bayi-pecah-sesali-perbuatannya-IDTeE51sdU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ibu muda penjual bayi sesali perbuatannya/Foto: Avirista </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/15/519/2883781/tangis-ibu-muda-penjual-bayi-pecah-sesali-perbuatannya-IDTeE51sdU.jpg</image><title>Ibu muda penjual bayi sesali perbuatannya/Foto: Avirista </title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xMy8xLzE3MDU0NS81L3g4bzFjcWM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

MALANG - Tangis penyesalan hanya bisa keluar dari AG alias Agatha (20) asal Sukoharjo, Jawa Tengah, ibu kandung dari bayi yang dijual ke seorang warga Malang. AG hamil diluar nikah memutuskan menjual bayinya ke seseorang perantara yang ia temukan melalui grup Facebook.

Beberapa kali tangis AG sang ibu bayi itu pecah saat polisi menggiringnya di hadapan awak media pada Jumat sore (15/9/2023) di Mapolresta Malang Kota. AG yang ditanya awak media, hanya bisa menundukkan kepala sambil menangis beberapa kali. Sedangkan, pasangan prianya MF alias Fathi (21) yang juga warga Sukoharjo ini juga tampak tertunduk lesu dan pasrah.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Polisi Bongkar Kasus Jual-Beli Bayi di Malang, Ini Kronologinya

Tangis segunggukan juga terlihat dari LA alias Eyis. Perempuan berusia 45 tahun beberapa kali menutup wajahnya dengan pakaian tahanan berwarna oranye.

Plt Kasatreskrim Polresta Malang Kota Kompol Danang Yudanto mengatakan, kedua sejoli ini menemukan grup Facebook 'Adopsi Bayi Baru Lahir' yang ternyata salah satu adminnya warga Surabaya yakni LA alias Eyis yang ditangkap, karena jadi perantara.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kronologi Terbongkarnya Jual Beli Bayi di Malang, Dipatok Harga Rp18 Juta

&quot;Belum terikat pernikahan untuk orang tuanya. mungkin pasangan belum terikat pernikahan. Kemudian mencari jalan keluar akhirnya ketemulah grup ini akhirnya punya inisiatif untuk dijual,&quot; ucap Danang Yudanto, saat rilis.

Kepada awak media, MF mengaku mempunyai inisiatif menawarkan bayi hasil hubungan cintanya dengan AG karena belum terikat pernikahan. Apalagi informasinya ada seseorang yang membutuhkan anak untuk diadopsi di Kota Malang.

&quot;(Alasan menjual bayi karena) hamil di luar nikah,&quot; kata MF.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Upacara Purnatugas Satker Mabes Polri, AS SDM Janjikan Peluang UMKM&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Sementara itu, Eyis juga menangis ketika ditanya berapa kali menjual bayi yang ditawarkan dari grup Facebook yang dikelolanya. Eyis mengaku baru pertama kali menjual bayi ke calon orang tua pengadopsi bayi.



&quot;Baru satu kali,&quot; ujar LA alias Eyis, sambil menangis dan menutupi wajahnya dengan pakaian tahanan.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xMy8xLzE3MDU0NS81L3g4bzFjcWM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

MALANG - Tangis penyesalan hanya bisa keluar dari AG alias Agatha (20) asal Sukoharjo, Jawa Tengah, ibu kandung dari bayi yang dijual ke seorang warga Malang. AG hamil diluar nikah memutuskan menjual bayinya ke seseorang perantara yang ia temukan melalui grup Facebook.

Beberapa kali tangis AG sang ibu bayi itu pecah saat polisi menggiringnya di hadapan awak media pada Jumat sore (15/9/2023) di Mapolresta Malang Kota. AG yang ditanya awak media, hanya bisa menundukkan kepala sambil menangis beberapa kali. Sedangkan, pasangan prianya MF alias Fathi (21) yang juga warga Sukoharjo ini juga tampak tertunduk lesu dan pasrah.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Polisi Bongkar Kasus Jual-Beli Bayi di Malang, Ini Kronologinya

Tangis segunggukan juga terlihat dari LA alias Eyis. Perempuan berusia 45 tahun beberapa kali menutup wajahnya dengan pakaian tahanan berwarna oranye.

Plt Kasatreskrim Polresta Malang Kota Kompol Danang Yudanto mengatakan, kedua sejoli ini menemukan grup Facebook 'Adopsi Bayi Baru Lahir' yang ternyata salah satu adminnya warga Surabaya yakni LA alias Eyis yang ditangkap, karena jadi perantara.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kronologi Terbongkarnya Jual Beli Bayi di Malang, Dipatok Harga Rp18 Juta

&quot;Belum terikat pernikahan untuk orang tuanya. mungkin pasangan belum terikat pernikahan. Kemudian mencari jalan keluar akhirnya ketemulah grup ini akhirnya punya inisiatif untuk dijual,&quot; ucap Danang Yudanto, saat rilis.

Kepada awak media, MF mengaku mempunyai inisiatif menawarkan bayi hasil hubungan cintanya dengan AG karena belum terikat pernikahan. Apalagi informasinya ada seseorang yang membutuhkan anak untuk diadopsi di Kota Malang.

&quot;(Alasan menjual bayi karena) hamil di luar nikah,&quot; kata MF.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Upacara Purnatugas Satker Mabes Polri, AS SDM Janjikan Peluang UMKM&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Sementara itu, Eyis juga menangis ketika ditanya berapa kali menjual bayi yang ditawarkan dari grup Facebook yang dikelolanya. Eyis mengaku baru pertama kali menjual bayi ke calon orang tua pengadopsi bayi.



&quot;Baru satu kali,&quot; ujar LA alias Eyis, sambil menangis dan menutupi wajahnya dengan pakaian tahanan.</content:encoded></item></channel></rss>
