<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tim Penyelamat Temukan Ratusan Mayat Korban Banjir Bandang Libya di Pantai</title><description>Diperkirakan 400 mayat ditemukan di sepanjang pantai di Derna.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/17/18/2884521/tim-penyelamat-temukan-ratusan-mayat-korban-banjir-bandang-libya-di-pantai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/17/18/2884521/tim-penyelamat-temukan-ratusan-mayat-korban-banjir-bandang-libya-di-pantai"/><item><title>Tim Penyelamat Temukan Ratusan Mayat Korban Banjir Bandang Libya di Pantai</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/17/18/2884521/tim-penyelamat-temukan-ratusan-mayat-korban-banjir-bandang-libya-di-pantai</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/17/18/2884521/tim-penyelamat-temukan-ratusan-mayat-korban-banjir-bandang-libya-di-pantai</guid><pubDate>Minggu 17 September 2023 15:13 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/17/18/2884521/tim-penyelamat-temukan-ratusan-mayat-korban-banjir-bandang-libya-di-pantai-ObyOFP3PxS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Reuters.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/17/18/2884521/tim-penyelamat-temukan-ratusan-mayat-korban-banjir-bandang-libya-di-pantai-ObyOFP3PxS.jpg</image><title>Foto: Reuters.</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xNS8xLzE3MDY0OC81L3g4bzM0NWI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
VALLETTA - Tim penyelamat Malta menemukan ratusan mayat di pantai di kota Derna, Libya yang dilanda banjir pada Jumat, (15/9/2023) kata Departemen Perlindungan Sipil Malta pada Sabtu, (16/9/2023).
&amp;ldquo;Mungkin ada sekira 400 orang, tapi sulit untuk mengatakannya,&amp;rdquo; Natalino Bezzina, yang memimpin tim Malta, mengatakan kepada surat kabar Times of Malta.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pejabat Libya Tak Mau Disalahkan Atas Banyaknya Korban Tewas Akibat Banjir, Bantah Suruh Warga Tinggal di Rumah

Malta mengerahkan tim yang terdiri dari 72 penyelamat dari tentara dan departemen perlindungan sipil pada Rabu, (13/9/2023).
Penemuan ini dilakukan oleh tim beranggotakan empat orang yang pertama kali menemukan tujuh mayat, termasuk tiga anak, di dalam sebuah gua di tepi laut.
Mayat-mayat tersebut diyakini hanyut ke laut akibat banjir besar setelah hujan badai Daniel menyebabkan dua bendungan runtuh, menyapu seperempat kota pesisir tersebut.

BACA JUGA:
Citra Satelit dan Foto Udara Tunjukkan Skala Kerusakan Hebat Usai Banjir Dahsyat Libya

Bezzina mengatakan kepada media Malta bahwa tim kecil CPD menemukan gua yang setengah terendam dan menemukan mayat di dalamnya.
Saat mereka melanjutkan pencarian, mereka bergabung dengan perahu Libya yang juga mencari korban dan orang yang selamat. Kemudian mereka menemukan sebuah teluk kecil yang penuh dengan puing-puing dan beberapa ratus mayat.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xNS8xLzE3MDY0OC81L3g4bzM0NWI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
VALLETTA - Tim penyelamat Malta menemukan ratusan mayat di pantai di kota Derna, Libya yang dilanda banjir pada Jumat, (15/9/2023) kata Departemen Perlindungan Sipil Malta pada Sabtu, (16/9/2023).
&amp;ldquo;Mungkin ada sekira 400 orang, tapi sulit untuk mengatakannya,&amp;rdquo; Natalino Bezzina, yang memimpin tim Malta, mengatakan kepada surat kabar Times of Malta.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pejabat Libya Tak Mau Disalahkan Atas Banyaknya Korban Tewas Akibat Banjir, Bantah Suruh Warga Tinggal di Rumah

Malta mengerahkan tim yang terdiri dari 72 penyelamat dari tentara dan departemen perlindungan sipil pada Rabu, (13/9/2023).
Penemuan ini dilakukan oleh tim beranggotakan empat orang yang pertama kali menemukan tujuh mayat, termasuk tiga anak, di dalam sebuah gua di tepi laut.
Mayat-mayat tersebut diyakini hanyut ke laut akibat banjir besar setelah hujan badai Daniel menyebabkan dua bendungan runtuh, menyapu seperempat kota pesisir tersebut.

BACA JUGA:
Citra Satelit dan Foto Udara Tunjukkan Skala Kerusakan Hebat Usai Banjir Dahsyat Libya

Bezzina mengatakan kepada media Malta bahwa tim kecil CPD menemukan gua yang setengah terendam dan menemukan mayat di dalamnya.
Saat mereka melanjutkan pencarian, mereka bergabung dengan perahu Libya yang juga mencari korban dan orang yang selamat. Kemudian mereka menemukan sebuah teluk kecil yang penuh dengan puing-puing dan beberapa ratus mayat.</content:encoded></item></channel></rss>
