<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Soekarno Sering Tidur di Antara Buku dan Majalah</title><description>&amp;nbsp;
Saking gemarnya membaca, Bapak Proklamator itu ternyata sering pula tidur di antara buku dan majalah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/18/337/2884538/soekarno-sering-tidur-di-antara-buku-dan-majalah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/18/337/2884538/soekarno-sering-tidur-di-antara-buku-dan-majalah"/><item><title>Soekarno Sering Tidur di Antara Buku dan Majalah</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/18/337/2884538/soekarno-sering-tidur-di-antara-buku-dan-majalah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/18/337/2884538/soekarno-sering-tidur-di-antara-buku-dan-majalah</guid><pubDate>Senin 18 September 2023 04:03 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/17/337/2884538/soekarno-sering-tidur-di-antara-buku-dan-majalah-Z7rfdmamLw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Soekarno (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/17/337/2884538/soekarno-sering-tidur-di-antara-buku-dan-majalah-Z7rfdmamLw.jpg</image><title>Soekarno (Foto: Ist)</title></images><description>SOEKARNO, Presiden pertama Republik Indonesia yang gemar membaca. Bahkan, dirinya kerap menggalakkan membaca kepada anak bangsa.

Saking gemarnya membaca, Bapak Proklamator itu ternyata sering pula tidur di antara buku dan majalah.

Indonesia memiliki lebih dari 200 juta rakyat yang sekira 60 jutanya punya gadget. Namun, menurut UNESCO atau Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan menilai, minat baca penduduk negeri kita cuma 0,001.

BACA JUGA:
Sepak Terjang Soebandrio, Kepala BIN Era Soekarno yang Untungkan PKI


Pun berdasarkan kajian Central Connecticut State University pada 2016, di mana mereka melakukan studi &amp;ldquo;Most Littered Nation in the World&quot;. Hasilnya? Peringkat minat baca masyarakat Indonesia berada di peringkat 60...dari 61 negara!

Posisi Indonesia tepat di bawah Thailand (59) dan satu urutan lebih baik dari Botswana di peringkat 61. Padahal, bertahun-tahun lampau &amp;ldquo;Bapak Negara&amp;rdquo; kita Presiden pertama RI Ir Soekarno, sudah sering melantangkan nasihat akan pentingnya membaca. Enggak harus baca buku.

BACA JUGA:
Siapa Istri Soekarno yang Paling Setia? Ternyata Ini Sosoknya


Menurutnya, membaca majalah atau surat kabar pun faedahnya tetap sama, yakni sebagai jendela dunia. Bung Karno tidak sekadar kasih nasihat, kasih wejangan. Bung Karno pribadi yang teaching by example alias mengajarkan, menasihatkan lewat keteladanan.



Seperti saat Presiden Soekarno berpidato di hadapan para wartawan di Istana Bogor, 25 November 1965. Presiden Soekarno bukan bermaksud pamer, ia memiliki buku hingga menyesaki kamar tidurnya berbagai buku serta literatur lain yang tak terhingga jumlahnya.

</description><content:encoded>SOEKARNO, Presiden pertama Republik Indonesia yang gemar membaca. Bahkan, dirinya kerap menggalakkan membaca kepada anak bangsa.

Saking gemarnya membaca, Bapak Proklamator itu ternyata sering pula tidur di antara buku dan majalah.

Indonesia memiliki lebih dari 200 juta rakyat yang sekira 60 jutanya punya gadget. Namun, menurut UNESCO atau Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan menilai, minat baca penduduk negeri kita cuma 0,001.

BACA JUGA:
Sepak Terjang Soebandrio, Kepala BIN Era Soekarno yang Untungkan PKI


Pun berdasarkan kajian Central Connecticut State University pada 2016, di mana mereka melakukan studi &amp;ldquo;Most Littered Nation in the World&quot;. Hasilnya? Peringkat minat baca masyarakat Indonesia berada di peringkat 60...dari 61 negara!

Posisi Indonesia tepat di bawah Thailand (59) dan satu urutan lebih baik dari Botswana di peringkat 61. Padahal, bertahun-tahun lampau &amp;ldquo;Bapak Negara&amp;rdquo; kita Presiden pertama RI Ir Soekarno, sudah sering melantangkan nasihat akan pentingnya membaca. Enggak harus baca buku.

BACA JUGA:
Siapa Istri Soekarno yang Paling Setia? Ternyata Ini Sosoknya


Menurutnya, membaca majalah atau surat kabar pun faedahnya tetap sama, yakni sebagai jendela dunia. Bung Karno tidak sekadar kasih nasihat, kasih wejangan. Bung Karno pribadi yang teaching by example alias mengajarkan, menasihatkan lewat keteladanan.



Seperti saat Presiden Soekarno berpidato di hadapan para wartawan di Istana Bogor, 25 November 1965. Presiden Soekarno bukan bermaksud pamer, ia memiliki buku hingga menyesaki kamar tidurnya berbagai buku serta literatur lain yang tak terhingga jumlahnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
