<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Desas-desus Jimat Bung Karno, Keris Sakti hingga Tongkat Komando</title><description>Berbagai benda yang melekat di Bung Karno pun dianggap pusaka. Mulai dari keris, hingga tongkat komando.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/18/337/2884546/desas-desus-jimat-bung-karno-keris-sakti-hingga-tongkat-komando</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/18/337/2884546/desas-desus-jimat-bung-karno-keris-sakti-hingga-tongkat-komando"/><item><title>Desas-desus Jimat Bung Karno, Keris Sakti hingga Tongkat Komando</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/18/337/2884546/desas-desus-jimat-bung-karno-keris-sakti-hingga-tongkat-komando</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/18/337/2884546/desas-desus-jimat-bung-karno-keris-sakti-hingga-tongkat-komando</guid><pubDate>Senin 18 September 2023 05:04 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/17/337/2884546/desas-desus-jimat-bung-karno-keris-sakti-hingga-tongkat-komando-cv8TTrxqWp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Keris Bung Karno (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/17/337/2884546/desas-desus-jimat-bung-karno-keris-sakti-hingga-tongkat-komando-cv8TTrxqWp.jpg</image><title>Keris Bung Karno (Foto: Ist)</title></images><description>PRESIDEN pertama RI sekaligus proklamator Ir Soekarno, tak lepas dari kisah kleniknya. Banyak yang mengira Bung Karno memiliki jimat atau amalan hingga selamat dari berbagai percobaan pembunuhan.
Bahkan, daya tariknya terhadap lawan jenis juga menarik perhatian. Terbukti dari banyaknya wanita yang persunting Putra Sang Fajar. Bung Karno juga menjadi pemimpin yang disegani dunia dengan kharismanya.

BACA JUGA:
Sepak Terjang Soebandrio, Kepala BIN Era Soekarno yang Untungkan PKI


Berbagai benda yang melekat di Bung Karno pun dianggap pusaka. Mulai dari keris, hingga tongkat komando.

Sisi Spiritual Soekarno

Penulis kisah-kisah humanis tentang Soekarno, Roso Daras melihat aspek itu sebagai aspek spiritual &amp;ndash; bukan mistik.

&amp;ldquo;Kalau saya lihat pemimpin zaman dulu, memang tirakatnya kuat ya. Beda antara mistik dengan spiritual. Soekarno kalau saya sebut, dia pribadi yang spiritual. Ketika orang melihat dia melakukan hal yang klenik, sebenarnya yang dia lakukan itu spiritual,&amp;rdquo; ujar Roso Daras kepada Okezone beberapa waktu lalu.

&amp;ldquo;Tapi dalam kesehariannya, dia itu realistis. Kalau Soekarno selalu bilang, jangankan benda, semua kamu bacakan (Surah) Al-Fatihah, pasti akan ada &amp;lsquo;isinya&amp;rsquo;. Kalau benda-benda pusaka, memang ada yang dia koleksi yang asalnya dari pemberian, ada yang dia beli sendiri, seperti beberapa patung atau lukisan,&amp;rdquo; imbuhnya.

BACA JUGA:
Pakai Bom Molotov, Pelaku Tawuran Dekat Kantor Walkot Jaktim Diburu Polisi

Jika bicara soal aspek spiritual, jangan dulu menyandingkannya dengan pemikiran-pemikiran logis. Apalagi, di zaman sekarang yang semua orang mesti mencari sisi logis dari satu peristiwa ganjil.
&amp;ldquo;Seperti saat saya pernah dengar cerita dari Tito Asmara Hadi, anaknya Asmarahadi yang jadi murid ideologis Soekarno. Dia menikahi Ratna Djuami, anak angkat Soekarno dari istri (pertama Soekarno) Inggit (Garnasih). Cerita soal dia (Asmara Hadi) mendampingi Soekarno di Pelabuhan Ratu,&amp;rdquo; kata Roso Daras.
&amp;ldquo;Dia (Asmara Hadi) itu Islamnya kuat, enggak percaya dengan yang mistik-mistik. Ketika Soekarno di Pelabuhan Ratu, dia berjalan sendiri di batu karang besar dan tiba-tiba ombak tinggi datang seperti tsunami. Tapi setelah itu Soekarno terlihat jalan kembali ke tepi pantai tanpa basah sama sekali,&amp;rdquo; imbuhnya.

BACA JUGA:
Menguak Alasan Soekarno Mau Menikah dengan Siti Oetari Nenek Maia Estianty

&amp;ldquo;Asmara Hadi menyimpan cerita ini sejak lama sekali. Tapi akhirnya dia ceritakan pada anaknya Tito. Kisah yang kayak begini ini, enggak akan bisa kita mengerti tanpa memahami kehidupan spiritual. Memahami laku spiritualnya, sedikitnya harus paham spiritual itu sendiri. Enggak bisa dipikir logis otak anak-anak kekinian,&amp;rdquo; ujar Roso Daras.
Tongkat Komando
Tongkat komando yang selalu dipegang atau dikempit di lengan hingga dianggap orang punya kesaktian? Soekarno punya cerita sendiri di mana saat itu beberapa orang bertanya langsung.

BACA JUGA:
Kala Soekarno Bakar Semangat Rakyat Aceh: Sekarang Giliran Kita Mengusir Penjajah Belanda!&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Selain Menteri Transmigrasi dan Koperasi (Mentranskop) Achadi, Presiden Kuba (mendiang) Fidel Castro pun pernah menanyakannya. &amp;ldquo;Apa tongkat ini sakti seperti tongkat kepala suku Indian?,&amp;rdquo; tanya Castro pada Soekarno pada suatu ketika.
&amp;ldquo;Itu hanya kayu biasa yang saya gunakan sebagai bagian dari penampilan sebagai pemimpin dari sebuah negara besar,&amp;rdquo; jawab Soekarno.
Soekarno pribadi sedikitnya punya tiga tongkat komando. Satu yang lazim dibawa ke luar negerio, satunya lagi untuk dibawa saat bertemu para jenderalnya, sedangkan yang ketiga biasa dibawa kala berpidato.Salah satunya diketahui merupakan hadiah dari Presiden Filipina Epidio Quirino. Tongkat komando yang pernah dianggap &amp;ldquo;berisi&amp;rdquo; oleh Mentranskop Achadi.
&amp;ldquo;Di, itu tongkat biasa saja. Tidak ada apa-apanya. Presiden Quirino yang menghadiahkannya saat kunjungan ke Filipina. Aku senang dengan keindahan, bentuk dan ukirannya,&amp;rdquo; terang Soekarno saat tongkatnya dipegang Achadi.
&amp;ldquo;Itu bohong (kalau tongkatnya punya khasiat), enggak benar itu. Kalau tidak percaya, boleh kamu pinjam pada waktu inspeksi transmigran,&amp;rdquo; imbuhnya yang langsung disambut penolakan secara halus oleh Achadi.

BACA JUGA:
Munculnya Isu Dewan Jenderal dan Pembunuhan Soekarno 4 Bulan Sebelum G30SPKI

Keris Sakti
Bung Karno pernah ditawari sebuah keris sakti &amp;ldquo;mandraguna&amp;rdquo; dari seorang paruh baya bernama Harjo. Kemudian, pria tua itu menunjukkan keris miliknya yang ingin dipersembahkannya dengan &amp;ldquo;pamrih&amp;rdquo; sebuah mobil pada Bung Karno.
&amp;ldquo;Ah, soal mobil gampang. Kamu mengatakan keris ini sakti? Coba cabutlah dan minta agar segera turun hujan, sehingga taman dan pohon-pohon bisa subur lagi. Dua mobil kusiapkan untukmu,&amp;rdquo; cetus Bung Karno.
Pria tua itu pun mendadak tertunduk dan panik. Bung Karno yang melihat gelagat pria itu lantas mengembalikan keris yang dipegangnya itu untuk disimpan sendiri saja.

BACA JUGA:
3 Alasan Mengapa Soekarno Dekat dengan PKI

Bicara keris sebagai barang pusaka, Bung Karno sedianya punya beberapa koleksi keris yang diberikan salah satu pamannya pada 1920-an. Bung Karno menyimpannya sebagai titipan belaka dan dikembalikan pada 1964 kepada cucu sang paman.
Soal publikasi, Soekarno sendiri sedikitnya ada satu foto ikonik Soekarno yang tengah memegang keris. Dalam foto itu, Bung Karno memegang keris saat berbusana Angkatan Laut dan terdokumentasi foto resmi kepresidenan pada 1955.</description><content:encoded>PRESIDEN pertama RI sekaligus proklamator Ir Soekarno, tak lepas dari kisah kleniknya. Banyak yang mengira Bung Karno memiliki jimat atau amalan hingga selamat dari berbagai percobaan pembunuhan.
Bahkan, daya tariknya terhadap lawan jenis juga menarik perhatian. Terbukti dari banyaknya wanita yang persunting Putra Sang Fajar. Bung Karno juga menjadi pemimpin yang disegani dunia dengan kharismanya.

BACA JUGA:
Sepak Terjang Soebandrio, Kepala BIN Era Soekarno yang Untungkan PKI


Berbagai benda yang melekat di Bung Karno pun dianggap pusaka. Mulai dari keris, hingga tongkat komando.

Sisi Spiritual Soekarno

Penulis kisah-kisah humanis tentang Soekarno, Roso Daras melihat aspek itu sebagai aspek spiritual &amp;ndash; bukan mistik.

&amp;ldquo;Kalau saya lihat pemimpin zaman dulu, memang tirakatnya kuat ya. Beda antara mistik dengan spiritual. Soekarno kalau saya sebut, dia pribadi yang spiritual. Ketika orang melihat dia melakukan hal yang klenik, sebenarnya yang dia lakukan itu spiritual,&amp;rdquo; ujar Roso Daras kepada Okezone beberapa waktu lalu.

&amp;ldquo;Tapi dalam kesehariannya, dia itu realistis. Kalau Soekarno selalu bilang, jangankan benda, semua kamu bacakan (Surah) Al-Fatihah, pasti akan ada &amp;lsquo;isinya&amp;rsquo;. Kalau benda-benda pusaka, memang ada yang dia koleksi yang asalnya dari pemberian, ada yang dia beli sendiri, seperti beberapa patung atau lukisan,&amp;rdquo; imbuhnya.

BACA JUGA:
Pakai Bom Molotov, Pelaku Tawuran Dekat Kantor Walkot Jaktim Diburu Polisi

Jika bicara soal aspek spiritual, jangan dulu menyandingkannya dengan pemikiran-pemikiran logis. Apalagi, di zaman sekarang yang semua orang mesti mencari sisi logis dari satu peristiwa ganjil.
&amp;ldquo;Seperti saat saya pernah dengar cerita dari Tito Asmara Hadi, anaknya Asmarahadi yang jadi murid ideologis Soekarno. Dia menikahi Ratna Djuami, anak angkat Soekarno dari istri (pertama Soekarno) Inggit (Garnasih). Cerita soal dia (Asmara Hadi) mendampingi Soekarno di Pelabuhan Ratu,&amp;rdquo; kata Roso Daras.
&amp;ldquo;Dia (Asmara Hadi) itu Islamnya kuat, enggak percaya dengan yang mistik-mistik. Ketika Soekarno di Pelabuhan Ratu, dia berjalan sendiri di batu karang besar dan tiba-tiba ombak tinggi datang seperti tsunami. Tapi setelah itu Soekarno terlihat jalan kembali ke tepi pantai tanpa basah sama sekali,&amp;rdquo; imbuhnya.

BACA JUGA:
Menguak Alasan Soekarno Mau Menikah dengan Siti Oetari Nenek Maia Estianty

&amp;ldquo;Asmara Hadi menyimpan cerita ini sejak lama sekali. Tapi akhirnya dia ceritakan pada anaknya Tito. Kisah yang kayak begini ini, enggak akan bisa kita mengerti tanpa memahami kehidupan spiritual. Memahami laku spiritualnya, sedikitnya harus paham spiritual itu sendiri. Enggak bisa dipikir logis otak anak-anak kekinian,&amp;rdquo; ujar Roso Daras.
Tongkat Komando
Tongkat komando yang selalu dipegang atau dikempit di lengan hingga dianggap orang punya kesaktian? Soekarno punya cerita sendiri di mana saat itu beberapa orang bertanya langsung.

BACA JUGA:
Kala Soekarno Bakar Semangat Rakyat Aceh: Sekarang Giliran Kita Mengusir Penjajah Belanda!&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Selain Menteri Transmigrasi dan Koperasi (Mentranskop) Achadi, Presiden Kuba (mendiang) Fidel Castro pun pernah menanyakannya. &amp;ldquo;Apa tongkat ini sakti seperti tongkat kepala suku Indian?,&amp;rdquo; tanya Castro pada Soekarno pada suatu ketika.
&amp;ldquo;Itu hanya kayu biasa yang saya gunakan sebagai bagian dari penampilan sebagai pemimpin dari sebuah negara besar,&amp;rdquo; jawab Soekarno.
Soekarno pribadi sedikitnya punya tiga tongkat komando. Satu yang lazim dibawa ke luar negerio, satunya lagi untuk dibawa saat bertemu para jenderalnya, sedangkan yang ketiga biasa dibawa kala berpidato.Salah satunya diketahui merupakan hadiah dari Presiden Filipina Epidio Quirino. Tongkat komando yang pernah dianggap &amp;ldquo;berisi&amp;rdquo; oleh Mentranskop Achadi.
&amp;ldquo;Di, itu tongkat biasa saja. Tidak ada apa-apanya. Presiden Quirino yang menghadiahkannya saat kunjungan ke Filipina. Aku senang dengan keindahan, bentuk dan ukirannya,&amp;rdquo; terang Soekarno saat tongkatnya dipegang Achadi.
&amp;ldquo;Itu bohong (kalau tongkatnya punya khasiat), enggak benar itu. Kalau tidak percaya, boleh kamu pinjam pada waktu inspeksi transmigran,&amp;rdquo; imbuhnya yang langsung disambut penolakan secara halus oleh Achadi.

BACA JUGA:
Munculnya Isu Dewan Jenderal dan Pembunuhan Soekarno 4 Bulan Sebelum G30SPKI

Keris Sakti
Bung Karno pernah ditawari sebuah keris sakti &amp;ldquo;mandraguna&amp;rdquo; dari seorang paruh baya bernama Harjo. Kemudian, pria tua itu menunjukkan keris miliknya yang ingin dipersembahkannya dengan &amp;ldquo;pamrih&amp;rdquo; sebuah mobil pada Bung Karno.
&amp;ldquo;Ah, soal mobil gampang. Kamu mengatakan keris ini sakti? Coba cabutlah dan minta agar segera turun hujan, sehingga taman dan pohon-pohon bisa subur lagi. Dua mobil kusiapkan untukmu,&amp;rdquo; cetus Bung Karno.
Pria tua itu pun mendadak tertunduk dan panik. Bung Karno yang melihat gelagat pria itu lantas mengembalikan keris yang dipegangnya itu untuk disimpan sendiri saja.

BACA JUGA:
3 Alasan Mengapa Soekarno Dekat dengan PKI

Bicara keris sebagai barang pusaka, Bung Karno sedianya punya beberapa koleksi keris yang diberikan salah satu pamannya pada 1920-an. Bung Karno menyimpannya sebagai titipan belaka dan dikembalikan pada 1964 kepada cucu sang paman.
Soal publikasi, Soekarno sendiri sedikitnya ada satu foto ikonik Soekarno yang tengah memegang keris. Dalam foto itu, Bung Karno memegang keris saat berbusana Angkatan Laut dan terdokumentasi foto resmi kepresidenan pada 1955.</content:encoded></item></channel></rss>
