<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ketika Panglima Tumapel Merebut Tahta Kerajaan   </title><description>Sosoknya menjadi pemimpin pasukan Tumapel juga mempunyai ambisi kuat untuk merebut kekuasaan dari Tunggul Ametung.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/18/337/2884694/ketika-panglima-tumapel-merebut-tahta-kerajaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/18/337/2884694/ketika-panglima-tumapel-merebut-tahta-kerajaan"/><item><title>Ketika Panglima Tumapel Merebut Tahta Kerajaan   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/18/337/2884694/ketika-panglima-tumapel-merebut-tahta-kerajaan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/18/337/2884694/ketika-panglima-tumapel-merebut-tahta-kerajaan</guid><pubDate>Senin 18 September 2023 05:28 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/18/337/2884694/ketika-panglima-tumapel-merebut-tahta-kerajaan-YMHgdmd2cP.png" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi Perang Kerajaan (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/18/337/2884694/ketika-panglima-tumapel-merebut-tahta-kerajaan-YMHgdmd2cP.png</image><title>Illustrasi Perang Kerajaan (foto: dok ist)</title></images><description>

DESAS-DESUS mulai banyaknya rakyat yang tak suka dengan Tunggul Ametung membuat Kebo Ijo juga memanfaatkan situasinya. Sosoknya menjadi pemimpin pasukan Tumapel juga mempunyai ambisi kuat untuk merebut kekuasaan dari Tunggul Ametung.

Alhasil selain berhadapan orang di luar istana Tumapel sendiri, sang akuwu Tumapel Tunggul Ametung juga harus berhadapan dengan pemimpin pasukan internalnya sendiri. Kebo ljo ini sesungguhnya orang yang berdarah satria.

Sosok Kebo Ijo sendiri konon merupakan utusan Kediri untuk memperkuat Tumapel. Namun ia dikenal tidak pintar. Hal ini berbeda dengan Ken Arok yang merupakan seorang sudra, tapi sangat cerdas dan kaya ilmu pengetahuan.

BACA JUGA:
Tipu Muslihat Ken Arok, Manfaatkan Sahabatnya untuk Bunuh Penguasa Tumapel

Dikutip dari &quot;Hitam Putih Ken Arok : Dari Kejayaan hingga Keruntuhan&quot; disebut Kebo Ijo merupakan orang yang berdarah satria, tapi otaknya jongkok dan minim pengetahuan. Karenanya gerakan politik Kebo Ijo mudah dibaca dan ditebak, sebab tanpa didasarkan pada strategi dan pengetahuan.

Ketika kekusaan Tunggul Ametung di ujung tanduk karena gerakan politik Arok itu, Kebo Ijo juga mulai melancarkan gerakannya untuk merebut tahta Tumapel. Dalam gerakannya ini, Kebo Ijo menjalin konspirasi dengan Mpu Gandring, seorang ahli pembuat senjata.

Namun di akhir gerakannya, Kebo Ijo justru berseteru dengan Gandring. Selain Mpu Gandring, orang yang juga satu blok dengan Kebo Ijo ini adalah pendeta Balakangka, pendeta yang ditugaskan di Tumapel. Rupanya Kebo Ijo, Mpu Gandring, dan Balakangka menyusun rencana untuk menumbangkan Tunggul Ametung sekaligus menghabisi Arok.

BACA JUGA:
Strategi Licik Ken Arok Membunuh Penguasa Tumapel Manfaatkan Sahabatnya&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Namun pada akhirnya, gerakan mereka ini gagal sehingga Gandring pun terbunuh, sementara Kebo Ijo dan Balakangka kelak menjadi seorang narapidana yang mengakhiri hidupnya di pengadilan karena terbukti melakukan kejahatan. Kebo Ijo terbukti sebagai pembunuh Tunggul Ametung, sementara Balakangka terbukti menghasut Tunggul Ametung untuk menindas dan merampas rakyat.
</description><content:encoded>

DESAS-DESUS mulai banyaknya rakyat yang tak suka dengan Tunggul Ametung membuat Kebo Ijo juga memanfaatkan situasinya. Sosoknya menjadi pemimpin pasukan Tumapel juga mempunyai ambisi kuat untuk merebut kekuasaan dari Tunggul Ametung.

Alhasil selain berhadapan orang di luar istana Tumapel sendiri, sang akuwu Tumapel Tunggul Ametung juga harus berhadapan dengan pemimpin pasukan internalnya sendiri. Kebo ljo ini sesungguhnya orang yang berdarah satria.

Sosok Kebo Ijo sendiri konon merupakan utusan Kediri untuk memperkuat Tumapel. Namun ia dikenal tidak pintar. Hal ini berbeda dengan Ken Arok yang merupakan seorang sudra, tapi sangat cerdas dan kaya ilmu pengetahuan.

BACA JUGA:
Tipu Muslihat Ken Arok, Manfaatkan Sahabatnya untuk Bunuh Penguasa Tumapel

Dikutip dari &quot;Hitam Putih Ken Arok : Dari Kejayaan hingga Keruntuhan&quot; disebut Kebo Ijo merupakan orang yang berdarah satria, tapi otaknya jongkok dan minim pengetahuan. Karenanya gerakan politik Kebo Ijo mudah dibaca dan ditebak, sebab tanpa didasarkan pada strategi dan pengetahuan.

Ketika kekusaan Tunggul Ametung di ujung tanduk karena gerakan politik Arok itu, Kebo Ijo juga mulai melancarkan gerakannya untuk merebut tahta Tumapel. Dalam gerakannya ini, Kebo Ijo menjalin konspirasi dengan Mpu Gandring, seorang ahli pembuat senjata.

Namun di akhir gerakannya, Kebo Ijo justru berseteru dengan Gandring. Selain Mpu Gandring, orang yang juga satu blok dengan Kebo Ijo ini adalah pendeta Balakangka, pendeta yang ditugaskan di Tumapel. Rupanya Kebo Ijo, Mpu Gandring, dan Balakangka menyusun rencana untuk menumbangkan Tunggul Ametung sekaligus menghabisi Arok.

BACA JUGA:
Strategi Licik Ken Arok Membunuh Penguasa Tumapel Manfaatkan Sahabatnya&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Namun pada akhirnya, gerakan mereka ini gagal sehingga Gandring pun terbunuh, sementara Kebo Ijo dan Balakangka kelak menjadi seorang narapidana yang mengakhiri hidupnya di pengadilan karena terbukti melakukan kejahatan. Kebo Ijo terbukti sebagai pembunuh Tunggul Ametung, sementara Balakangka terbukti menghasut Tunggul Ametung untuk menindas dan merampas rakyat.
</content:encoded></item></channel></rss>
