<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ganjar Pranowo: Pemimpin Harus Berikan Optimisme   </title><description>Ganjar merasa wajar jika hasil kinerja pemimpin itu tak bisa memuaskan seluruh pihak.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/18/337/2884808/ganjar-pranowo-pemimpin-harus-berikan-optimisme</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/18/337/2884808/ganjar-pranowo-pemimpin-harus-berikan-optimisme"/><item><title>Ganjar Pranowo: Pemimpin Harus Berikan Optimisme   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/18/337/2884808/ganjar-pranowo-pemimpin-harus-berikan-optimisme</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/18/337/2884808/ganjar-pranowo-pemimpin-harus-berikan-optimisme</guid><pubDate>Senin 18 September 2023 10:23 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/18/337/2884808/ganjar-pranowo-pemimpin-harus-berikan-optimisme-WJFOy0MdzF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ganjar Pranowo saat mengisi Kuliah Kebangsaan di FISIP UI. (Foto: Achmad Al Fiqri)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/18/337/2884808/ganjar-pranowo-pemimpin-harus-berikan-optimisme-WJFOy0MdzF.jpg</image><title>Ganjar Pranowo saat mengisi Kuliah Kebangsaan di FISIP UI. (Foto: Achmad Al Fiqri)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xNy8xLzE3MDc1My81L3g4bzRuaHg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
DEPOK - Bakal calon presiden (Bacapres) yang didukung Partai Perindo, Ganjar Pranowo menilai, seorang pemimpin harus memberikan optimisme. Ia pun merasa wajar jika hasil kinerja pemimpin itu tak bisa memuaskan seluruh pihak.

Hal itu disampaikan Ganjar saat isi Kuliah Kebangsaan FISIP UI bertajuk &quot;Hendak ke Mana Indonesia Kita?&quot; di Gedung Balai Serbaguna Purnomo Prawiro, Senin (18/9/2023).

&quot;Pemimpin harus memberikan optimisme, data dan fakta boleh disajikan dan pemimpin bukan malaikat yang bisa menyelesaikan dengan seluruh kesempurnaan. Tidak ada itu,&quot; tutur Ganjar.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Ganjar Pranowo Pamer Foto Kuliah di UI&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Ia pun merujuk akan kineja pemerintahan Indonesia. Menurutnya, capaian Indonesia tak terlalu buruk meskipun masih ada PR di sejumlah sektor.

&quot;Bahwa ada problem tadi, korupsi iya. Ada problem layanan publik yang buruk, nanti saya diskusikan,&quot; ucap Ganjar.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Berbekal Pengalaman di Jateng, Ganjar Siap Maksimalkan Digitalisasi ke Level Nasional

Ia pun mendengar dan berbagai cerita dengan stakeholder seperti dalam forum KTT ASEAN beberapa waktu lalu. Ia merasa beruntung bisa berbincang dengan menteri ekonomi negara ASEAN.&quot;Tapi berbicara di ASEAN rasa-rasanya butuh tendangan yang lebih keras. Organisasi ini bisa enggak ya menambah nilai bagi kawasan, ketika India tidak mau lagi mengekspor berasnya, Vietnam dan Thailand jadi produsen yang cukup tinggi. Indonesia pun cukup tinggi tapi masih kurang,&quot; ucap Ganjar.



&quot;Maka apa sebenarnya yang kita lakukan untuk bisa berkontribusi untuk bisa membuktikan bahwa G20 kita mendapatkan peran penting, ASEAN kita mendapatkan peran yg cukup penting. Artinya roadmap kita dalam politik global tidak terlalu buruk,&quot; pungkasnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xNy8xLzE3MDc1My81L3g4bzRuaHg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
DEPOK - Bakal calon presiden (Bacapres) yang didukung Partai Perindo, Ganjar Pranowo menilai, seorang pemimpin harus memberikan optimisme. Ia pun merasa wajar jika hasil kinerja pemimpin itu tak bisa memuaskan seluruh pihak.

Hal itu disampaikan Ganjar saat isi Kuliah Kebangsaan FISIP UI bertajuk &quot;Hendak ke Mana Indonesia Kita?&quot; di Gedung Balai Serbaguna Purnomo Prawiro, Senin (18/9/2023).

&quot;Pemimpin harus memberikan optimisme, data dan fakta boleh disajikan dan pemimpin bukan malaikat yang bisa menyelesaikan dengan seluruh kesempurnaan. Tidak ada itu,&quot; tutur Ganjar.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Ganjar Pranowo Pamer Foto Kuliah di UI&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Ia pun merujuk akan kineja pemerintahan Indonesia. Menurutnya, capaian Indonesia tak terlalu buruk meskipun masih ada PR di sejumlah sektor.

&quot;Bahwa ada problem tadi, korupsi iya. Ada problem layanan publik yang buruk, nanti saya diskusikan,&quot; ucap Ganjar.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Berbekal Pengalaman di Jateng, Ganjar Siap Maksimalkan Digitalisasi ke Level Nasional

Ia pun mendengar dan berbagai cerita dengan stakeholder seperti dalam forum KTT ASEAN beberapa waktu lalu. Ia merasa beruntung bisa berbincang dengan menteri ekonomi negara ASEAN.&quot;Tapi berbicara di ASEAN rasa-rasanya butuh tendangan yang lebih keras. Organisasi ini bisa enggak ya menambah nilai bagi kawasan, ketika India tidak mau lagi mengekspor berasnya, Vietnam dan Thailand jadi produsen yang cukup tinggi. Indonesia pun cukup tinggi tapi masih kurang,&quot; ucap Ganjar.



&quot;Maka apa sebenarnya yang kita lakukan untuk bisa berkontribusi untuk bisa membuktikan bahwa G20 kita mendapatkan peran penting, ASEAN kita mendapatkan peran yg cukup penting. Artinya roadmap kita dalam politik global tidak terlalu buruk,&quot; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
