<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>TPA Jatibarang Semarang Terbakar, Api Terus Membesar</title><description>Api dengan cepat membesar dan meluas salah satunya karena cuaca terik dan angin bertiup cukup kencang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/18/512/2885113/tpa-jatibarang-semarang-terbakar-api-terus-membesar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/18/512/2885113/tpa-jatibarang-semarang-terbakar-api-terus-membesar"/><item><title>TPA Jatibarang Semarang Terbakar, Api Terus Membesar</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/18/512/2885113/tpa-jatibarang-semarang-terbakar-api-terus-membesar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/18/512/2885113/tpa-jatibarang-semarang-terbakar-api-terus-membesar</guid><pubDate>Senin 18 September 2023 16:19 WIB</pubDate><dc:creator>Eka Setiawan </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/18/512/2885113/tpa-jatibarang-semarang-terbakar-api-terus-membesar-frlbIwrYxE.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Kebakaran di TPA Jatibarang (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/18/512/2885113/tpa-jatibarang-semarang-terbakar-api-terus-membesar-frlbIwrYxE.JPG</image><title>Kebakaran di TPA Jatibarang (Foto: Ist)</title></images><description>SEMARANG &amp;ndash; Kebakaran melanda kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang, Kota Semarang, Senin (18/9/2023). Informasi yang dihimpun, kebakaran itu terjadi sekira pukul 14.00 WIB.
Api awalnya membakar kawasan bekas TPA di bagian atas. Api kemudian membesar merembet ke lokasi di dekatnya. Di sana selain rumput kering juga terserak tumpukan sampah, termasuk berbahan plastik yang mudah terbakar.
Api dengan cepat membesar dan meluas salah satunya karena cuaca terik dan angin bertiup cukup kencang. Benda-benda mudah terbakar di sana juga dalam keadaan kering menyusul kemarau yang sedang melanda.

BACA JUGA:
Alami Kebakaran, Berikut Belasan Benda Bersejarah di Museum Nasional&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Berdasar video yang beredar, Kepala Polsek Mijen Kompol Kholid Mawardi terlihat berada di lokasi. Petugas pemadam kebakaran lengkap dengan mobilnya juga terlihat di sana, masih berupaya melokalisir api.
Kebakaran itu menimbulkan asap hitam pekat membumbung tinggi ke atas. Hingga sore ini berita ditulis, api belum dapat dipadamkan. Penyebab insiden ini belum diketahui pasti. Polisi masih berupaya mengumpulkan berbagai keterangan sembari menunggu api bisa dipadamkan. (eka setiawan)</description><content:encoded>SEMARANG &amp;ndash; Kebakaran melanda kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang, Kota Semarang, Senin (18/9/2023). Informasi yang dihimpun, kebakaran itu terjadi sekira pukul 14.00 WIB.
Api awalnya membakar kawasan bekas TPA di bagian atas. Api kemudian membesar merembet ke lokasi di dekatnya. Di sana selain rumput kering juga terserak tumpukan sampah, termasuk berbahan plastik yang mudah terbakar.
Api dengan cepat membesar dan meluas salah satunya karena cuaca terik dan angin bertiup cukup kencang. Benda-benda mudah terbakar di sana juga dalam keadaan kering menyusul kemarau yang sedang melanda.

BACA JUGA:
Alami Kebakaran, Berikut Belasan Benda Bersejarah di Museum Nasional&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Berdasar video yang beredar, Kepala Polsek Mijen Kompol Kholid Mawardi terlihat berada di lokasi. Petugas pemadam kebakaran lengkap dengan mobilnya juga terlihat di sana, masih berupaya melokalisir api.
Kebakaran itu menimbulkan asap hitam pekat membumbung tinggi ke atas. Hingga sore ini berita ditulis, api belum dapat dipadamkan. Penyebab insiden ini belum diketahui pasti. Polisi masih berupaya mengumpulkan berbagai keterangan sembari menunggu api bisa dipadamkan. (eka setiawan)</content:encoded></item></channel></rss>
