<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Remaja Hilang Terseret Arus Banjir di Nias, Basarnas Lakukan Pencarian</title><description>Mereka memanfaatkan luapan air yang menggenangi permukiman mereka&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/18/608/2884655/remaja-hilang-terseret-arus-banjir-di-nias-basarnas-lakukan-pencarian</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/18/608/2884655/remaja-hilang-terseret-arus-banjir-di-nias-basarnas-lakukan-pencarian"/><item><title>Remaja Hilang Terseret Arus Banjir di Nias, Basarnas Lakukan Pencarian</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/18/608/2884655/remaja-hilang-terseret-arus-banjir-di-nias-basarnas-lakukan-pencarian</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/18/608/2884655/remaja-hilang-terseret-arus-banjir-di-nias-basarnas-lakukan-pencarian</guid><pubDate>Senin 18 September 2023 01:01 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyudi Aulia Siregar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/17/608/2884655/remaja-hilang-terseret-arus-banjir-di-nias-basarnas-lakukan-pencarian-G2rVEuGhU8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Remaja hanyut di sungai/Foto: Basarnas Nias </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/17/608/2884655/remaja-hilang-terseret-arus-banjir-di-nias-basarnas-lakukan-pencarian-G2rVEuGhU8.jpg</image><title>Remaja hanyut di sungai/Foto: Basarnas Nias </title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xNi8xLzE3MDcwMS81L3g4bzN3NmM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

NIAS - Seorang remaja putra bernama Serlisman Zebua (17) dilaporkan hilang terseret arus banjir di Desa Siwalubanua Dusun 2 Bakaru, Kecamatan Gunung Sitoli Idanoi, Kabupaten Nias, Sumatera Utara, Minggu (17/9/2023).

Kepala Kantor Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Nias, Octavianto mengatakan saat insiden itu terjadi sejumlah wilayah di Kabupaten Nias memang tengah diguyur hujan deras. Akibatnya air sungai meluap hingga merendam permukiman warga.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bakamla RI Jemput 8 Nelayan Indonesia yang Hanyut ke Perairan Malaysia

Korban saat itu tengah bermain air bersama teman-temannya. Mereka memanfaatkan luapan air yang menggenangi permukiman mereka. Namun diduga karena tak mahir berenang, luapan air yang berarus cukup deras menyeret korban ke sungai hingga akhirnya menghilang.

&quot;Kita pertama kali mengetahui insiden itu dari Bintara Pembina Desa (Babinsa) setempat. Setelah menerima laporan atas insiden itu, kita langsung Kerahkan personel untuk melakukan pencarian,&quot; kata Octavianto.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Banjir di Malang Selatan, Satu Orang Hanyut Terbawa Derasnya Air&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Pencarian, kata Octavianto, melibatkan potensi SAR dari Babinsa, Personel Polsek Gido, BPBD Gunung Sitoli serta perangkat dan masyarakat desa setempat. Basarnas Nias juga menerjunkan peralatan berupa Rescue Car Palsar, Truk Personi, Peralatan SAR Medis, ALkom, APD Personal, Kantong Mayat, Aquaeyes.

&quot;Kita mohon doanya agar korban segera bisa ditemukan,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xNi8xLzE3MDcwMS81L3g4bzN3NmM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

NIAS - Seorang remaja putra bernama Serlisman Zebua (17) dilaporkan hilang terseret arus banjir di Desa Siwalubanua Dusun 2 Bakaru, Kecamatan Gunung Sitoli Idanoi, Kabupaten Nias, Sumatera Utara, Minggu (17/9/2023).

Kepala Kantor Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Nias, Octavianto mengatakan saat insiden itu terjadi sejumlah wilayah di Kabupaten Nias memang tengah diguyur hujan deras. Akibatnya air sungai meluap hingga merendam permukiman warga.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bakamla RI Jemput 8 Nelayan Indonesia yang Hanyut ke Perairan Malaysia

Korban saat itu tengah bermain air bersama teman-temannya. Mereka memanfaatkan luapan air yang menggenangi permukiman mereka. Namun diduga karena tak mahir berenang, luapan air yang berarus cukup deras menyeret korban ke sungai hingga akhirnya menghilang.

&quot;Kita pertama kali mengetahui insiden itu dari Bintara Pembina Desa (Babinsa) setempat. Setelah menerima laporan atas insiden itu, kita langsung Kerahkan personel untuk melakukan pencarian,&quot; kata Octavianto.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Banjir di Malang Selatan, Satu Orang Hanyut Terbawa Derasnya Air&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Pencarian, kata Octavianto, melibatkan potensi SAR dari Babinsa, Personel Polsek Gido, BPBD Gunung Sitoli serta perangkat dan masyarakat desa setempat. Basarnas Nias juga menerjunkan peralatan berupa Rescue Car Palsar, Truk Personi, Peralatan SAR Medis, ALkom, APD Personal, Kantong Mayat, Aquaeyes.

&quot;Kita mohon doanya agar korban segera bisa ditemukan,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
