<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Berbondong-bondong Antre Air Bersih dari Perindo, Warga Kalideres: Sudah 2 Bulan Kami Kesulitan</title><description>Senyum semringah terpancar dari rawut wajah warga RW011, Kelurahan Pegadungan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/19/337/2885962/berbondong-bondong-antre-air-bersih-dari-perindo-warga-kalideres-sudah-2-bulan-kami-kesulitan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/19/337/2885962/berbondong-bondong-antre-air-bersih-dari-perindo-warga-kalideres-sudah-2-bulan-kami-kesulitan"/><item><title>Berbondong-bondong Antre Air Bersih dari Perindo, Warga Kalideres: Sudah 2 Bulan Kami Kesulitan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/19/337/2885962/berbondong-bondong-antre-air-bersih-dari-perindo-warga-kalideres-sudah-2-bulan-kami-kesulitan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/19/337/2885962/berbondong-bondong-antre-air-bersih-dari-perindo-warga-kalideres-sudah-2-bulan-kami-kesulitan</guid><pubDate>Selasa 19 September 2023 19:17 WIB</pubDate><dc:creator>Dimas Choirul</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/19/337/2885962/berbondong-bondong-antre-air-bersih-dari-perindo-warga-kalideres-sudah-2-bulan-kami-kesulitan-ZDOKJh0slV.JPG" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/19/337/2885962/berbondong-bondong-antre-air-bersih-dari-perindo-warga-kalideres-sudah-2-bulan-kami-kesulitan-ZDOKJh0slV.JPG</image><title></title></images><description>JAKARTA - Senyum semringah terpancar dari rawut wajah warga RW011, Kelurahan Pegadungan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, pada Selasa (19/9/2020) sore.

Betapa tidak, para warga akhirnya mendapatkan bantuan air bersih layak konsumsi dari Partai Perindo setelah sebulan lebih mengalami krisis.

&quot;Dari semenjak bulan kemaren udah hampir dua bulan, air kita kering, PAM juga engga keluar, jadi kita kesusahan menikmati air bersih,&quot; kata Nur Fauziah, selaku perwakilan warga RT006/RW011, Selasa.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wMy8xLzE3MDEwMi81L3g4bm93aWw=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Fauziah mengatakan bahwa, selama mengalami krisis air bersih tersebut para warga sebenarnya mendapatkan suplai dari PAM Jaya. Namun, hal tersebut tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sehingga, para warga dengan inisiatif membeli air seharga Rp6.000 per dua jerigen. &quot;Jelas kita keberatan beli air buat masak, mandi, dan lain-lain,&quot; kata Fauziah.

Dengan adanya bantuan ini, Fauziah berharap Partai Perindo dapat sukses. &quot;Makasih buat Partai Perindo dan bu Dian Mirza (Bacaleg Partai Perindo) untuk bantuan airnya, jadi warga terbantu.

Semoga makin maju, sukses, rejekinya lancar,&quot; pungkasnya.

Sebelumnya, pembagian air bersih itu diinisiasi oleh Bacaleg DPRD DKI Jakarta Dapil 9 dari Partai Perindo Dian Mirza. Dian mengatakan, meski air sudah mulai mengalir di sejumlah rumah warga sejak beberapa hari lalu, namun kualitas airnya masih sangat buruk.

&quot;Hari ini kami dari Partai Perindo tergerak untuk ikut meringankan beban yang dialami warga warga  di Pegadungan Kalideres khususnya di RT 6-7 RW 11, dengan membagikan air bersih layak konsumsi,&quot; kata Dian.

Menurut Dian, masalah kebutuhan air bersih merupakan masalah klasik di Jakarta. Tidak hanya di musim kemarau, musim penghujan saja warga Jakarta kesulitan mendapatkan air bersih.

&quot;Ini menjadi tantangan bagi Pemprov DKI Jakarta untuk memenuhi kebutuhan dasar yakni air,&quot; tuturnya.

Berdasarkan data dari Kementerian PUPR, sampai saat ini baru 39% warga jakarta yang bisa akses air bersih perpipaan atau dari PAM. Sayangnya sejak 8 September lalu, PAM Jaya mengumumkan adanya gangguan pelayanan akibat penurunan kualitas air baku, di antaranya kawasan Kalideres dan Cengkareng.

&quot;Penurunan kualitas air baku di Instalasi Pengelolaan Air  Hutan Kota membuat pengolahan air hasilnya di bawah standar Kementerian Kesehatan (Kemenkes),&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Senyum semringah terpancar dari rawut wajah warga RW011, Kelurahan Pegadungan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, pada Selasa (19/9/2020) sore.

Betapa tidak, para warga akhirnya mendapatkan bantuan air bersih layak konsumsi dari Partai Perindo setelah sebulan lebih mengalami krisis.

&quot;Dari semenjak bulan kemaren udah hampir dua bulan, air kita kering, PAM juga engga keluar, jadi kita kesusahan menikmati air bersih,&quot; kata Nur Fauziah, selaku perwakilan warga RT006/RW011, Selasa.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8wMy8xLzE3MDEwMi81L3g4bm93aWw=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Fauziah mengatakan bahwa, selama mengalami krisis air bersih tersebut para warga sebenarnya mendapatkan suplai dari PAM Jaya. Namun, hal tersebut tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sehingga, para warga dengan inisiatif membeli air seharga Rp6.000 per dua jerigen. &quot;Jelas kita keberatan beli air buat masak, mandi, dan lain-lain,&quot; kata Fauziah.

Dengan adanya bantuan ini, Fauziah berharap Partai Perindo dapat sukses. &quot;Makasih buat Partai Perindo dan bu Dian Mirza (Bacaleg Partai Perindo) untuk bantuan airnya, jadi warga terbantu.

Semoga makin maju, sukses, rejekinya lancar,&quot; pungkasnya.

Sebelumnya, pembagian air bersih itu diinisiasi oleh Bacaleg DPRD DKI Jakarta Dapil 9 dari Partai Perindo Dian Mirza. Dian mengatakan, meski air sudah mulai mengalir di sejumlah rumah warga sejak beberapa hari lalu, namun kualitas airnya masih sangat buruk.

&quot;Hari ini kami dari Partai Perindo tergerak untuk ikut meringankan beban yang dialami warga warga  di Pegadungan Kalideres khususnya di RT 6-7 RW 11, dengan membagikan air bersih layak konsumsi,&quot; kata Dian.

Menurut Dian, masalah kebutuhan air bersih merupakan masalah klasik di Jakarta. Tidak hanya di musim kemarau, musim penghujan saja warga Jakarta kesulitan mendapatkan air bersih.

&quot;Ini menjadi tantangan bagi Pemprov DKI Jakarta untuk memenuhi kebutuhan dasar yakni air,&quot; tuturnya.

Berdasarkan data dari Kementerian PUPR, sampai saat ini baru 39% warga jakarta yang bisa akses air bersih perpipaan atau dari PAM. Sayangnya sejak 8 September lalu, PAM Jaya mengumumkan adanya gangguan pelayanan akibat penurunan kualitas air baku, di antaranya kawasan Kalideres dan Cengkareng.

&quot;Penurunan kualitas air baku di Instalasi Pengelolaan Air  Hutan Kota membuat pengolahan air hasilnya di bawah standar Kementerian Kesehatan (Kemenkes),&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
