<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tawuran di Johar Baru, Ada Mata-Mata Buat Kelabui Polisi</title><description>Kapolsek Johar Baru, Kompol Ubaidillah mengungkapkan tawuran yang terjadi di RW 07, Kelurahan Tanah Tinggi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/19/338/2885852/tawuran-di-johar-baru-ada-mata-mata-buat-kelabui-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/19/338/2885852/tawuran-di-johar-baru-ada-mata-mata-buat-kelabui-polisi"/><item><title>Tawuran di Johar Baru, Ada Mata-Mata Buat Kelabui Polisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/19/338/2885852/tawuran-di-johar-baru-ada-mata-mata-buat-kelabui-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/19/338/2885852/tawuran-di-johar-baru-ada-mata-mata-buat-kelabui-polisi</guid><pubDate>Selasa 19 September 2023 16:36 WIB</pubDate><dc:creator>Giffar Rivana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/19/338/2885852/tawuran-di-johar-baru-ada-mata-mata-buat-kelabui-polisi-4CJBeg7ysy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi tawuran (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/19/338/2885852/tawuran-di-johar-baru-ada-mata-mata-buat-kelabui-polisi-4CJBeg7ysy.jpg</image><title>Ilustrasi tawuran (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kapolsek Johar Baru, Kompol Ubaidillah mengungkapkan tawuran yang terjadi di RW 07, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat direncanakan setelah polisi membubarkan diri.

Kata Ubaidillah, pihaknya sudah berjaga sejak pukul 22.00 WIB di kawasan Kelurahan Tanah Tinggi, hingga pukul 04.00 WIB. Namun, setelah polisi meninggalkan pos, tawuran pun terjadi.

&quot;Pemantauan tiap malem kita mobile, semuanya setiap jam 20.00 WIB apel terus sampai jam 04.00 WIB yang anehnya ini setiap kita geser dari jalur kita geser ke wilayah Galur,&quot; kata Ubaidillah saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (19/9/2023).

BACA JUGA:
Ditangkap Hendak Tawuran, Para Pelajar Ini Menangis Haru Sungkem ke Orang Tua


&quot;Kita geser ke Kampung Rawa, kejadian sampai tiga kali. Memang sih gak ada korban,&quot; imbuhnya.

Ubaidillah mengaku, di wilayah Kelurahan Tanah Tinggi terdapat oknum mata-mata yang memberitahu jika polisi sudah pindah ke tempat yang lain.

&quot;Dari warganya sendiri itu katanya ada mata-matanya, pas kita geser tau-tau timbul masalah itu (tawuran),&quot; ujar Ubaidillah.

BACA JUGA:
Pakai Bom Molotov, Pelaku Tawuran Dekat Kantor Walkot Jaktim Diburu Polisi


&quot;Infonya yang tawuran bukan warga Tanah Tinggi, warga luar,&quot; katanya.

Sebelumnya, tawuran antar warga kembali terjadi di Jakarta Pusat, kali ini terjadi di wilayah RW 07, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru. Tawuran terjadi perkiraan Selasa pukul 04.00 WIB dini hari tadi.



&quot;Ya ada, semacem tawuran aksi itu, cuma memang ga ada korban,&quot; kata Kapolsek Johar Baru Kompol Ubaidillah, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa.



Ubaidillah mengaku selalu berjaga dan berpatroli setiap malamnya untuk mengantisipasi tawuram terjadi. &quot;Hampir tiap malam anggota kita perwira kita selalu mengantisipasi sampai subuh, setiap malam warganya juga (berjaga),&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Viral Tawuran Dekat Kantor Walkot Jaktim Pakai Bom Molotov, Polisi Selidiki




Ubaidillah menegaskan, jika pelaku tawuran yang terjadi di Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru itu berasal dari warga luar yang menyerang ke daerah Tanah Tinggi.

</description><content:encoded>JAKARTA - Kapolsek Johar Baru, Kompol Ubaidillah mengungkapkan tawuran yang terjadi di RW 07, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat direncanakan setelah polisi membubarkan diri.

Kata Ubaidillah, pihaknya sudah berjaga sejak pukul 22.00 WIB di kawasan Kelurahan Tanah Tinggi, hingga pukul 04.00 WIB. Namun, setelah polisi meninggalkan pos, tawuran pun terjadi.

&quot;Pemantauan tiap malem kita mobile, semuanya setiap jam 20.00 WIB apel terus sampai jam 04.00 WIB yang anehnya ini setiap kita geser dari jalur kita geser ke wilayah Galur,&quot; kata Ubaidillah saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (19/9/2023).

BACA JUGA:
Ditangkap Hendak Tawuran, Para Pelajar Ini Menangis Haru Sungkem ke Orang Tua


&quot;Kita geser ke Kampung Rawa, kejadian sampai tiga kali. Memang sih gak ada korban,&quot; imbuhnya.

Ubaidillah mengaku, di wilayah Kelurahan Tanah Tinggi terdapat oknum mata-mata yang memberitahu jika polisi sudah pindah ke tempat yang lain.

&quot;Dari warganya sendiri itu katanya ada mata-matanya, pas kita geser tau-tau timbul masalah itu (tawuran),&quot; ujar Ubaidillah.

BACA JUGA:
Pakai Bom Molotov, Pelaku Tawuran Dekat Kantor Walkot Jaktim Diburu Polisi


&quot;Infonya yang tawuran bukan warga Tanah Tinggi, warga luar,&quot; katanya.

Sebelumnya, tawuran antar warga kembali terjadi di Jakarta Pusat, kali ini terjadi di wilayah RW 07, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru. Tawuran terjadi perkiraan Selasa pukul 04.00 WIB dini hari tadi.



&quot;Ya ada, semacem tawuran aksi itu, cuma memang ga ada korban,&quot; kata Kapolsek Johar Baru Kompol Ubaidillah, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa.



Ubaidillah mengaku selalu berjaga dan berpatroli setiap malamnya untuk mengantisipasi tawuram terjadi. &quot;Hampir tiap malam anggota kita perwira kita selalu mengantisipasi sampai subuh, setiap malam warganya juga (berjaga),&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Viral Tawuran Dekat Kantor Walkot Jaktim Pakai Bom Molotov, Polisi Selidiki




Ubaidillah menegaskan, jika pelaku tawuran yang terjadi di Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru itu berasal dari warga luar yang menyerang ke daerah Tanah Tinggi.

</content:encoded></item></channel></rss>
