<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tawuran Pecah di Johar Baru, Warga Saling Serang Pakai Petasan hingga Molotov</title><description>Tawuran Pecah di Johar Baru, Warga Saling Serang Pakai Petasan hingga Molotov
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/19/338/2886053/tawuran-pecah-di-johar-baru-warga-saling-serang-pakai-petasan-hingga-molotov</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/19/338/2886053/tawuran-pecah-di-johar-baru-warga-saling-serang-pakai-petasan-hingga-molotov"/><item><title>Tawuran Pecah di Johar Baru, Warga Saling Serang Pakai Petasan hingga Molotov</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/19/338/2886053/tawuran-pecah-di-johar-baru-warga-saling-serang-pakai-petasan-hingga-molotov</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/19/338/2886053/tawuran-pecah-di-johar-baru-warga-saling-serang-pakai-petasan-hingga-molotov</guid><pubDate>Selasa 19 September 2023 22:05 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/19/338/2886053/tawuran-pecah-di-johar-baru-warga-saling-serang-pakai-petasan-hingga-molotov-RvMrIxVbZ0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tawuran pecah di Johar Baru, warga saling serang pakai petasan dan molotov. (Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/19/338/2886053/tawuran-pecah-di-johar-baru-warga-saling-serang-pakai-petasan-hingga-molotov-RvMrIxVbZ0.jpg</image><title>Tawuran pecah di Johar Baru, warga saling serang pakai petasan dan molotov. (Ist)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xMy8xLzE3MDU3OS81L3g4bzFyaTI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Tawuran antar warga terjadi di Jalan Kramat Jaya, Kelurahan Johar Baru, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat pada Selasa (19/9/2023).


Hal itu sebagaimana terlihat dari unggahan akun Instagram @info_jakartapusat. Dalam postingan itu,  warga saling serang dengan menggunakan senjata tajam. Bahkan terlihat seorang warga memecahkan sebuah bom molotov dan saling tembak dengan petasan.

Menurut Kapolsek Johar Baru Kompol Ubaidillah, bentrokan tersebut terjadi pukul 18.00 WIB. Tidak ada korban dalam peristiwa tersebut.






BACA JUGA:
Ditangkap Hendak Tawuran, Para Pelajar Ini Menangis Haru Sungkem ke Orang Tua








&quot;Anggota Reskrim membubarkan gesekan warga di Jalan. Kramat Jaya, Johar Baru, sementara situasi kondusif,&quot; kata Ubaidillah dalam keterangannya, Selasa (19/9/2023).

Sebelumnya, sempat terjadi tawuran di Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru. Kapolsek Johar Baru, Kompol Ubaidillah mengungkapkan tawuran yang terjadi di RW 07, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat direncanakan setelah polisi membubarkan diri.






BACA JUGA:
Tawuran di Johar Baru, Ada Mata-Mata Buat Kelabui Polisi









Kata Ubaidillah, pihaknya sudah berjaga sejak pukul 22.00 WIB di kawasan Kelurahan Tanah Tinggi, hingga pukul 04.00 WIB. Namun setelah polisi meninggalkan pos, tawuran terjadi.

&quot;Pemantauan tiap malAm kita mobile, semuanya setiap jam 20.00 WIB apel terus sampai jam 04.00 WIB yang anehnya ini setiap kita geser dari jalur kita geser ke wilayah galur,&quot; kata Ubaidillah saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (19/9/2023).



&quot;Kita geser ke Kampung Rawa, kejadian sampai tiga kali. Memang sih gak ada korban,&quot; imbuhnya.





BACA JUGA:
Viral Tawuran Dekat Kantor Walkot Jaktim Pakai Bom Molotov, Polisi Selidiki











Ubaidillah mengaku, di wilayah Kelurahan Tanah Tinggi terdapat oknum mata-mata yang memberitahu jika polisi sudah pindah ke tempat yang lain.



&quot;Dari warganya sendiri itu katanya ada mata matanya, pas kita geser tahu-tahu timbul masalah itu (tawuran),&quot; ujar Ubaidillah.



</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xMy8xLzE3MDU3OS81L3g4bzFyaTI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Tawuran antar warga terjadi di Jalan Kramat Jaya, Kelurahan Johar Baru, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat pada Selasa (19/9/2023).


Hal itu sebagaimana terlihat dari unggahan akun Instagram @info_jakartapusat. Dalam postingan itu,  warga saling serang dengan menggunakan senjata tajam. Bahkan terlihat seorang warga memecahkan sebuah bom molotov dan saling tembak dengan petasan.

Menurut Kapolsek Johar Baru Kompol Ubaidillah, bentrokan tersebut terjadi pukul 18.00 WIB. Tidak ada korban dalam peristiwa tersebut.






BACA JUGA:
Ditangkap Hendak Tawuran, Para Pelajar Ini Menangis Haru Sungkem ke Orang Tua








&quot;Anggota Reskrim membubarkan gesekan warga di Jalan. Kramat Jaya, Johar Baru, sementara situasi kondusif,&quot; kata Ubaidillah dalam keterangannya, Selasa (19/9/2023).

Sebelumnya, sempat terjadi tawuran di Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru. Kapolsek Johar Baru, Kompol Ubaidillah mengungkapkan tawuran yang terjadi di RW 07, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat direncanakan setelah polisi membubarkan diri.






BACA JUGA:
Tawuran di Johar Baru, Ada Mata-Mata Buat Kelabui Polisi









Kata Ubaidillah, pihaknya sudah berjaga sejak pukul 22.00 WIB di kawasan Kelurahan Tanah Tinggi, hingga pukul 04.00 WIB. Namun setelah polisi meninggalkan pos, tawuran terjadi.

&quot;Pemantauan tiap malAm kita mobile, semuanya setiap jam 20.00 WIB apel terus sampai jam 04.00 WIB yang anehnya ini setiap kita geser dari jalur kita geser ke wilayah galur,&quot; kata Ubaidillah saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (19/9/2023).



&quot;Kita geser ke Kampung Rawa, kejadian sampai tiga kali. Memang sih gak ada korban,&quot; imbuhnya.





BACA JUGA:
Viral Tawuran Dekat Kantor Walkot Jaktim Pakai Bom Molotov, Polisi Selidiki











Ubaidillah mengaku, di wilayah Kelurahan Tanah Tinggi terdapat oknum mata-mata yang memberitahu jika polisi sudah pindah ke tempat yang lain.



&quot;Dari warganya sendiri itu katanya ada mata matanya, pas kita geser tahu-tahu timbul masalah itu (tawuran),&quot; ujar Ubaidillah.



</content:encoded></item></channel></rss>
