<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Motif Pria di Tanggamus Bunuh Temannya di Perkebunan Gunung Alip</title><description>Tersangka TK (55) tega membunuh korban Padli (52) yang merupakan temannya sendiri lantaran dendam.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/19/340/2885733/motif-pria-di-tanggamus-bunuh-temannya-di-perkebunan-gunung-alip</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/19/340/2885733/motif-pria-di-tanggamus-bunuh-temannya-di-perkebunan-gunung-alip"/><item><title>Motif Pria di Tanggamus Bunuh Temannya di Perkebunan Gunung Alip</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/19/340/2885733/motif-pria-di-tanggamus-bunuh-temannya-di-perkebunan-gunung-alip</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/19/340/2885733/motif-pria-di-tanggamus-bunuh-temannya-di-perkebunan-gunung-alip</guid><pubDate>Selasa 19 September 2023 14:42 WIB</pubDate><dc:creator>Ira Widyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/19/340/2885733/motif-pria-di-tanggamus-bunuh-temannya-di-perkebunan-gunung-alip-clyR4J2K8H.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pelaku pembunuhan temannya sendiri (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/19/340/2885733/motif-pria-di-tanggamus-bunuh-temannya-di-perkebunan-gunung-alip-clyR4J2K8H.jpg</image><title>Pelaku pembunuhan temannya sendiri (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xOS82LzE3MDg0NS81L3g4bzY2cnE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
TANGGAMUS - Tersangka TK (55) tega membunuh korban Padli (52) yang merupakan temannya sendiri lantaran dendam.
Kapolres Tanggamus AKBP Siwara Hadi Chandra mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka TK mengaku dendam lantaran kerap diejek oleh korban.
&quot;Untuk hasil keterangan sementara, motif tersangka dalam melakukan pembunuhan adalah karena dendam. Sebab, korban beberapa kali mengejek tersangka di depan umum sehingga membuat tersangka merasa malu, maka timbul dendam,&quot; ujar Kapolres dalam keterangannya, Selasa (19/9/2023).
Disinggung soal kendaraan korban yang dibawa kabur tersangka, kata Kapolres, itu lantaran tersangka ingin melarikan diri dari lokasi pembunuhan usai dicurigai oleh saksi yang melintas. &quot;Kendaraan tersebut saat ini juga telah diamankan,&quot; kata dia.

BACA JUGA:
Lirik Lagu dan Chord Gitar Dekat di Hati dari RAN

Sementara tersangka TK menyebutkan, dia merasa dendam terhadap korban lantaran telah 3 kali diejek korban karena sepeda motori miliknya sering macet.
&quot;Saya dendam karena sering diejek motor saya sering macet dan disuruh dijual kiloan. Saya sakit hati apakah karena saya orang enggak punya,&quot; tuturnya.
Menurut TK, dia bekerja mencari buah pinang dan pala, sehingga selalu membawa pisau tersebut untuk membelah pala.

BACA JUGA:
 Heboh Pernyataan Warga Rempang Akan Dipiting Tentara, Panglima TNI: Saya Minta Maaf!

TK mengungkapkan, saya penangkapan, dia hanya mengendarai motor korban menyusuri jalur dari Rantau Tijang hingga menembus Kedondong, lalu berhenti di Desa Bayas Jaya, Way Khilau.
&quot;Saya enggak tempat siapa-siapa, cuma disana pernah beli coklat, kalo rekan-rekan sudah enggak ada. Saya disitu cuma menghabiskan waktu,&quot; ungkapnya.Namun demikian, tersangka TK mengaku menyesali perbuatannya dan tak menduga perbuatannya telah mengakibatkan korban meninggal dunia.

&quot;Saya sangat menyesal, tidak menyangka akan seperti ini,&quot; tutupnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Selidiki Kebakaran Museum Nasional, Polisi Periksa 21 Saksi

Sebelumnya, Polisi akhirnya berhasil mengungkap peristiwa pembunuhan yang terjadi di aliran air siring perkebunan Pekon Sukabanjar Kecamatan Gunung Alip Kabupaten Tanggamus pada Rabu (13/9/2023) malam lalu.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Siskaeee Tanggapi Isu Bakal Dijemput Paksa Polisi di Kamboja

Kapolres Tanggamus AKBP Siwara Hadi Chandra mengatakan, pelaku seorang pria berinisial TK (55) yang juga merupakan teman korban Padli (52).

Kapolres menuturkan, tersangka TK warga Pekon Sukamernah, Gunung Alip itu diamankan di Jalan Raya Desa Bayas Jaya, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran, Jumat (15/9).





</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xOS82LzE3MDg0NS81L3g4bzY2cnE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
TANGGAMUS - Tersangka TK (55) tega membunuh korban Padli (52) yang merupakan temannya sendiri lantaran dendam.
Kapolres Tanggamus AKBP Siwara Hadi Chandra mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka TK mengaku dendam lantaran kerap diejek oleh korban.
&quot;Untuk hasil keterangan sementara, motif tersangka dalam melakukan pembunuhan adalah karena dendam. Sebab, korban beberapa kali mengejek tersangka di depan umum sehingga membuat tersangka merasa malu, maka timbul dendam,&quot; ujar Kapolres dalam keterangannya, Selasa (19/9/2023).
Disinggung soal kendaraan korban yang dibawa kabur tersangka, kata Kapolres, itu lantaran tersangka ingin melarikan diri dari lokasi pembunuhan usai dicurigai oleh saksi yang melintas. &quot;Kendaraan tersebut saat ini juga telah diamankan,&quot; kata dia.

BACA JUGA:
Lirik Lagu dan Chord Gitar Dekat di Hati dari RAN

Sementara tersangka TK menyebutkan, dia merasa dendam terhadap korban lantaran telah 3 kali diejek korban karena sepeda motori miliknya sering macet.
&quot;Saya dendam karena sering diejek motor saya sering macet dan disuruh dijual kiloan. Saya sakit hati apakah karena saya orang enggak punya,&quot; tuturnya.
Menurut TK, dia bekerja mencari buah pinang dan pala, sehingga selalu membawa pisau tersebut untuk membelah pala.

BACA JUGA:
 Heboh Pernyataan Warga Rempang Akan Dipiting Tentara, Panglima TNI: Saya Minta Maaf!

TK mengungkapkan, saya penangkapan, dia hanya mengendarai motor korban menyusuri jalur dari Rantau Tijang hingga menembus Kedondong, lalu berhenti di Desa Bayas Jaya, Way Khilau.
&quot;Saya enggak tempat siapa-siapa, cuma disana pernah beli coklat, kalo rekan-rekan sudah enggak ada. Saya disitu cuma menghabiskan waktu,&quot; ungkapnya.Namun demikian, tersangka TK mengaku menyesali perbuatannya dan tak menduga perbuatannya telah mengakibatkan korban meninggal dunia.

&quot;Saya sangat menyesal, tidak menyangka akan seperti ini,&quot; tutupnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Selidiki Kebakaran Museum Nasional, Polisi Periksa 21 Saksi

Sebelumnya, Polisi akhirnya berhasil mengungkap peristiwa pembunuhan yang terjadi di aliran air siring perkebunan Pekon Sukabanjar Kecamatan Gunung Alip Kabupaten Tanggamus pada Rabu (13/9/2023) malam lalu.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Siskaeee Tanggapi Isu Bakal Dijemput Paksa Polisi di Kamboja

Kapolres Tanggamus AKBP Siwara Hadi Chandra mengatakan, pelaku seorang pria berinisial TK (55) yang juga merupakan teman korban Padli (52).

Kapolres menuturkan, tersangka TK warga Pekon Sukamernah, Gunung Alip itu diamankan di Jalan Raya Desa Bayas Jaya, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran, Jumat (15/9).





</content:encoded></item></channel></rss>
