<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pidato Berapi-api di Majelis Umum PBB, Zelensky Tuduh Rusia Persenjatai Makanan, Energi dan Menculik Anak-Anak saat Perang</title><description>Zelensky menggambarkan perang Rusia terhadap negaranya sebagai serangan terhadap &amp;ldquo;tatanan internasional&amp;rdquo;.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/20/18/2886123/pidato-berapi-api-di-majelis-umum-pbb-zelensky-tuduh-rusia-persenjatai-makanan-energi-dan-menculik-anak-anak-saat-perang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/20/18/2886123/pidato-berapi-api-di-majelis-umum-pbb-zelensky-tuduh-rusia-persenjatai-makanan-energi-dan-menculik-anak-anak-saat-perang"/><item><title>Pidato Berapi-api di Majelis Umum PBB, Zelensky Tuduh Rusia Persenjatai Makanan, Energi dan Menculik Anak-Anak saat Perang</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/20/18/2886123/pidato-berapi-api-di-majelis-umum-pbb-zelensky-tuduh-rusia-persenjatai-makanan-energi-dan-menculik-anak-anak-saat-perang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/20/18/2886123/pidato-berapi-api-di-majelis-umum-pbb-zelensky-tuduh-rusia-persenjatai-makanan-energi-dan-menculik-anak-anak-saat-perang</guid><pubDate>Rabu 20 September 2023 06:42 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/20/18/2886123/pidato-berapi-api-di-majelis-umum-pbb-zelensky-tuduh-rusia-persenjatai-makanan-energi-dan-menculik-anak-anak-saat-perang-ZG4wv66zbn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Ukraina berpidato penuh semangat di Majelis Umum PBB untuk meminta dukungan mengakhiri perang  (Foto: UPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/20/18/2886123/pidato-berapi-api-di-majelis-umum-pbb-zelensky-tuduh-rusia-persenjatai-makanan-energi-dan-menculik-anak-anak-saat-perang-ZG4wv66zbn.jpg</image><title>Presiden Ukraina berpidato penuh semangat di Majelis Umum PBB untuk meminta dukungan mengakhiri perang  (Foto: UPI)</title></images><description>MANHATTAN - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky meminta para pemimpin dunia untuk bersatu mengalahkan agresor dalam pidatonya yang penuh semangat di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Manhattan, Amerika Serikat (AS) pada Selasa (19/9/2023) sore.

Zelensky memulai pidatonya dengan mengecam Rusia karena mempersenjatai makanan, energi, dan serangan terhadap anak-anak terhadap Ukraina.

&amp;ldquo;Kami mengetahui nama puluhan ribu anak&amp;hellip; yang diculik oleh Rusia di wilayah pendudukan Ukraina dan kemudian dideportasi,&amp;rdquo; ujarnya, dikutip New York Post.


BACA JUGA:
Pidato Penuh Semangat di Majelis Umum PBB, Zelensky Desak Dunia Bersatu Akhiri Agresi Rusia

&amp;ldquo;Pengadilan Kriminal Internasional (ICT) mengeluarkan surat perintah penangkapan internasional kepada [Presiden Rusia Vladmir] Putin atas kejahatan ini. Kami berusaha memulangkan anak-anak, tapi waktu terus berjalan&amp;hellip; apa yang akan terjadi pada mereka?,&amp;rdquo; tanyanya.


BACA JUGA:
Rusia Minta Pengadilan Internasional Batalkan Kasus yang Diajukan Ukraina, Termasuk Tuduhan Genosida

&amp;ldquo;Untuk pertama kalinya dalam sejarah modern, kita memiliki peluang nyata untuk mengakhiri agresi sesuai dengan kondisi negara yang diserang,&amp;rdquo; kata Zelensky, sambil memohon persatuan internasional.

&amp;ldquo;Dan ini adalah kesempatan nyata bagi setiap negara&amp;hellip; untuk mendapatkan hasil yang sama jika diserang,&amp;rdquo; lanjutnya.

Zelensky, 45, menggambarkan perang Rusia terhadap negaranya sebagai serangan terhadap &amp;ldquo;tatanan internasional&amp;rdquo; ketika ia menyampaikan pidato berapi-api dalam bahasa Inggris kepada Majelis Umum yang berlangsung lebih dari 15 menit.



Mengenakan kemeja polo lengan panjang berbalut warna zaitun dan berjanggut, Zelensky memperingatkan bahwa &amp;ldquo;ancaman radiasi berbahaya&amp;rdquo; dari perang nuklir akan tetap ada tanpa intervensi internasional.



&amp;ldquo;Biarkan persatuan memutuskan segalanya secara terbuka,&amp;rdquo; terangnya, dikutip New York Post.

&amp;ldquo;Sementara Rusia mendorong dunia menuju perang terakhir, Ukraina melakukan segalanya untuk memastikan bahwa setelah agresi Rusia, tidak ada seorang pun di dunia yang berani menyerang negara mana pun,&amp;rdquo; lanjutnya.



&amp;ldquo;Persenjataan harus dibatasi, kejahatan perang harus dihukum, orang-orang yang dideportasi harus kembali ke rumah mereka dan penjajah harus kembali ke tanah mereka sendiri. Kita harus bersatu,&amp;rdquo; katanya yang disambut tepuk tangan meriah.



</description><content:encoded>MANHATTAN - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky meminta para pemimpin dunia untuk bersatu mengalahkan agresor dalam pidatonya yang penuh semangat di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Manhattan, Amerika Serikat (AS) pada Selasa (19/9/2023) sore.

Zelensky memulai pidatonya dengan mengecam Rusia karena mempersenjatai makanan, energi, dan serangan terhadap anak-anak terhadap Ukraina.

&amp;ldquo;Kami mengetahui nama puluhan ribu anak&amp;hellip; yang diculik oleh Rusia di wilayah pendudukan Ukraina dan kemudian dideportasi,&amp;rdquo; ujarnya, dikutip New York Post.


BACA JUGA:
Pidato Penuh Semangat di Majelis Umum PBB, Zelensky Desak Dunia Bersatu Akhiri Agresi Rusia

&amp;ldquo;Pengadilan Kriminal Internasional (ICT) mengeluarkan surat perintah penangkapan internasional kepada [Presiden Rusia Vladmir] Putin atas kejahatan ini. Kami berusaha memulangkan anak-anak, tapi waktu terus berjalan&amp;hellip; apa yang akan terjadi pada mereka?,&amp;rdquo; tanyanya.


BACA JUGA:
Rusia Minta Pengadilan Internasional Batalkan Kasus yang Diajukan Ukraina, Termasuk Tuduhan Genosida

&amp;ldquo;Untuk pertama kalinya dalam sejarah modern, kita memiliki peluang nyata untuk mengakhiri agresi sesuai dengan kondisi negara yang diserang,&amp;rdquo; kata Zelensky, sambil memohon persatuan internasional.

&amp;ldquo;Dan ini adalah kesempatan nyata bagi setiap negara&amp;hellip; untuk mendapatkan hasil yang sama jika diserang,&amp;rdquo; lanjutnya.

Zelensky, 45, menggambarkan perang Rusia terhadap negaranya sebagai serangan terhadap &amp;ldquo;tatanan internasional&amp;rdquo; ketika ia menyampaikan pidato berapi-api dalam bahasa Inggris kepada Majelis Umum yang berlangsung lebih dari 15 menit.



Mengenakan kemeja polo lengan panjang berbalut warna zaitun dan berjanggut, Zelensky memperingatkan bahwa &amp;ldquo;ancaman radiasi berbahaya&amp;rdquo; dari perang nuklir akan tetap ada tanpa intervensi internasional.



&amp;ldquo;Biarkan persatuan memutuskan segalanya secara terbuka,&amp;rdquo; terangnya, dikutip New York Post.

&amp;ldquo;Sementara Rusia mendorong dunia menuju perang terakhir, Ukraina melakukan segalanya untuk memastikan bahwa setelah agresi Rusia, tidak ada seorang pun di dunia yang berani menyerang negara mana pun,&amp;rdquo; lanjutnya.



&amp;ldquo;Persenjataan harus dibatasi, kejahatan perang harus dihukum, orang-orang yang dideportasi harus kembali ke rumah mereka dan penjajah harus kembali ke tanah mereka sendiri. Kita harus bersatu,&amp;rdquo; katanya yang disambut tepuk tangan meriah.



</content:encoded></item></channel></rss>
