<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dimediasi Rusia, Pasukan Armenia di Nagorno-Karabakh Umumkan Gencatan Senjata dengan Azerbaijan</title><description>Rusia menempatkan pasukan penjaga perdamaiannya di Nagorno-Karabakh pasca perang Armenia-Azerbaijan pada 2020.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/20/18/2886515/dimediasi-rusia-pasukan-armenia-di-nagorno-karabakh-umumkan-gencatan-senjata-dengan-azerbaijan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/20/18/2886515/dimediasi-rusia-pasukan-armenia-di-nagorno-karabakh-umumkan-gencatan-senjata-dengan-azerbaijan"/><item><title>Dimediasi Rusia, Pasukan Armenia di Nagorno-Karabakh Umumkan Gencatan Senjata dengan Azerbaijan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/20/18/2886515/dimediasi-rusia-pasukan-armenia-di-nagorno-karabakh-umumkan-gencatan-senjata-dengan-azerbaijan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/20/18/2886515/dimediasi-rusia-pasukan-armenia-di-nagorno-karabakh-umumkan-gencatan-senjata-dengan-azerbaijan</guid><pubDate>Rabu 20 September 2023 16:30 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/20/18/2886515/dimediasi-rusia-pasukan-armenia-di-nagorno-karabakh-setujui-gencatan-senjata-dengan-azerbaijan-kq7UYH9Cwu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pasukan penjaga perdamaian Rusia mengevakuasi warga sipil dari sebuah lokasi menyusul operasi yang diluncurkan pasukan Azerbaijan di Nagorno-Karabakh, 20 September 2023. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/20/18/2886515/dimediasi-rusia-pasukan-armenia-di-nagorno-karabakh-setujui-gencatan-senjata-dengan-azerbaijan-kq7UYH9Cwu.jpg</image><title>Pasukan penjaga perdamaian Rusia mengevakuasi warga sipil dari sebuah lokasi menyusul operasi yang diluncurkan pasukan Azerbaijan di Nagorno-Karabakh, 20 September 2023. (Foto: Reuters)</title></images><description>YEREVAN - Etnis Armenia di wilayah Nagorno-Karabakh yang memisahkan diri dari Azerbaijan menyetujui proposal Rusia untuk melakukan gencatan senjata pada Rabu, (20/9/2023). Gencatan senjata itu tercapai 24 jam setelah Azerbaijan memulai serangan untuk mengambil kendali wilayah kantong tersebut, yang menewaskan puluhan orang dan melukai ratusan lainnya.

BACA JUGA:
Nagorno-Karabakh Kembali Digempur, Ini Kronologi Konflik Terbaru Azerbaijan-Armenia

Pasukan separatis Armenia di Karabakh mengatakan Azerbaijan telah menerobos garis pertahanan mereka dan merebut sejumlah posisi ketinggian dan persimpangan jalan yang strategis.
Negara yang memproklamirkan diri sebagai &quot;Republik Artsakh&quot; mengatakan bahwa dalam keadaan seperti itu, mereka tidak punya pilihan selain menghentikan permusuhan mulai pukul 1 siang. waktu setempat pada Rabu.
&amp;ldquo;Pihak berwenang Republik Artsakh menerima usulan komando kontingen penjaga perdamaian Rusia untuk melakukan gencatan senjata,&amp;rdquo; katanya sebagaimana dilansir Reuters.

BACA JUGA:
Armenia Siap Akui Nagorno-Karabakh Sebagai Bagian dari Azerbaijan

&amp;ldquo;Dengan mediasi komando kontingen penjaga perdamaian Rusia yang ditempatkan di Nagorno-Karabakh, kesepakatan dicapai mengenai penghentian permusuhan sepenuhnya mulai pukul 13:00 pada 20 September 2023.&amp;rdquo;Azerbaijan memulai operasinya terhadap Nagorno-Karabakh pada Selasa, (19/9/2023) setelah beberapa tentaranya tewas dalam apa yang dikatakan Baku sebagai serangan dari wilayah pegunungan, yang telah diblokade oleh Azerbaijan selama sembilan bulan.
Nagorno-Karabakh diakui secara internasional sebagai bagian dari Azerbaijan.</description><content:encoded>YEREVAN - Etnis Armenia di wilayah Nagorno-Karabakh yang memisahkan diri dari Azerbaijan menyetujui proposal Rusia untuk melakukan gencatan senjata pada Rabu, (20/9/2023). Gencatan senjata itu tercapai 24 jam setelah Azerbaijan memulai serangan untuk mengambil kendali wilayah kantong tersebut, yang menewaskan puluhan orang dan melukai ratusan lainnya.

BACA JUGA:
Nagorno-Karabakh Kembali Digempur, Ini Kronologi Konflik Terbaru Azerbaijan-Armenia

Pasukan separatis Armenia di Karabakh mengatakan Azerbaijan telah menerobos garis pertahanan mereka dan merebut sejumlah posisi ketinggian dan persimpangan jalan yang strategis.
Negara yang memproklamirkan diri sebagai &quot;Republik Artsakh&quot; mengatakan bahwa dalam keadaan seperti itu, mereka tidak punya pilihan selain menghentikan permusuhan mulai pukul 1 siang. waktu setempat pada Rabu.
&amp;ldquo;Pihak berwenang Republik Artsakh menerima usulan komando kontingen penjaga perdamaian Rusia untuk melakukan gencatan senjata,&amp;rdquo; katanya sebagaimana dilansir Reuters.

BACA JUGA:
Armenia Siap Akui Nagorno-Karabakh Sebagai Bagian dari Azerbaijan

&amp;ldquo;Dengan mediasi komando kontingen penjaga perdamaian Rusia yang ditempatkan di Nagorno-Karabakh, kesepakatan dicapai mengenai penghentian permusuhan sepenuhnya mulai pukul 13:00 pada 20 September 2023.&amp;rdquo;Azerbaijan memulai operasinya terhadap Nagorno-Karabakh pada Selasa, (19/9/2023) setelah beberapa tentaranya tewas dalam apa yang dikatakan Baku sebagai serangan dari wilayah pegunungan, yang telah diblokade oleh Azerbaijan selama sembilan bulan.
Nagorno-Karabakh diakui secara internasional sebagai bagian dari Azerbaijan.</content:encoded></item></channel></rss>
