<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kebakaran Museum Nasional, Beberapa Koleksi yang Terbakar Disebut Masih Utuh</title><description>Kini, ratusan benda bersejarah tersebut telah dievakuasi ke tempat penyimpanan sementara.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/20/337/2886752/kebakaran-museum-nasional-beberapa-koleksi-yang-terbakar-disebut-masih-utuh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/20/337/2886752/kebakaran-museum-nasional-beberapa-koleksi-yang-terbakar-disebut-masih-utuh"/><item><title>Kebakaran Museum Nasional, Beberapa Koleksi yang Terbakar Disebut Masih Utuh</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/20/337/2886752/kebakaran-museum-nasional-beberapa-koleksi-yang-terbakar-disebut-masih-utuh</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/20/337/2886752/kebakaran-museum-nasional-beberapa-koleksi-yang-terbakar-disebut-masih-utuh</guid><pubDate>Rabu 20 September 2023 21:12 WIB</pubDate><dc:creator>Bachtiar Rojab</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/20/337/2886752/kebakaran-museum-nasional-beberapa-koleksi-yang-terbakar-disebut-masih-utuh-gfIeXbUynn.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/20/337/2886752/kebakaran-museum-nasional-beberapa-koleksi-yang-terbakar-disebut-masih-utuh-gfIeXbUynn.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA&amp;nbsp;- Tim Khusus penanganan unit Museum Nasional Indonesia terus melakukan pendataan terhadap benda bersejarah yang terdampak kebakaran. Kini, ratusan benda bersejarah tersebut telah dievakuasi ke tempat penyimpanan sementara.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Layanan Umum Museum dan Cagar Budaya (BLU MCB), Ahmad Mahendra mengatakan, pihaknya juga masih meneliti tingkat kerusakan benda bersejarah tersebut.

&quot;Kami masih proses melakukan identifikasi, analisis tingkat kerusakan, pembersihan dan penanganan konservasi tahap awal,&quot; ujar Mahendra dalam keterangannya, Rabu (20/9/2023).


BACA JUGA:
 Pasca-Museum Nasional Terbakar, Tim Khusus MCB Dikerahkan untuk Identifikasi Barang Bersejarah&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Dari koleksi benda bersejarah yang terdampak, kata Mahendra, tim khusus sudah mengevakuasi dan melakukan penelitian terhadap koleksi dari galeri perunggu.

&quot;Beberapa koleksi yang ditemukan masih cukup utuh dan langsung dapat diidentifikasi,&quot; paparnya.

Mahendra menambahkan, saat ini pihaknya masih lakukan tahap pemulihan. Terlebih, pihaknya tengah bekerjasama dengan melibatkan para ahli konservator, arkeolog, antropolog, budaya, sejarah, kurator, dan akademisi untuk menyusun perencanaan pemulihan MNI ke depan.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xOC8xLzE3MDc3OS81L3g4bzU2OWI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

&quot;Kerja sama ini untuk peningkatan sistem keamanan dan pengamanan koleksi benda bersejarah yang berada di seluruh museum dan cagar budaya di Indonesia,&quot; katanya.

Diketahui, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Komarudin mengungkapkan, masih belum menemukan asal muasal titik api yang melahap Gedung A di Museum Nasional atau Museum Gajah, Jakarta Pusat yang terjadi pada Sabtu 16 September 2023 malam sekitar Pukul 20.00 WIB.


Komarudin menjelaskan, walaupun sudah mendapatkan rekaman CCTV, namun pihaknya harus lebih mendalami tayangan CCTV tersebut karena arah kameranya tidak langsung mengarah ke sumber api.



&quot;Itu pun masih harus kita dalami, karena dari tayangan CCTV yang ada, CCTV yang tidak langsung memperlihatkan ke titik (api) tersebut, hanya terlihat warna kemerahan yang ada pada bagian belakang museum. Jadi itu hanya sekadar petunjuk saja,&quot; kata Komarudin, Selasa (19/9/2023).

</description><content:encoded>JAKARTA&amp;nbsp;- Tim Khusus penanganan unit Museum Nasional Indonesia terus melakukan pendataan terhadap benda bersejarah yang terdampak kebakaran. Kini, ratusan benda bersejarah tersebut telah dievakuasi ke tempat penyimpanan sementara.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Layanan Umum Museum dan Cagar Budaya (BLU MCB), Ahmad Mahendra mengatakan, pihaknya juga masih meneliti tingkat kerusakan benda bersejarah tersebut.

&quot;Kami masih proses melakukan identifikasi, analisis tingkat kerusakan, pembersihan dan penanganan konservasi tahap awal,&quot; ujar Mahendra dalam keterangannya, Rabu (20/9/2023).


BACA JUGA:
 Pasca-Museum Nasional Terbakar, Tim Khusus MCB Dikerahkan untuk Identifikasi Barang Bersejarah&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Dari koleksi benda bersejarah yang terdampak, kata Mahendra, tim khusus sudah mengevakuasi dan melakukan penelitian terhadap koleksi dari galeri perunggu.

&quot;Beberapa koleksi yang ditemukan masih cukup utuh dan langsung dapat diidentifikasi,&quot; paparnya.

Mahendra menambahkan, saat ini pihaknya masih lakukan tahap pemulihan. Terlebih, pihaknya tengah bekerjasama dengan melibatkan para ahli konservator, arkeolog, antropolog, budaya, sejarah, kurator, dan akademisi untuk menyusun perencanaan pemulihan MNI ke depan.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xOC8xLzE3MDc3OS81L3g4bzU2OWI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

&quot;Kerja sama ini untuk peningkatan sistem keamanan dan pengamanan koleksi benda bersejarah yang berada di seluruh museum dan cagar budaya di Indonesia,&quot; katanya.

Diketahui, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Komarudin mengungkapkan, masih belum menemukan asal muasal titik api yang melahap Gedung A di Museum Nasional atau Museum Gajah, Jakarta Pusat yang terjadi pada Sabtu 16 September 2023 malam sekitar Pukul 20.00 WIB.


Komarudin menjelaskan, walaupun sudah mendapatkan rekaman CCTV, namun pihaknya harus lebih mendalami tayangan CCTV tersebut karena arah kameranya tidak langsung mengarah ke sumber api.



&quot;Itu pun masih harus kita dalami, karena dari tayangan CCTV yang ada, CCTV yang tidak langsung memperlihatkan ke titik (api) tersebut, hanya terlihat warna kemerahan yang ada pada bagian belakang museum. Jadi itu hanya sekadar petunjuk saja,&quot; kata Komarudin, Selasa (19/9/2023).

</content:encoded></item></channel></rss>
