<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wamen ATR/BPN Serahkan Sertifikat Tanah yang Diwakafkan ke Guru Spiritual Jokowi</title><description>Tanah seluas 7.285 meter persegi tersebut digunakan untuk pembangunan Pesantren Al Qurani Azzayadi</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/20/512/2886563/wamen-atr-bpn-serahkan-sertifikat-tanah-yang-diwakafkan-ke-guru-spiritual-jokowi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/20/512/2886563/wamen-atr-bpn-serahkan-sertifikat-tanah-yang-diwakafkan-ke-guru-spiritual-jokowi"/><item><title>Wamen ATR/BPN Serahkan Sertifikat Tanah yang Diwakafkan ke Guru Spiritual Jokowi</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/20/512/2886563/wamen-atr-bpn-serahkan-sertifikat-tanah-yang-diwakafkan-ke-guru-spiritual-jokowi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/20/512/2886563/wamen-atr-bpn-serahkan-sertifikat-tanah-yang-diwakafkan-ke-guru-spiritual-jokowi</guid><pubDate>Rabu 20 September 2023 17:21 WIB</pubDate><dc:creator>Nanda Aria</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/20/512/2886563/tanah-yang-diwakafkan-jokowi-diserahkan-untuk-ponpes-al-qurani-di-sukoharjo-U2He0yIun4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tanah wakaf Jokowi diserahkan ke pesantren/Foto: Ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/20/512/2886563/tanah-yang-diwakafkan-jokowi-diserahkan-untuk-ponpes-al-qurani-di-sukoharjo-U2He0yIun4.jpg</image><title>Tanah wakaf Jokowi diserahkan ke pesantren/Foto: Ist</title></images><description>


SUKOHARJO - Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyerahkan 20 sertifikat tanah wakaf seluas 13.385 meter persegi yang tersebar di 7 Kecamatan. Hal itu diberikan dalam kunjungan kerjanya di Sukoharjo, Jawa Tengah,
Bertempat di Masjid At Taubah, Desa Gentan, Kecamatan Baki, salah satu sertifikat yang diserahkan oleh Wamen ATR/BPN adalah bidang tanah yang diwakafkan kepada KH Abdul Karim Ahmad.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jokowi Hadiri Apel Akbar Pasukan Kokam di Stadion Manahan

Tanah seluas 7.285 meter persegi tersebut digunakan untuk pembangunan Pesantren Al Qurani Azzayadi di Sanggrahan, Sukoharjo.
&amp;ldquo;Terima kasih Pak Wamen sudah jauh-jauh dari Jakarta untuk menyerahkan sertifikat wakaf ini,&amp;rdquo; kata Alamul Huda yang mewakili penerimaan sertifikat Ponpes Al Qurani saat menerima sertifikat, Rabu (20/9/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Menhan Prabowo Dampingi Presiden Jokowi Tinjau PT Pindad di Bandung


Menyambung hal tersebut, Raja Antoni menjelaskan bahwa saat ini Kementerian ATR/BPN sedang berupaya keras melaksanakan seluruh pendaftaran tanah di Indonesia melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).
&amp;ldquo;Alhamdulilah atas dedikasi dan kerja keras seluruh jajaran, kami telah mendaftarkan 107,2 juta bidang tanah di mana 87,2 bidangnya telah bersertifikat,&amp;rdquo; ujar Raja.Menyoal tentang wakaf, ia menjelaskan pihaknya sedang menggalakkan Gerakan Nasional sertifikasi rumah ibadah dan tanah wakaf. Ia menjelaskan bahwa di antara tanah yang harus didaftarkan tersebut terdapat tanah-tanah umat beragama.
&amp;ldquo;Kami sudah dan akan terus mensertifikasi bidang tanah seluruh rumah ibadah dan tanah wakaf tanpa terkecuali. Semua agama akan kami sertifikasi,&amp;rdquo; sambung Raja Antoni.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jokowi Kembali Tegaskan Urusan Capres dan Cawapres Bukan Urusan Presiden

Mantan Direktur Eksekutif MAARIF Institute itu kemudian mengingatkan para penerima sertifikat supaya dapat menjaga sertifikat tersebut agar tidak hilang atau rusak dengan melakukan fotocopy.
&amp;ldquo;Silakan difotocopy, kalau-kalau nanti ada permasalahan seperti hilang atau rusak,&amp;rdquo; tutup Raja Antoni
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Kantor Wilayah BPN Jawa Tengah, Kepala Kantor Pertanahan Sukoharjo, Kepala Kantor Pertanahan Surakarta serta sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat.</description><content:encoded>


SUKOHARJO - Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyerahkan 20 sertifikat tanah wakaf seluas 13.385 meter persegi yang tersebar di 7 Kecamatan. Hal itu diberikan dalam kunjungan kerjanya di Sukoharjo, Jawa Tengah,
Bertempat di Masjid At Taubah, Desa Gentan, Kecamatan Baki, salah satu sertifikat yang diserahkan oleh Wamen ATR/BPN adalah bidang tanah yang diwakafkan kepada KH Abdul Karim Ahmad.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jokowi Hadiri Apel Akbar Pasukan Kokam di Stadion Manahan

Tanah seluas 7.285 meter persegi tersebut digunakan untuk pembangunan Pesantren Al Qurani Azzayadi di Sanggrahan, Sukoharjo.
&amp;ldquo;Terima kasih Pak Wamen sudah jauh-jauh dari Jakarta untuk menyerahkan sertifikat wakaf ini,&amp;rdquo; kata Alamul Huda yang mewakili penerimaan sertifikat Ponpes Al Qurani saat menerima sertifikat, Rabu (20/9/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Menhan Prabowo Dampingi Presiden Jokowi Tinjau PT Pindad di Bandung


Menyambung hal tersebut, Raja Antoni menjelaskan bahwa saat ini Kementerian ATR/BPN sedang berupaya keras melaksanakan seluruh pendaftaran tanah di Indonesia melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).
&amp;ldquo;Alhamdulilah atas dedikasi dan kerja keras seluruh jajaran, kami telah mendaftarkan 107,2 juta bidang tanah di mana 87,2 bidangnya telah bersertifikat,&amp;rdquo; ujar Raja.Menyoal tentang wakaf, ia menjelaskan pihaknya sedang menggalakkan Gerakan Nasional sertifikasi rumah ibadah dan tanah wakaf. Ia menjelaskan bahwa di antara tanah yang harus didaftarkan tersebut terdapat tanah-tanah umat beragama.
&amp;ldquo;Kami sudah dan akan terus mensertifikasi bidang tanah seluruh rumah ibadah dan tanah wakaf tanpa terkecuali. Semua agama akan kami sertifikasi,&amp;rdquo; sambung Raja Antoni.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jokowi Kembali Tegaskan Urusan Capres dan Cawapres Bukan Urusan Presiden

Mantan Direktur Eksekutif MAARIF Institute itu kemudian mengingatkan para penerima sertifikat supaya dapat menjaga sertifikat tersebut agar tidak hilang atau rusak dengan melakukan fotocopy.
&amp;ldquo;Silakan difotocopy, kalau-kalau nanti ada permasalahan seperti hilang atau rusak,&amp;rdquo; tutup Raja Antoni
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Kantor Wilayah BPN Jawa Tengah, Kepala Kantor Pertanahan Sukoharjo, Kepala Kantor Pertanahan Surakarta serta sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat.</content:encoded></item></channel></rss>
