<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral, Bos Narkoba Dimakamkan dengan Peti Mati Penuh Senjata untuk Mempertahankan Diri di Akhirat</title><description>Bustamante ditembak mati bersama putrinya di sebuah tempat cuci mobil di Ekuador.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/21/18/2887482/viral-bos-narkoba-dimakamkan-dengan-peti-mati-penuh-senjata-untuk-mempertahankan-diri-di-akhirat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/21/18/2887482/viral-bos-narkoba-dimakamkan-dengan-peti-mati-penuh-senjata-untuk-mempertahankan-diri-di-akhirat"/><item><title>Viral, Bos Narkoba Dimakamkan dengan Peti Mati Penuh Senjata untuk Mempertahankan Diri di Akhirat</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/21/18/2887482/viral-bos-narkoba-dimakamkan-dengan-peti-mati-penuh-senjata-untuk-mempertahankan-diri-di-akhirat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/21/18/2887482/viral-bos-narkoba-dimakamkan-dengan-peti-mati-penuh-senjata-untuk-mempertahankan-diri-di-akhirat</guid><pubDate>Kamis 21 September 2023 20:52 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/21/18/2887482/viral-bos-narkoba-dimakamkan-dengan-peti-mati-penuh-senjata-untuk-mempertahankan-diri-di-akhirat-aLnRelDC6r.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/21/18/2887482/viral-bos-narkoba-dimakamkan-dengan-peti-mati-penuh-senjata-untuk-mempertahankan-diri-di-akhirat-aLnRelDC6r.jpg</image><title></title></images><description>QUITO &amp;ndash; Momen aneh terlihat di pemakaman seorang tersangka gembong kartel narkoba di Ekuador. Almarhum yang tewas ditembak mati bersama putrinya dalam sebuah pembunuhan yang ditargetkan terlihat dimakamkan bersama banyak senjatanya untuk &quot;melindungi dirinya di akhirat&quot;.

BACA JUGA:
Ekuador Umumkan Keadaan Darurat Pasca Pembunuhan Capres Antikorupsi Fernando Villavicencio

Almarhum diidentifikasi sebagai Manuel Julian Sevillano Bustamante, 39, pemimpin 'Los Fatales', sebuah geng kriminal yang beroperasi di wilayah Los Rios di Ekuador dan memiliki hubungan dengan kartel narkoba lain di negara Amerika Selatan. Dia ditembak mati pada Rabu, 13 September sore saat berhenti di tempat cuci mobil bersama putrinya yang berusia 20 tahun dan seorang penjaga keamanan di wilayah Mocache.
Putri pengedar narkoba itu juga ditembak dan meninggal kemudian setelah dibawa ke rumah sakit. Bustamante dilaporkan sering datang ke tempat cuci mobil yang sama, yang membantu memfasilitasi perencanaan pembunuhan tersebut.
Namun, hal unik terlihat pada pemakaman bos narkoba itu.
Klip dari pemakaman ini menunjukkan peti mati yang tidak biasa, dengan serangkaian senjata api diletakkan di dalamnya, demikian dilansir Mirror.

BACA JUGA:
Mobilnya Diberondong 30 Tembakan, Walikota di Ekuador Selamat dari Percobaan Pembunuhan&amp;nbsp;

Di dalam peti mati tersebut, beberapa pria menaruh pistol, shotgun, senapan dan segala jenis persenjataan lainnya sehingga Bustamante akan &quot;dipersenjatai habis-habisan di akhirat dan dapat membela diri&quot;. Sebagai sentuhan akhir, seseorang kemudian menambahkan topi pada almarhum sebelum menutup peti mati.
Perpisahan yang tidak biasa ini memicu kehebohan di dunia maya, dengan banyak orang menyatakan keprihatinan tentang kemungkinan peti mati tersebut dijarah oleh mereka yang mungkin ingin menyita gudang senjata tersebut. Bustamante diyakini sebagai pemimpin kelompok kriminal lokal yang terkait dengan pembunuhan.Pihak berwenang menduga serangan itu mungkin disebabkan oleh bentrokan antara geng-geng yang saling bersaing dalam dunia perdagangan narkoba yang menguntungkan. Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan Bustamante dan putrinya.
Menurut media lokal, Los Fatales sedang berperang melawan kartel Los Cornejos untuk menguasai perdagangan narkoba di Provinsi Manabi dan Los Rios. Investigasi polisi terhadap geng-geng tersebut sedang berlangsung.</description><content:encoded>QUITO &amp;ndash; Momen aneh terlihat di pemakaman seorang tersangka gembong kartel narkoba di Ekuador. Almarhum yang tewas ditembak mati bersama putrinya dalam sebuah pembunuhan yang ditargetkan terlihat dimakamkan bersama banyak senjatanya untuk &quot;melindungi dirinya di akhirat&quot;.

BACA JUGA:
Ekuador Umumkan Keadaan Darurat Pasca Pembunuhan Capres Antikorupsi Fernando Villavicencio

Almarhum diidentifikasi sebagai Manuel Julian Sevillano Bustamante, 39, pemimpin 'Los Fatales', sebuah geng kriminal yang beroperasi di wilayah Los Rios di Ekuador dan memiliki hubungan dengan kartel narkoba lain di negara Amerika Selatan. Dia ditembak mati pada Rabu, 13 September sore saat berhenti di tempat cuci mobil bersama putrinya yang berusia 20 tahun dan seorang penjaga keamanan di wilayah Mocache.
Putri pengedar narkoba itu juga ditembak dan meninggal kemudian setelah dibawa ke rumah sakit. Bustamante dilaporkan sering datang ke tempat cuci mobil yang sama, yang membantu memfasilitasi perencanaan pembunuhan tersebut.
Namun, hal unik terlihat pada pemakaman bos narkoba itu.
Klip dari pemakaman ini menunjukkan peti mati yang tidak biasa, dengan serangkaian senjata api diletakkan di dalamnya, demikian dilansir Mirror.

BACA JUGA:
Mobilnya Diberondong 30 Tembakan, Walikota di Ekuador Selamat dari Percobaan Pembunuhan&amp;nbsp;

Di dalam peti mati tersebut, beberapa pria menaruh pistol, shotgun, senapan dan segala jenis persenjataan lainnya sehingga Bustamante akan &quot;dipersenjatai habis-habisan di akhirat dan dapat membela diri&quot;. Sebagai sentuhan akhir, seseorang kemudian menambahkan topi pada almarhum sebelum menutup peti mati.
Perpisahan yang tidak biasa ini memicu kehebohan di dunia maya, dengan banyak orang menyatakan keprihatinan tentang kemungkinan peti mati tersebut dijarah oleh mereka yang mungkin ingin menyita gudang senjata tersebut. Bustamante diyakini sebagai pemimpin kelompok kriminal lokal yang terkait dengan pembunuhan.Pihak berwenang menduga serangan itu mungkin disebabkan oleh bentrokan antara geng-geng yang saling bersaing dalam dunia perdagangan narkoba yang menguntungkan. Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan Bustamante dan putrinya.
Menurut media lokal, Los Fatales sedang berperang melawan kartel Los Cornejos untuk menguasai perdagangan narkoba di Provinsi Manabi dan Los Rios. Investigasi polisi terhadap geng-geng tersebut sedang berlangsung.</content:encoded></item></channel></rss>
