<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bangun Persemaian Mentawir, Jokowi: Ini Komitmen Kita pada Lingkungan</title><description>Jokowi&amp;nbsp;menegaskan bahwa Persemaian Mentawir dibangun sebagai bentuk komitmen pemerintah terhadap lingkungan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/21/337/2887169/bangun-persemaian-mentawir-jokowi-ini-komitmen-kita-pada-lingkungan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/21/337/2887169/bangun-persemaian-mentawir-jokowi-ini-komitmen-kita-pada-lingkungan"/><item><title>Bangun Persemaian Mentawir, Jokowi: Ini Komitmen Kita pada Lingkungan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/21/337/2887169/bangun-persemaian-mentawir-jokowi-ini-komitmen-kita-pada-lingkungan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/21/337/2887169/bangun-persemaian-mentawir-jokowi-ini-komitmen-kita-pada-lingkungan</guid><pubDate>Kamis 21 September 2023 14:34 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/21/337/2887169/bangun-persemaian-mentawir-jokowi-ini-komitmen-kita-pada-lingkungan-FBpFjq1yG8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi tinjau Persemaian Mentawir (Foto: BPMI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/21/337/2887169/bangun-persemaian-mentawir-jokowi-ini-komitmen-kita-pada-lingkungan-FBpFjq1yG8.jpg</image><title>Presiden Jokowi tinjau Persemaian Mentawir (Foto: BPMI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yMS8yLzE3MDk3Mi81L3g4bzd0bHo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa Persemaian Mentawir dibangun sebagai bentuk komitmen pemerintah terhadap lingkungan. Penegasan tersebut disampaikan Kepala Negara usai meninjau Persemaian Mentawir di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Kamis (21/9/2023).
&quot;Intinya kita ingin memperbaiki lingkungan, merehabilitasi hutan, baik hutan alam, hutan yang rusak, tropical rain forest yang rusak, hutan mangrove yang perlu direhabilitasi, semua kita kerjakan,&quot; ujar Presiden dalam keterangannya, Kamis (21/9/2023).
Presiden juga menjelaskan bahwa persemaian tersebut sebagai dasar yang dipersiapkan pemerintah untuk memperbaiki lingkungan, termasuk pemulihan lahan atau reklamasi pasca tambang. Presiden menambahkan bahwa saat ini sudah ada Peraturan Menteri (Permen) ESDM yang mengatur setiap perusahaan tambang di Tanah Air harus memiliki pusat persemaian (nursery center).

BACA JUGA:
Bank Indonesia Tahan Suku Bunga Acuan di 5,75%

&quot;Ini menunjukkan komitmen kuat kita bahwa kita memang ingin memperbaiki, memang ingin merehabilitasi,&quot; kata Presiden.

BACA JUGA:
Viral Live Tiktok Marselino Ferdinan dan Arkhan Fikri, Singgung Bonus Piala AFF U-23 2023

Presiden pun menargetkan proses penanaman di Ibu Kota Nusantara (IKN) akan segera dilakukan dalam waktu dekat. Hal tersebut, menurut Presiden, bergantung pada curah hujan yang akan turun di IKN.
&quot;Kalau nanti awal hujan sudah dateng nanti dibawa ke sana. Ini sudah jutaan yang sudah siap,&quot; kata Presiden.
BACA JUGA:
 Penuhi Harapan Lansia di Gandaria Utara, MNC Peduli Berikan Kursi Roda



Turut mendampingi Presiden dalam peninjauan tersebut yaitu Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia, Kepala Otorita IKN Bambang Susantono, dan Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor.


&amp;nbsp; &amp;nbsp;</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yMS8yLzE3MDk3Mi81L3g4bzd0bHo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa Persemaian Mentawir dibangun sebagai bentuk komitmen pemerintah terhadap lingkungan. Penegasan tersebut disampaikan Kepala Negara usai meninjau Persemaian Mentawir di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Kamis (21/9/2023).
&quot;Intinya kita ingin memperbaiki lingkungan, merehabilitasi hutan, baik hutan alam, hutan yang rusak, tropical rain forest yang rusak, hutan mangrove yang perlu direhabilitasi, semua kita kerjakan,&quot; ujar Presiden dalam keterangannya, Kamis (21/9/2023).
Presiden juga menjelaskan bahwa persemaian tersebut sebagai dasar yang dipersiapkan pemerintah untuk memperbaiki lingkungan, termasuk pemulihan lahan atau reklamasi pasca tambang. Presiden menambahkan bahwa saat ini sudah ada Peraturan Menteri (Permen) ESDM yang mengatur setiap perusahaan tambang di Tanah Air harus memiliki pusat persemaian (nursery center).

BACA JUGA:
Bank Indonesia Tahan Suku Bunga Acuan di 5,75%

&quot;Ini menunjukkan komitmen kuat kita bahwa kita memang ingin memperbaiki, memang ingin merehabilitasi,&quot; kata Presiden.

BACA JUGA:
Viral Live Tiktok Marselino Ferdinan dan Arkhan Fikri, Singgung Bonus Piala AFF U-23 2023

Presiden pun menargetkan proses penanaman di Ibu Kota Nusantara (IKN) akan segera dilakukan dalam waktu dekat. Hal tersebut, menurut Presiden, bergantung pada curah hujan yang akan turun di IKN.
&quot;Kalau nanti awal hujan sudah dateng nanti dibawa ke sana. Ini sudah jutaan yang sudah siap,&quot; kata Presiden.
BACA JUGA:
 Penuhi Harapan Lansia di Gandaria Utara, MNC Peduli Berikan Kursi Roda



Turut mendampingi Presiden dalam peninjauan tersebut yaitu Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia, Kepala Otorita IKN Bambang Susantono, dan Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor.


&amp;nbsp; &amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
