<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jambi Diguyur Hujan Deras di Tengah Karhutla dan Kekeringan</title><description>Betapa tidak, selama tiga bulan ini warga diterpa musibah kebakaran lahan dan kekeringan ekstrim.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/21/340/2887286/jambi-diguyur-hujan-deras-di-tengah-karhutla-dan-kekeringan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/21/340/2887286/jambi-diguyur-hujan-deras-di-tengah-karhutla-dan-kekeringan"/><item><title>Jambi Diguyur Hujan Deras di Tengah Karhutla dan Kekeringan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/21/340/2887286/jambi-diguyur-hujan-deras-di-tengah-karhutla-dan-kekeringan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/21/340/2887286/jambi-diguyur-hujan-deras-di-tengah-karhutla-dan-kekeringan</guid><pubDate>Kamis 21 September 2023 16:25 WIB</pubDate><dc:creator>Azhari Sultan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/21/340/2887286/jambi-diguyur-hujan-deras-di-tengah-karhutla-dan-kekeringan-anV8tOgevC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jambi diguyur hujan (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/21/340/2887286/jambi-diguyur-hujan-deras-di-tengah-karhutla-dan-kekeringan-anV8tOgevC.jpg</image><title>Jambi diguyur hujan (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yMS8yMC8xNzA5NzYvNS94OG83dzc0&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
MUAROJAMBI - Warga Jambi khususnya di Kabupaten Muarojambi melampiaskan kegembiraannya ditengah hujan deras yang terjadi dari Kamis (21/9/2023) pagi hingga siang hari.
Betapa tidak, selama tiga bulan ini warga diterpa musibah kebakaran lahan dan kekeringan ekstrim.
Seperti puluhan anak-anak sekolah di kawasan perkantoran Bupati Muarojambi, mereka terlihat berlari dan bersorak gembira dan bersyukur atas turunnya hujan yang selama ini dinanti-nanti.

BACA JUGA:
Jokowi Sebut Pemimpin Harus Berani Ambil Risiko, Partai Perindo: Semua Kriterianya Ada di Ganjar!

Bahkan, saking derasnya hujan di jalan raya dan pemukiman halaman rumah warga terlihat banyak air hujan yang tergenang.

BACA JUGA:
Ladies, Ini 4 Ide OOTD Nonton Konser Super Chic dan Kece

&quot;Kita bersyukur dengan adanya hujan lebat ini, karena akibat kemarau panjang ini banyak sumur warga menjadi kering,&quot; ungkap salah seorang warga, Maulana, Kamis (21/9/2023).
Dia juga bersyukur dengan adanya hujan ini tidak ada kabut asap lagi akibat dampak karhutla.Hal senada diungkapkan Pj Bupati Muarojambi Bachyuni karena prediksi musim kemarau panjang masih terjadi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Setelah Hotel Bintang 5, Jokowi Groundbreaking RS hingga Training Center PSSI

&quot;Kita bersyukur kepada Allah SWT, artinya daerah kering yang bergambut bisa basah sehingga daerah kebakaran lahan bisa teratasi,&quot; katanya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Indonesia-Italia Ajak 50 Pemuda Atasi Perubahan Iklim, Selamatkan Bumi Lewat Sains

Namun begitu, imbuhnya, status siaga karhutla belum dicabut oleh Gubernur Jambi. &quot;Kita tetap terus bersiaga, karena walau terjadi hujan masih dalam musim kemarau,&quot; tukas Bachyuni.

</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yMS8yMC8xNzA5NzYvNS94OG83dzc0&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
MUAROJAMBI - Warga Jambi khususnya di Kabupaten Muarojambi melampiaskan kegembiraannya ditengah hujan deras yang terjadi dari Kamis (21/9/2023) pagi hingga siang hari.
Betapa tidak, selama tiga bulan ini warga diterpa musibah kebakaran lahan dan kekeringan ekstrim.
Seperti puluhan anak-anak sekolah di kawasan perkantoran Bupati Muarojambi, mereka terlihat berlari dan bersorak gembira dan bersyukur atas turunnya hujan yang selama ini dinanti-nanti.

BACA JUGA:
Jokowi Sebut Pemimpin Harus Berani Ambil Risiko, Partai Perindo: Semua Kriterianya Ada di Ganjar!

Bahkan, saking derasnya hujan di jalan raya dan pemukiman halaman rumah warga terlihat banyak air hujan yang tergenang.

BACA JUGA:
Ladies, Ini 4 Ide OOTD Nonton Konser Super Chic dan Kece

&quot;Kita bersyukur dengan adanya hujan lebat ini, karena akibat kemarau panjang ini banyak sumur warga menjadi kering,&quot; ungkap salah seorang warga, Maulana, Kamis (21/9/2023).
Dia juga bersyukur dengan adanya hujan ini tidak ada kabut asap lagi akibat dampak karhutla.Hal senada diungkapkan Pj Bupati Muarojambi Bachyuni karena prediksi musim kemarau panjang masih terjadi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Setelah Hotel Bintang 5, Jokowi Groundbreaking RS hingga Training Center PSSI

&quot;Kita bersyukur kepada Allah SWT, artinya daerah kering yang bergambut bisa basah sehingga daerah kebakaran lahan bisa teratasi,&quot; katanya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Indonesia-Italia Ajak 50 Pemuda Atasi Perubahan Iklim, Selamatkan Bumi Lewat Sains

Namun begitu, imbuhnya, status siaga karhutla belum dicabut oleh Gubernur Jambi. &quot;Kita tetap terus bersiaga, karena walau terjadi hujan masih dalam musim kemarau,&quot; tukas Bachyuni.

</content:encoded></item></channel></rss>
