<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nenek Asal Semanu Tewas Gantung Diri, Tinggalkan Sepucuk Surat di Kantong Baju</title><description>Kapolsek Semanu AKP Pudjijono menuturkan, aksi gantung diri tersebut pertama kali diketahui pukul 06.30&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/21/510/2887101/nenek-asal-semanu-tewas-gantung-diri-tinggalkan-sepucuk-surat-di-kantong-baju</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/21/510/2887101/nenek-asal-semanu-tewas-gantung-diri-tinggalkan-sepucuk-surat-di-kantong-baju"/><item><title>Nenek Asal Semanu Tewas Gantung Diri, Tinggalkan Sepucuk Surat di Kantong Baju</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/21/510/2887101/nenek-asal-semanu-tewas-gantung-diri-tinggalkan-sepucuk-surat-di-kantong-baju</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/21/510/2887101/nenek-asal-semanu-tewas-gantung-diri-tinggalkan-sepucuk-surat-di-kantong-baju</guid><pubDate>Kamis 21 September 2023 13:20 WIB</pubDate><dc:creator>Erfan Erlin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/21/510/2887101/nenek-asal-semanu-tewas-gantung-diri-tinggalkan-sepucuk-surat-di-kantong-baju-sbQOgLZqY6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi/Foto: Istimewa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/21/510/2887101/nenek-asal-semanu-tewas-gantung-diri-tinggalkan-sepucuk-surat-di-kantong-baju-sbQOgLZqY6.jpg</image><title>Ilustrasi/Foto: Istimewa</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xOC8xLzE3MDgxMC81L3g4bzVpeGY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

GUNUNGKIDUL - Sy (63) nenek asal Dusun Mojo, Kalurahan Dadapayu, Kapanewon Semanu, Gunungkidul, ditemukan tewas gantung diri di dalam ruang keluarga rumahnya, Kamis (21/9/2023). Perempuan ini dikabarkan meninggalkan surat wasiat.

Kapolsek Semanu AKP Pudjijono menuturkan, aksi gantung diri tersebut pertama kali diketahui pukul 06.30 WIB. Adiknya, Sp (60), mendatangi rumah Sy untuk bersih-bersih.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ketika Hayam Wuruk Mencari Jodoh, Memicu Pecahnya Perang Bubat

Setiap hari Sp memang datang ke rumah kakaknya untuk bersih-bersih karena suami kakaknya mengalami sakit struk. &quot;Tadi pagi Sp datang ke rumah Sy agak siang,&quot; ujarnya.

Namun saat tiba di lokasi, Sp mendapati lampu listrik rumah masih menyala. Setelah itu Sp memasuki rumah dan mendapati kakanya Sy telah gantung diri dengan seutas tali tambang kayu blandar di ruang keluarga.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Frustasi Ingin Menikah, Pemuda di Indramayu Coba Bunuh Diri Naik ke Atas Tower&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Sy terlihat sudah tidak bergerak dengan leher terikat seutas tali  tambang  warna hijau dan kuning. Sp kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada ketua RT setempat dan diteruskan ke kalurahan Dadapayu.

&quot;Informasi itu dilanjutkan ke petugas Polsek Semanu,&quot; ujar dia.

Mendapat laporan tersebut, pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian bersama petugas Puskesmas Semanu II untuk melakukan pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda - tanda penganiayaan.

&quot;Mayat sudah dalam keadaan kaku. Sy murni meninggal karena bunuh diri,&quot; tambahnya.

Diperkirakan Sy nekat gantung diri karena sudah sakit cukup lama. Diketahui Sy mempunyai riwayat sakit ada benjolan di dada dan rencana waktu dekat akan tindakan medis dan suami korban sedang mengalami stroke.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Momen Terakhir Gian Sebelum Tewas Tertimpa Tembok Masjid, Mendadak Manja ke Ibunda



D, warga Dusun Mojo mengaku terkejut dengan peristiwa tersebut. Nampaknya Sy putus asa karena menderita sakit yang tak kunjung sembuh. Dari kantong baju yang dikenakan Sy, ada sepucuk surat yang ditulis tangan.



&quot;Timbang Ngrepoti,&quot; kata D mengucapkan isi tulisan dalam kertas tersebut.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8xOC8xLzE3MDgxMC81L3g4bzVpeGY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

GUNUNGKIDUL - Sy (63) nenek asal Dusun Mojo, Kalurahan Dadapayu, Kapanewon Semanu, Gunungkidul, ditemukan tewas gantung diri di dalam ruang keluarga rumahnya, Kamis (21/9/2023). Perempuan ini dikabarkan meninggalkan surat wasiat.

Kapolsek Semanu AKP Pudjijono menuturkan, aksi gantung diri tersebut pertama kali diketahui pukul 06.30 WIB. Adiknya, Sp (60), mendatangi rumah Sy untuk bersih-bersih.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ketika Hayam Wuruk Mencari Jodoh, Memicu Pecahnya Perang Bubat

Setiap hari Sp memang datang ke rumah kakaknya untuk bersih-bersih karena suami kakaknya mengalami sakit struk. &quot;Tadi pagi Sp datang ke rumah Sy agak siang,&quot; ujarnya.

Namun saat tiba di lokasi, Sp mendapati lampu listrik rumah masih menyala. Setelah itu Sp memasuki rumah dan mendapati kakanya Sy telah gantung diri dengan seutas tali tambang kayu blandar di ruang keluarga.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Frustasi Ingin Menikah, Pemuda di Indramayu Coba Bunuh Diri Naik ke Atas Tower&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Sy terlihat sudah tidak bergerak dengan leher terikat seutas tali  tambang  warna hijau dan kuning. Sp kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada ketua RT setempat dan diteruskan ke kalurahan Dadapayu.

&quot;Informasi itu dilanjutkan ke petugas Polsek Semanu,&quot; ujar dia.

Mendapat laporan tersebut, pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian bersama petugas Puskesmas Semanu II untuk melakukan pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda - tanda penganiayaan.

&quot;Mayat sudah dalam keadaan kaku. Sy murni meninggal karena bunuh diri,&quot; tambahnya.

Diperkirakan Sy nekat gantung diri karena sudah sakit cukup lama. Diketahui Sy mempunyai riwayat sakit ada benjolan di dada dan rencana waktu dekat akan tindakan medis dan suami korban sedang mengalami stroke.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Momen Terakhir Gian Sebelum Tewas Tertimpa Tembok Masjid, Mendadak Manja ke Ibunda



D, warga Dusun Mojo mengaku terkejut dengan peristiwa tersebut. Nampaknya Sy putus asa karena menderita sakit yang tak kunjung sembuh. Dari kantong baju yang dikenakan Sy, ada sepucuk surat yang ditulis tangan.



&quot;Timbang Ngrepoti,&quot; kata D mengucapkan isi tulisan dalam kertas tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
