<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Rasakan Gas Air Mata saat Bentrokan Ormas di Bekasi, Saksi: Anak Saya Nangis</title><description>Dia datang untuk makan malam bersama suami dan ketiga anaknya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/22/338/2887894/rasakan-gas-air-mata-saat-bentrokan-ormas-di-bekasi-saksi-anak-saya-nangis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/22/338/2887894/rasakan-gas-air-mata-saat-bentrokan-ormas-di-bekasi-saksi-anak-saya-nangis"/><item><title>   Rasakan Gas Air Mata saat Bentrokan Ormas di Bekasi, Saksi: Anak Saya Nangis</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/22/338/2887894/rasakan-gas-air-mata-saat-bentrokan-ormas-di-bekasi-saksi-anak-saya-nangis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/22/338/2887894/rasakan-gas-air-mata-saat-bentrokan-ormas-di-bekasi-saksi-anak-saya-nangis</guid><pubDate>Jum'at 22 September 2023 15:27 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/22/338/2887894/rasakan-gas-air-mata-saat-bentrokan-ormas-di-bekasi-saksi-anak-saya-nangis-62IqCDGirz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bentrok ormas di Bekasi (Foto: dok polisi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/22/338/2887894/rasakan-gas-air-mata-saat-bentrokan-ormas-di-bekasi-saksi-anak-saya-nangis-62IqCDGirz.jpg</image><title>Bentrok ormas di Bekasi (Foto: dok polisi)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yMi82LzE3MTAzNy81L3g4bzhzazk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BEKASI - Bentrokan antara organisasi kemasyarakatan (Ormas) pecah di Jalan Raya Setu, Bantargebang, Kota Bekasi pada Rabu 20 September 2023. Saksi yang mengetahui kejadian itu merasakan diduga gas air mata di sekitar lokasi.
Euis Puspita Sari saat itu berada di sebuah restoran cepat saji yang tidak jauh dari lokasi bentrokan. Dia datang untuk makan malam bersama suami dan ketiga anaknya.
&quot;Saya berlima totalnya, yang besar 10 Tahun, kedua 9 tahun, bungsu 7 tahun dan itu yang menangis,&quot; kata Euis saat dikonfirmasi, Jumat (22/9/2023).
Ia mengatakan, aroma gas air mata itu mulai dirsakan dengan pengunjung lain, ketika orang dari luar merangsek masuk restoran. Dirinya hanya pasrah terhadap kejadian itu sambil menenangkan anaknya yang terus menangis.

BACA JUGA:
Cara Unsuspend Akun Instagram

&quot;Tetapi pas itu sejak di situ memang sudah tercium juga kak ke dalam baunya, perihnya, sudah tercium sudah masuk sesaknya juga merasakan sesak napas juga di situ, akhirnya sampai dievakuasi ke belakang,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Sesuai Harapan Ulama dan Kiai, Ganjar Dinilai Sosok Pemimpin Tepat untuk Indonesia&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Seluruh pelanggan tertahan selama satu jam lebih di dalam restoran akibat peristiwa itu. Hingga akhirnya diperbolehkan meninggalkan restoran ketika situasi telah kondusif.
Dia menceritakan, setelah kondusif, terjadi penumpukan kendaraan di sekitar lokasi bentrokan. Dirinya pulang menggunakan kendaraan roda empat tanpa sempat mengunjungi rumah sakit untuk mengobati keluhannya soal gas air mata itu.
&quot;Jadi orang McD nya mendatangi kami kalau mau pulang dipersilahkan karena McD nya juga sudah mau tutup situasinya juga sudah dipastikan aman cuma masih macet aja. (anak) Enggak saya bawa ke klinik, cuma saya bawa pulang aja, lebih ke nenangin aja, Sesaknya nya hilang sendiri aja,&quot; ucapnya.Eusi mengaku, sebelumnya telah mengetahui bentrokan awal itu terjadi di sore hari di depan Polsek Setu. Namun dia tak menduga bentrokan tersebut kembali pecah malam hari di lokasi yang berbeda.

Sebagai informasi, bentrok di Kota Bekasi merupakan imbas dari bentrok yang terjadi lebih awal di Polsek Setu, Kabupaten Bekasi. Peristiwa ini dipicu adanya permasalahan antara sebuah leasing dan pelanggannya. Saat itu pihak leasing ingin menarik kendaraan dari pelanggannya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Zahwa Massaid Bangga Tenun Jepara AMERO Jewellery X Livette by Liliana Tanoesoedibjo Bersinar di NYFW&amp;nbsp;

Namun pelanggan justru melibatkan ormas, belakangan salah satu dari pihak leasing juga menggaet ormas.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Pengamat Sebut Budi Gunawan hingga TGB Kuda Hitam Cawapres Ganjar Pranowo&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Itu awalnya kesalahpahaman antara leasing dan pelanggan, ya kemudian pemegang unit kendaraan memanggil dari ormas. Ternyata satu dari pihak leasing ini merupakan teman atau teman atau anggota temannya salah satu dari ormas (lainnya),&amp;rdquo; ucap Kapolres Metro Bekasi Kombes Twedi Aditya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yMi82LzE3MTAzNy81L3g4bzhzazk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BEKASI - Bentrokan antara organisasi kemasyarakatan (Ormas) pecah di Jalan Raya Setu, Bantargebang, Kota Bekasi pada Rabu 20 September 2023. Saksi yang mengetahui kejadian itu merasakan diduga gas air mata di sekitar lokasi.
Euis Puspita Sari saat itu berada di sebuah restoran cepat saji yang tidak jauh dari lokasi bentrokan. Dia datang untuk makan malam bersama suami dan ketiga anaknya.
&quot;Saya berlima totalnya, yang besar 10 Tahun, kedua 9 tahun, bungsu 7 tahun dan itu yang menangis,&quot; kata Euis saat dikonfirmasi, Jumat (22/9/2023).
Ia mengatakan, aroma gas air mata itu mulai dirsakan dengan pengunjung lain, ketika orang dari luar merangsek masuk restoran. Dirinya hanya pasrah terhadap kejadian itu sambil menenangkan anaknya yang terus menangis.

BACA JUGA:
Cara Unsuspend Akun Instagram

&quot;Tetapi pas itu sejak di situ memang sudah tercium juga kak ke dalam baunya, perihnya, sudah tercium sudah masuk sesaknya juga merasakan sesak napas juga di situ, akhirnya sampai dievakuasi ke belakang,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Sesuai Harapan Ulama dan Kiai, Ganjar Dinilai Sosok Pemimpin Tepat untuk Indonesia&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Seluruh pelanggan tertahan selama satu jam lebih di dalam restoran akibat peristiwa itu. Hingga akhirnya diperbolehkan meninggalkan restoran ketika situasi telah kondusif.
Dia menceritakan, setelah kondusif, terjadi penumpukan kendaraan di sekitar lokasi bentrokan. Dirinya pulang menggunakan kendaraan roda empat tanpa sempat mengunjungi rumah sakit untuk mengobati keluhannya soal gas air mata itu.
&quot;Jadi orang McD nya mendatangi kami kalau mau pulang dipersilahkan karena McD nya juga sudah mau tutup situasinya juga sudah dipastikan aman cuma masih macet aja. (anak) Enggak saya bawa ke klinik, cuma saya bawa pulang aja, lebih ke nenangin aja, Sesaknya nya hilang sendiri aja,&quot; ucapnya.Eusi mengaku, sebelumnya telah mengetahui bentrokan awal itu terjadi di sore hari di depan Polsek Setu. Namun dia tak menduga bentrokan tersebut kembali pecah malam hari di lokasi yang berbeda.

Sebagai informasi, bentrok di Kota Bekasi merupakan imbas dari bentrok yang terjadi lebih awal di Polsek Setu, Kabupaten Bekasi. Peristiwa ini dipicu adanya permasalahan antara sebuah leasing dan pelanggannya. Saat itu pihak leasing ingin menarik kendaraan dari pelanggannya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Zahwa Massaid Bangga Tenun Jepara AMERO Jewellery X Livette by Liliana Tanoesoedibjo Bersinar di NYFW&amp;nbsp;

Namun pelanggan justru melibatkan ormas, belakangan salah satu dari pihak leasing juga menggaet ormas.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Pengamat Sebut Budi Gunawan hingga TGB Kuda Hitam Cawapres Ganjar Pranowo&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Itu awalnya kesalahpahaman antara leasing dan pelanggan, ya kemudian pemegang unit kendaraan memanggil dari ormas. Ternyata satu dari pihak leasing ini merupakan teman atau teman atau anggota temannya salah satu dari ormas (lainnya),&amp;rdquo; ucap Kapolres Metro Bekasi Kombes Twedi Aditya.</content:encoded></item></channel></rss>
