<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Bekasi Krisis Air Bersih, Perindo Minta Pabrik Pencemar Sungai Cileungsi Ditindak Tegas   </title><description>Juru Bicara Nasional Partai Perindo, Yerry Tawalujan menanggapi keluhan warga Bekasi yang kesulitan air bersih&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/22/338/2888101/bekasi-krisis-air-bersih-perindo-minta-pabrik-pencemar-sungai-cileungsi-ditindak-tegas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/22/338/2888101/bekasi-krisis-air-bersih-perindo-minta-pabrik-pencemar-sungai-cileungsi-ditindak-tegas"/><item><title> Bekasi Krisis Air Bersih, Perindo Minta Pabrik Pencemar Sungai Cileungsi Ditindak Tegas   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/22/338/2888101/bekasi-krisis-air-bersih-perindo-minta-pabrik-pencemar-sungai-cileungsi-ditindak-tegas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/22/338/2888101/bekasi-krisis-air-bersih-perindo-minta-pabrik-pencemar-sungai-cileungsi-ditindak-tegas</guid><pubDate>Jum'at 22 September 2023 19:56 WIB</pubDate><dc:creator>Dimas Choirul</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/22/338/2888101/bekasi-krisis-air-bersih-perindo-minta-pabrik-pencemar-sungai-cileungsi-ditindak-tegas-AB9buw0cjq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Juru Bicara Nasional DPP Perindo, Yerry Tawalujan (foto: dok MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/22/338/2888101/bekasi-krisis-air-bersih-perindo-minta-pabrik-pencemar-sungai-cileungsi-ditindak-tegas-AB9buw0cjq.jpg</image><title>Juru Bicara Nasional DPP Perindo, Yerry Tawalujan (foto: dok MPI)</title></images><description>

JAKARTA - Juru Bicara Nasional Partai Perindo, Yerry Tawalujan menanggapi keluhan warga Bekasi yang kesulitan air bersih akibat terhentinya produksi air PDAM  setelah tercemarnya sungai Cileungsi dan sungai Bekasi dari limbah pabrik.

Berkaitan dengan persoalan ini, Yerry mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemkot Bekasi dan Pemkab Bekasi segera turun tangan atasi krisis air bersih di Bekasi.

&quot;Utamakan pelayanan untuk memenuhi kepentingan warga. Apalagi ini soal air bersih, kebutuhan vital rakyat,&quot; ujar Yerry kepada wartawan, Jumat (22/9/2023).

BACA JUGA:
Perindo: Capres Terpilih Harus Lanjutkan Program Jokowi

Berdasarkan informasi yang diterima, terdapat 3 pabrik yang diduga menjadi penyebab krisis  air karena membuang limbah pabrik ke sungai Cileungsi dan ikut mencemari sungai Bekasi.

Akibatnya, air dari dua sungai tersebut menjadi hitam pekat dan berbau. Sehingga tidak dapat dipakai PDAM untuk diolah sebagai air bersih.

&quot;Kami mendorong Pemerintah Jawa Barat khususnya Dinas Lingkungan Hidup untuk menertibkan 3 pabrik yang diduga mencemari sungai Cileungsi. Kalau perlu tutup saja 3 pabrik itu untuk sementara, sampai mereka dapat mencari solusi untuk tidak lagi membuang limbah ke sungai,&quot; desak Yerry.

BACA JUGA:
Bacaleg Perindo Rere Tati Sosialisasikan KTA Asuransi dan Bagikan Minyak Goreng di Depok

Terkait dengan krisis air dialami warga Bekasi, Yerry -- yang juga merupakan Bacaleg DPR RI Partai Perindo Dapil Sulawesi Utara itu -- meminta PDAM untuk memperbanyak pasokan truk-truk tangki air bersih yang dikirim ke pemukiman warga untuk mendistribusikan air bersih.

&quot;Kami mendorong untuk memperbanyak suplai air bersih ke pemukiman warga. Kasihan warga Bekasi yang kesulitan air bersih. Gara-gara pabrik buang limbah ke sungai, puluhan ribu warga menderita. Itu tidak adil,&quot; tegas Yerry.</description><content:encoded>

JAKARTA - Juru Bicara Nasional Partai Perindo, Yerry Tawalujan menanggapi keluhan warga Bekasi yang kesulitan air bersih akibat terhentinya produksi air PDAM  setelah tercemarnya sungai Cileungsi dan sungai Bekasi dari limbah pabrik.

Berkaitan dengan persoalan ini, Yerry mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemkot Bekasi dan Pemkab Bekasi segera turun tangan atasi krisis air bersih di Bekasi.

&quot;Utamakan pelayanan untuk memenuhi kepentingan warga. Apalagi ini soal air bersih, kebutuhan vital rakyat,&quot; ujar Yerry kepada wartawan, Jumat (22/9/2023).

BACA JUGA:
Perindo: Capres Terpilih Harus Lanjutkan Program Jokowi

Berdasarkan informasi yang diterima, terdapat 3 pabrik yang diduga menjadi penyebab krisis  air karena membuang limbah pabrik ke sungai Cileungsi dan ikut mencemari sungai Bekasi.

Akibatnya, air dari dua sungai tersebut menjadi hitam pekat dan berbau. Sehingga tidak dapat dipakai PDAM untuk diolah sebagai air bersih.

&quot;Kami mendorong Pemerintah Jawa Barat khususnya Dinas Lingkungan Hidup untuk menertibkan 3 pabrik yang diduga mencemari sungai Cileungsi. Kalau perlu tutup saja 3 pabrik itu untuk sementara, sampai mereka dapat mencari solusi untuk tidak lagi membuang limbah ke sungai,&quot; desak Yerry.

BACA JUGA:
Bacaleg Perindo Rere Tati Sosialisasikan KTA Asuransi dan Bagikan Minyak Goreng di Depok

Terkait dengan krisis air dialami warga Bekasi, Yerry -- yang juga merupakan Bacaleg DPR RI Partai Perindo Dapil Sulawesi Utara itu -- meminta PDAM untuk memperbanyak pasokan truk-truk tangki air bersih yang dikirim ke pemukiman warga untuk mendistribusikan air bersih.

&quot;Kami mendorong untuk memperbanyak suplai air bersih ke pemukiman warga. Kasihan warga Bekasi yang kesulitan air bersih. Gara-gara pabrik buang limbah ke sungai, puluhan ribu warga menderita. Itu tidak adil,&quot; tegas Yerry.</content:encoded></item></channel></rss>
