<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Amankan Penyuplai Bahan Makanan ke KKB Egianus Kogoya</title><description>&quot;Pelaku memiliki pekerjaan sehari-hari sebagai motoris speed di Asmat,&quot; kata Faizal, Jumat (22/9/2023).</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/22/340/2887957/polisi-amankan-penyuplai-bahan-makanan-ke-kkb-egianus-kogoya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/09/22/340/2887957/polisi-amankan-penyuplai-bahan-makanan-ke-kkb-egianus-kogoya"/><item><title>Polisi Amankan Penyuplai Bahan Makanan ke KKB Egianus Kogoya</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/09/22/340/2887957/polisi-amankan-penyuplai-bahan-makanan-ke-kkb-egianus-kogoya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/09/22/340/2887957/polisi-amankan-penyuplai-bahan-makanan-ke-kkb-egianus-kogoya</guid><pubDate>Jum'at 22 September 2023 16:34 WIB</pubDate><dc:creator>Fredy Nuboba</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/09/22/340/2887957/polisi-amankan-penyuplai-bahan-makanan-ke-kkb-egianus-kogoya-iHlU2ouPbf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penyuplai Bahan Makanan KKB Egianus Kogoya diamankan (Foto: dok polisi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/09/22/340/2887957/polisi-amankan-penyuplai-bahan-makanan-ke-kkb-egianus-kogoya-iHlU2ouPbf.jpg</image><title>Penyuplai Bahan Makanan KKB Egianus Kogoya diamankan (Foto: dok polisi)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yMi8yLzE3MTAzOS81L3g4bzh0OTc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
PAPUA - Satgas Ops Damai Cartenz 2023 dan Satpolair Polres Asmat berhasil mengungkap dan menangkap penyuplai bahan makanan kepada KKB pimpinan Egianus Kogoya, pada Kamis 7 September 2023 lalu.
Kepala Operasi Damai Cartenz Kombes Pol Faizal Ramadhani mengatakan bahwa satu orang yang ditangkap merupakan penyuplai bahan makanan dan penadah dana (uang) dari KKB pimpinan Egianus Kogoya.
&quot;Pelaku YT merupakan simpatisan KKB yang memiliki peran untuk menyuplai bahan makanan kepada kelompok Egianus Kogoya. Pelaku memiliki pekerjaan sehari-hari sebagai motoris speed di Asmat,&quot; kata Faizal, Jumat (22/9/2023).

BACA JUGA:
Ini 5 Jurusan Kuliah Favorit Para CEO Top Dunia

Satgas Damai Cartenz telah memperoleh informasi dan kemudian membuntutinya saat TY menuju Bank Papua untuk mengambil kiriman uang dari Egianus Kogoya.
Sebelum YT ditangkap oleh petugas dia telah melakukan penarikan uang sebesar Rp100 juta di Bank Papua Asmat dan dari uang tersebu telah melakukan pembelanjaan bahan makanan untuk dibawa ke KKB Egianus Kogoya.

BACA JUGA:
Bacaleg Perindo Rere Tati Bedah Atap Rumah Warga Depok Jaya

Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri mengatakan bahwa pihaknya terus berupaya untuk memutus semua logistik maupun senpi dan amunisi yang masuk ke KKB Egianus Kogoya
&quot;Hal tersebut dilakukan agar tidak lagi ada kelompok baru maupun aktivitas KKB,&quot; ujarnya.Pihaknya juga berharap dengan memutus semua jalur logistik, KKB Egianus Kogoya mau berkomunikasi dengan tim negoisasi yang diutus pemerintah dalam upaya pembebasan Pilot Susi Air.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

IHSG Ditutup Menguat ke 7.016, Tertinggi Sepanjang 2023

Polisi juga akan terus melakukan penyelidikan terkait dengan sumber dana yang masuk ke kelompok Egianus Kogoya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kisah Guru Pahlawan Tanpa Tanda Jasa, Mengajar 2 Siswa Tempuh Perjalanan 200 Km

Saat ini YT sedang diperiksa secara intensif di Polres Asmat dan dalam waktu dekat akan di bawa ke Timika untuk kepetingan penyidikan lebih lanjut.





</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yMi8yLzE3MTAzOS81L3g4bzh0OTc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
PAPUA - Satgas Ops Damai Cartenz 2023 dan Satpolair Polres Asmat berhasil mengungkap dan menangkap penyuplai bahan makanan kepada KKB pimpinan Egianus Kogoya, pada Kamis 7 September 2023 lalu.
Kepala Operasi Damai Cartenz Kombes Pol Faizal Ramadhani mengatakan bahwa satu orang yang ditangkap merupakan penyuplai bahan makanan dan penadah dana (uang) dari KKB pimpinan Egianus Kogoya.
&quot;Pelaku YT merupakan simpatisan KKB yang memiliki peran untuk menyuplai bahan makanan kepada kelompok Egianus Kogoya. Pelaku memiliki pekerjaan sehari-hari sebagai motoris speed di Asmat,&quot; kata Faizal, Jumat (22/9/2023).

BACA JUGA:
Ini 5 Jurusan Kuliah Favorit Para CEO Top Dunia

Satgas Damai Cartenz telah memperoleh informasi dan kemudian membuntutinya saat TY menuju Bank Papua untuk mengambil kiriman uang dari Egianus Kogoya.
Sebelum YT ditangkap oleh petugas dia telah melakukan penarikan uang sebesar Rp100 juta di Bank Papua Asmat dan dari uang tersebu telah melakukan pembelanjaan bahan makanan untuk dibawa ke KKB Egianus Kogoya.

BACA JUGA:
Bacaleg Perindo Rere Tati Bedah Atap Rumah Warga Depok Jaya

Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri mengatakan bahwa pihaknya terus berupaya untuk memutus semua logistik maupun senpi dan amunisi yang masuk ke KKB Egianus Kogoya
&quot;Hal tersebut dilakukan agar tidak lagi ada kelompok baru maupun aktivitas KKB,&quot; ujarnya.Pihaknya juga berharap dengan memutus semua jalur logistik, KKB Egianus Kogoya mau berkomunikasi dengan tim negoisasi yang diutus pemerintah dalam upaya pembebasan Pilot Susi Air.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

IHSG Ditutup Menguat ke 7.016, Tertinggi Sepanjang 2023

Polisi juga akan terus melakukan penyelidikan terkait dengan sumber dana yang masuk ke kelompok Egianus Kogoya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kisah Guru Pahlawan Tanpa Tanda Jasa, Mengajar 2 Siswa Tempuh Perjalanan 200 Km

Saat ini YT sedang diperiksa secara intensif di Polres Asmat dan dalam waktu dekat akan di bawa ke Timika untuk kepetingan penyidikan lebih lanjut.





</content:encoded></item></channel></rss>
